sign up SIGN UP

LIFE

Jangan Belajar Digital Marketing Secara Autodidak Kalau Belum Tahu Hal ini

Dian Aprilia | Selasa, 08 Jun 2021 13:30 WIB
Jangan Belajar Digital Marketing Secara Autodidak Kalau Belum Tahu Hal ini
Belajar digital marketing/ foto: pexels.com

Di era digital seperti saat ini, keahlian digital marketing menjadi sangat penting dan dibutuhkan. Banyak perusahaan-perusahaan yang mulai menggunakan media digital sebagai tempat untuk memperkenalkan dan promosi produk. Untuk itu, lowongan pekerjaan digital marketing juga meningkat secara signifikan.

Alhasil banyak tenaga kerja yang berlomba-lomba untuk meningkatkan keahlian di bidang digital marketing untuk memenuhi permintaan tersebut. Ada yang memilih mengikuti pelatihan dan ada pula yang memilih untuk belajar secara autodidak. Berikut beautynesia.id telah merangkum kelebihan dan kekurangan belajar digital marketing secara autodidak.

Kelebihan Belajar Secara Autodidak

Banyak Sumber Belajar

Banyak sumber belajar
Banyak sumber belajar/pexels.com

Saat ini banyak sekali media belajar yang bisa diikuti dengan mudah dan murah. Seperti halnya video Youtube, webinar gratis, postingan Instagram, Tiktok dan banyak lagi lainnya.

Bahkan tersedia pula beragam aplikasi atau website gratis yang menunjang skill digital marketing. Seperti canva (aplikasi gratis untuk buat postingan media sosial, freepik, pexels (website gratis untuk ambil foto), dan banyak lagi lainnya.    

Biaya Lebih Murah

Biaya lebih murah
Biaya lebih murah/pexels.com

Selain itu, belajar autodidak cenderung lebih murah dibanding mengikuti pelatihan. Pelatihan digital marketing saat ini berkisar antara 1 – 15 juta dalam beberapa bulan. Bagi yang belum bekerja dan tidak memiliki uang tentu nominal tersebut cukup fantastis. Sementara jika belajar autodidak, mungkin hanya perlu menganggarkan biaya untuk beli kuota saja sekitar 100 ribu per bulan.

Jika Konsisten Pasti Bisa Ahli

Digital marketing
Digital marketing/pexels.com

Jika kamu benar ingin belajar digital marketing secara autodidak maka kamu perlu memastikan memiliki tekad yang kuat dan konsisten. Sebab jika tidak diiringi dengan komitmen dan disiplin untuk belajar setiap hari, impianmu menjadi digital marketer yang handal tidak mungkin tercapai.

Kekurangan Belajar Secara Autodidak

Butuh Waktu Lebih Lama

Butuh waktu lebih lama
Butuh waktu lebih lama/pexels.com

Belajar digital marketing dengan mengikuti pelatihan cenderung lebih cepat dibandingkan belajar sendiri. Sebab saat pelatihan, kamu mendapatkan kurikulum digital marketing yang tentunya sudah tersusun rapi dan efektif. Sementara saat belajar autodidak, kamu cenderung kebingungan mengenai langkah-langkah belajar yang tepat. Alhasil bisa bikin proses belajarmu lompat-lompat, kurang terstruktur dan menghabiskan waktu lebih lama.

Sering Kebingungan

Sering kebingungan
Sering kebingungan/pexels.com

Berbeda halnya jika memiliki mentor, saat belajar autodidak kamu tidak akan mendapatkan bimbingan dan bantuan dari orang lain. Saat menghadapi kesulitan di suatu materi, kamu kebingungan dan tertuntut untuk mencari jawabannya di internet. Padahal tidak semua masalah bisa terjawab dari informasi di internet. Lagipula jika pun menemukan jawabannya, tentu membutuhkan waktu yang tidak sebentar dan usaha yang cukup besar.

Melewatkan Hal-hal Dasar dan Penting

Melewatkan hal penting
Melewatkan hal penting/pexels.com

Terakhir, saat belajar autodidak sangat mungkin kamu bisa melewatkan hal-hal substansi dan penting. Sebab saat belajar autodidak, kamu langsung terjun pada hal-hal teknis dan cara pembuatannya. Sehingga kamu kurang mengetahui nilai penting, manfaat, pola pikir yang diperlukan saat membuat karya digital.

Itulah kelebihan dan kekurangan belajar digital marketing secara autodidak. Sebaiknya kamu mengetahui hal tersebut sebelum memutuskan belajar mandiri, supaya bisa mengantisipasi dan menghadapi potensi masalah yang timbul.

(arm2/arm2)

Our Sister Site

mommyasia.id