sign up SIGN UP

LIFE

Alasan Kenapa Puasa Bikin Ngantuk Berat

ira syafira | Rabu, 28 Apr 2021 16:30 WIB
Alasan Kenapa Puasa Bikin Ngantuk Berat
caption
Jakarta -

Selama berpuasa tantangan umat Muslim menjadi lebih berat, tidak hanya menahan lapar dan haus, tetapi juga menahan rasa kantuk yang tak tertahankan.

 Saat pagi hari, tubuh mungkin masih terasa segar dan memiliki cukup energi. Namun, semakin siang tubuh akan terasa lemas dan membuatmu terasa mengantuk. Hal ini sering disebabkan karena pola makan dan aktivitas yang berbeda ketika bulan Ramadan, sehingga jam biologis dan metabolisme tubuh menjadi terpengaruh.  Untuk lebih jelasnya, berikut Beautynesia sudah merangkum informasinya untuk kamu.

Pola tidur yang berubah

foto: Pola tidur berubah/freepik.com
foto: Pola tidur berubah/freepik.com

Kegiatan selama berpuasa mengharuskan kita untuk bangun dini hari menyantap makan sahur. Hal ini menjadikan waktu tidur seseorang selama bulan puasa menjadi berkurang. 

Beberapa orang malah tidak bisa kembalintidur setelah mereka menyelesaikan sahur. Nah, mungkin inilah salah satu penyebab orang mengantuk saat puasa. Namun, ada banyak cara yang bisa kamu lakukan untuk menyiasati hal ini. Kamu bisa mengurangi waktu begadang atau tidur terlalu larut. Dengan ini, lama kelamaan tubuh akan terbiasa menyesuaikan waktu tidur selama puasa. Selain tidak mengantuk, kamu juga akan merasa tubuhmu lebih fit ketika menjalankan ibadah puasa.

Metabolisme tubuh berubah

foto: Metabolisme tubuh berubah/freepik.com
foto: Metabolisme tubuh berubah/freepik.com

Pola makan ketika bulan puasa mengalami perubahan, yang biasanya kita makan tiga kali dalam sehari menjadi dua kali sehari di waktu sahur dan berbuka.

Hal demikian dapat mengubah metabolisme tubuh seseorang, seperti suhu inti tubuh dan pola tidur. Ketika berpuasa, suhu inti tubuh berkurang dan produksi hormon kortisol di siang hari mengalami penurunan. Hormon kortisol sendiri adalah hormon yang membantu tubuh seseorang untuk tetap terjaga di siang hari. Itulah sebabnya kenapa kamu rentan mengantuk ketika puasa, khususnya saat siang hari.

Kekurangan zat besi

foto: Kekurangan zat besi/id.pinterest.com
foto: Kekurangan zat besi/id.pinterest.com

Zat besi merupakan mineral esensial yang berperan dalam membentuk hemoglobin sel darah merah, dimana itu sangat dibutuhkan oleh tubuh untuk menyimpan serta mengangkut oksigen dari paru-paru ke seluruh tubuh.

Kurang mengkonsumsi makanan yang mengandung zat besi ketika sahur bisa membuatmu mengantuk berat juga, lho. Makanan yang mengandung zat besi tersebut antara lain sayuran hijau, ikan teri, dan juga kacang-kacangan. Jika kamu mengonsumsi makanan yang mengandung zat besi, tubuhmu akan semakin menyerap banyak oksigen, jadi kamu tidak cepat merasa ngantuk!

Kadar glukosa dalam darah menurun

foto: Kadar glukosa menurun/id.pinterest.com
foto: Kadar glukosa menurun/id.pinterest.com

Sebagian besar penyebab ngantuk yang sangat parah saat menjalankan puasa dikarenakan oleh menurunnya kadar glukosa dalam darah, sehingga otak menjadi sulit berkonsentrasi. 

Otak manusia mendapat energi dalam bentuk glukosa, dan otak mengonsumsi hampir 60 persen asupan glukosa dalam tubuh. Jika aliran glukosa ini berkurang, kinerja otak pun ikut terpengaruh.Bila tubuh sudah tidak mempunyai cukup cadangan energi, maka tubuh menjadi lemas dan gula dalam darah menurun. Keadaan inilah yang sering membuatmu merasa mengantuk. Untuk itu, kamu bisa atasi dengan mengonsumsi makanan yang mengandung karbohidrat kompleks saat sahut, seperti beras merah, ubi, jagung, singkong, dan lainnya.

Jenis makanan ini akan menahan glikogen lebih lama untuk menghasilkan glukosa.

(mel/mel)

Our Sister Site

mommyasia.id