sign up SIGN UP

Benarkah Perasaan Cinta pada Pasangan Akan Lenyap Setelah 4 Tahun? Cek Faktanya Berikut!

Ayuliy Lestari | Sabtu, 24 Jul 2021 07:00 WIB
Benarkah Perasaan Cinta pada Pasangan Akan Lenyap Setelah 4 Tahun? Cek Faktanya Berikut!
caption

Perasaan cinta akan lenyap setelah 4 tahun? Yups, setiap pasangan pasti menginginkan hubungan yang langgeng, namun nyatanya sebuah hubungan pasti akan menemui titik jenuh.

Semua hal menarik yang awalnya menjadi romantis ketika dilakukan bersama, seiring berjalannya waktu bukanlah sesuatu yang spesial lagi. Rasa berdebar seperti awal ketika saling mengenal dan jatuh cinta pun mulai lenyap. Sebenarnya apa yang terjadi?

Hal tersebut bukan hanya karena faktor bosan, tapi karena kandungan zat kimia di otak yang mengaktifkan rasa cinta sudah habis, Beauties. Kabarnya kandungan zat kimia tersebut tak tersisa jika sudah lewat 4 tahun. Dirangkum dari detikHealth, berikut fakta-faktanya:

Ketika Lewat 4 Tahun yang Tersisa Hanya Dorongan Seks

Hormon cinta setelah 4 tahun
Hormon cinta setelah 4 tahun/Foto: Pinterest.com/Chrisandruth

Peneliti menemukan jika sudah lewat 4 tahun yang tersisa, hanya ada dorongan seks, bukan cinta yang murni lagi. Hal tersebut diungkapkan oleh peneliti dari Researchers at National Autonomous University of Mexico. Menurut peneliti, rasa tergila-gila dan cinta pada seseorang tidak akan bertahan lebih dari 4 tahun.

Rasa tergila-gila yang muncul pada awal-awal jatuh cinta disebabkan oleh aktivasi dan pengeluaran komponen kimia spesifik di otak, berupa hormon dopamin, endorfin, feromon, oxytocin, neuropinephrine yang membuat seseorang merasa bahagia, berbunga-bunga dan berseri-seri.

Hormon-hormon tersebut juga diketahui sangat baik untuk tubuh dan mempengaruhi kesehatan seseorang, karena bisa membuat aliran darah lebih lancar, denyut jantung lebih stabil, rileks dan perasaan lebih bergairah dan bersemangat. Namun masalahnya, efek hormon-hormon yang disebutkan tidak akan abadi dan akan berkurang seiring berjalannya waktu.

Cinta yang Sangat Dalam Tetap Akan Kehabisan Hormon Cinta

Hormon cinta setelah 4 tahun
Hormon cinta setelah 4 tahun/Foto: Pinterest.com/Chrisandruth

Jika kamu berpikir ingin menemukan cinta bak negeri dongeng yang akan romantis sepanjang hidup, faktanya, cinta yang sangat dalam sekalipun akan kehabisan efek hormon dopamin, endorfin, feromon, oxytocin, neuropinephrine yang membuat seseorang merasa bahagia, berbunga-bunga dan berseri-seri ketika sudah berjalan lebih dari 4 tahun.

Hal tersebut terjadi karena tubuh sudah kebal terhadap semua efek hormon, Beauties. Jika sudah begitu, rasa cinta akan cenderung berubah menjadi ketergantungan emosi dan seksual saja.

Ternyata Cinta Hanyalah Obsesi

Hormon cinta setelah 4 tahun
Hormon cinta setelah 4 tahun/Foto: Pinterest.com/Chrisandruth

Peneliti telah melakukan survei skala besar terhadap orang-orang yang jatuh cinta dan menemukan fakta bahwa cinta adalah obsesi. Ketika terobsesi pada seseorang, apapun caranya akan diperjuangkan, bahkan rela tidak tidur dan tidak makan hanya gara-gara memikirkan orang yang dicintainya. Tapi setelah mendapatkannya, perlahan rasa itu akan hilang.

So, Beauties, bersiap-siaplah terhadap segala kemungkinan terburuk dari sebuah hubungan setelah melewati masa 4 tahun! Untuk mengatasi jenuh, kamu dan pasangan mungkin perlu melakukan rutinitas baru, hobi baru, dan kegiatan menyenangkan bersama-sama.

Jangan lupa untuk terus saling menjaga komunikasi, sebab hubungan yang tetap hangat juga perlu diupayakan. Selain itu yang paling penting, cobalah setia pada komitmen yang sudah dibuat, terutama bagi pasangan menikah, meskipun hormon cinta menurut penelitian, kian hari kian menipis.

(fip/fip)

Our Sister Site

mommyasia.id