sign up SIGN UP

Mau Tingkatkan IQ Anak? Coba Lewat 8 Makanan yang Mudah Diolah dan Disukai Si Kecil Ini

Ratih Dewi | Kamis, 07 Oct 2021 06:45 WIB
Mau Tingkatkan IQ Anak? Coba Lewat 8 Makanan yang Mudah Diolah dan Disukai Si Kecil Ini
Makanan untuk Meningkatkan IQ Anak/Foto: pexels.com/Alex Green

Kecerdasan dan perkembangan anak dipengaruhi oleh berbagai faktor, salah satunya makanan yang dikonsumsi. Menurut ahli, otak adalah organ yang 'sangat lapar' dan merupakan organ tubuh pertama yang menyerap nutrisi dari makanan yang dikonsumsi. 

Untuk meningkatkan fungsi otak, konsentrasi, dan memori, Beautynesia sudah merangkum dari beberapa sumber terkait makanan yang baik untuk otak dan bisa meningkatkan IQ anak, supaya lebih fokus ketika belajar dan mendapatkan hasil yang maksimal. Cek selengkapnya, yuk!

1. Telur

Konsumsi Telur
Konsumsi Telur/Foto : pexels.com/Ivan Samkov

Telur memiliki nutrisi yang penting untuk perkembangan dan fungsi kognitif otak dengan vitamin B12, protein, dan kaolin yang sangat penting untuk perkembangan otak anak. 

Penelitian tahun 2020 yang dipublikasikan oleh National Center for Biotechnology Information, menunjukkan bahwa kaolin yang ada di dalam makanan anak dapat mendukung perkembangan otak, melindungi otak dari kerusakan sel saraf, meningkatkan fungsi kognitif, dan meningkatkan IQ anak. 

Telur juga salah satu bahan makanan yang sangat mudah diolah dan semua anak cenderung sulit menolaknya, seperti telur dadar, telur mata sapi, scrambled eggs, dan lainnya. 

2. Tomat

Konsumsi Tomat
Konsumsi Tomat/Foto : pexels.com/Son Tung Tran

Tomat merupakan salah satu makanan yang biasanya menjadi musuh anak-anak, padahal tomat memiliki banyak manfaat seperti sumber dari vitamin C, vitamin K, vitamin A, vitamin B6, folat, dan masih banyak lagi.

Nah, buat bunda yang anaknya susah atau tidak suka tomat, bisa diolah menjadi jus ataupun dimakan bersama pasta dengan saus tomat. Melansir dari laman Baby Mommy Time, tomat membuat tulang lebih kuat dan meningkatkan imunitas tubuh supaya si kecil tidak mudah sakit. 

Untuk anak di bawah usia 5 tahun, disarankan untuk tidak memberikan tomat mentah untuk dikonsumsi dalam bentuk sandwich, karena akan memicu alergi. Sebaiknya tumis tomat sebentar lalu tambahkan selada, daging asap, keju, dan lainnya.

3. Yogurt dan Susu

Konsumsi Yogurt dan Susu
Konsumsi Yogurt dan Susu/Foto : pexels.com/Any Lane

Greek Yogurt merupakan salah satu sumber makanan yang memiliki lemak baik dan dapat menjaga sel-sel otak dalam kondisi baik, untuk mengirim dan menerima informasi. 

Yogurt bisa menjadi camilan yang tepat untuk anak sehabis makan siang ataupun menemani anak belajar. Selain itu susu yang dibuat melalui fermentasi bakteri ini, juga baik dikonsumsi oleh anak di pagi hari dan menjadi sumber energi yang sangat disukai otak. 

4. Minyak Ikan

Konsumsi Minyak Ikan
Konsumsi Minyak Ikan/Foto : pexels.com/Pixabay

Menurut Institute of Medicine, anak-anak usia 1-3 tahun membutuhkan 700 mg total Omega 3 setiap hari dan usia 4-8 tahun membutuhkan 900 mg setiap hari. Minyak ikan bisa menjadi opsi untuk anak yang sulit atau tidak suka mengkonsumsi ikan seperti ikan tuna, salmon, lele, ataupun sarden. 

Kandungan Omega 3 pada minyak ikan membantu perkembangan otak dan menjaga kesehatan mata anak. Minyak ikan bisa diberikan ke anak dalam bentuk suplemen dan dikonsumsi sehabis makan. 

5. Kacang dan Selai Kacang

Konsumsi Kacang dan Selai Kacang
Konsumsi Kacang dan Selai Kacang/Foto : pexels.com/Karolina Grabowska

Kacang dan selai kacang merupakan sumber vitamin E yang baik, kaya akan antioksidan yang berfungsi untuk melindungi saraf-saraf di otak, menurut ahli gizi Giancoli, MPH, RD di Los Angeles, AS.

Melansir dari laman News Medical, perempuan hamil yang mengkonsumsi 2-3 ons kacang per minggu selama trimester pertama kehamilannya, anak yang dikandungnya akan memiliki IQ lebih tinggi dan memori yang baik, dibandingkan dengan wanita yang tidak mengkonsumsi kacang saat hamil. 

6. Sayuran Hijau

Konsumsi Sayuran Hijau
Konsumsi Sayuran Hijau/Foto : pexels.com/Viktoria Slowikowska

Sayuran hijau seperti bayam, kangkung, dan selada mengandung senyawa pelindung otak seperti folat, flavonoid, karotenoid, dan vitamin E dan K1. Demikian dilansir dari laman Healthline. 

Beberapa studi juga menunjukkan bahwa anak-anak yang memiliki asupan folat yang cukup akan memiliki skor kognitif yang lebih baik dibanding anak-anak yang asupan folatnya tidak mencukupi. 

7. Makanan Laut

Konsumsi Makanan Laut
Konsumsi Makanan Laut/Foto : pexels.com/Dana Tentis

Makanan laut atau seafood memiliki nutrisi yang baik untuk fungsi otak seperti lemak Omega 3, yodium, dan zinc. Kandungan yodium dalam seafood dibutuhkan tubuh untuk menghasilkan hormon tiroid yang memiliki peran penting dalam perkembangan otak anak. 

Sebuah penelitian yang dipublikasikan oleh Science Direct, mengaitkan hubungan mengkonsumsi makanan laut akan memberikan fungsi kognitif yang lebih baik pada anak-anak dan remaja, sehingga skor IQ yang dimiliki akan lebih tinggi. 

Namun perlu diketahui juga untuk mengkonsumsi seafood secukupnya dan tidak berlebihan karena bisa menimbulkan alergi dalam beberapa kasus tertentu. 

8. Kacang Polong

Konsumsi Kacang Polong
Konsumsi Kacang Polong/Foto : pexels.com/NEOSiAM 2021

Memiliki kandungan protein yang tinggi, karbohidrat kompleks, vitamin, dan mineral yang banyak, kacang polong baik dikonsumsi oleh anak-anak. Kamu bisa mencampurkan ke dalam makanan mereka, seperti salad atau nasi goreng. 

Selain itu, kacang merah juga memiliki Omega 3 yang tinggi dibandingkan kandungan lainnya yang baik untuk pertumbuhan dan fungsi otak, juga meningkatkan konsentrasi anak.

----------------

Ingin jadi salah satu pembaca yang bisa ikutan beragam event seru di Beautynesia? Yuk, gabung ke komunitas pembaca Beautynesia B-Nation. Caranya DAFTAR DI SINI!

(fip/fip)

Our Sister Site

mommyasia.id