sign up SIGN UP

Mirip Tapi Beda! Inilah Perbedaan Percaya Diri dan Narsistik

Fahira mahza | Selasa, 24 Aug 2021 22:15 WIB
Mirip Tapi Beda! Inilah Perbedaan Percaya Diri dan Narsistik
caption

Sudah selayaknya sebagai makhluk sosial kita memiliki rasa percaya diri agar tidak ragu dalam bersikap. Percaya diri adalah suatu sikap atau keyakinan atas kemampuan yang dimiliki oleh diri sendiri, sehingga dapat bertanggung jawab atas keputusan dan tindakan yang dilakukan. Namun saat ini banyak orang yang salah sangka tentang rasa percaya diri ini.

Orang orang sering kali sulit membedakan rasa percaya diri ini dengan sifat narsistik, padahal kedua hal ini memiliki arti yang berbeda dan cenderung bertolak belakang. Narsistik sendiri merupakan kondisi gangguan kepribadian dimana seseorang akan menganggap dirinya sangat penting dan harus dikagumi. Agar tidak salah mengartikan mengenai sikap percaya diri dan narsistik ini, berikut 5 perbedaan percaya diri dengan narsistik.

1. Dasar dari Tindakannya

Dasar dari tindakannya
Dasar dari tindakannya/foto:pexels.com

Hal pertama yang dapat dilihat dari perbedaan percaya diri dan narsistik adalah dasar dari tindakan yang dilakukan. Rasa percaya diri biasanya timbul sebagai hasil dari keberhasilan yang telah dicapai, nilai-nilai yang dipertahankan, dan rasa perhatian yang ditunjukkan kepada orang lain.

Adapun sifat narsistik timbul untuk menutupi ketakutannya akan kegagalan, atau rasa tidak nyaman karena kelemahan yang dimiliki.

2. Fokus dari Percaya Diri dan Narsistik

Fokus dari percaya dari dan narsistik
Fokus dari percaya dari dan narsistik/foto:pexels.com

Masih banyak orang yang salah dalam menerapkan rasa percaya diri. Banyak orang yang sebenarnya bersikap narsistik namun berdalih menerapkan sikap percaya diri dalam setiap hal yang dilakukannya. Padahal dilihat dari fokusnya kedua hal ini memiliki perbedaan.

Percaya diri lebih berfokus pada orang lain sedangkan narsistik berfokus pada diri sendiri. Rsa percaya diri yang sehat akan membuat seseorang tidak berfokus pada diri sendiri melainkan mementingkan orang lain. Mereka yang memiliki kepercayaan diri lebih mementingkan kebutuhan orang lain dibandingkan dengan diri sendiri.

Berbeda dengan orang yang memiliki sikap narsistik. Mereka cenderung melakukan hal yang menguntungkan pribadi dan tidak memikirkan tentang orang lain termasuk juga dalam pemenuhan kebutuhan.

3. Cara Berkompetisi 

Cara berkompetisi
Cara berkompetisi /foto:pexels.com

Salah satu perbedaan dari percaya diri dan narsis ini adalah cara mereka dalam berkompetisi. Orang orang yang memiliki rasa percaya diri memiliki kecenderungan berkompetisi secara sehat sedangkan orang dengan perilaku narsis ini cenderung suka membandingkan diri mereka dengan orang lain ketika melakukakan kompetisi.

Orang dengan rasa percaya diri tidak merasa ingin bersaing untuk semua hal yang ada di hidup ini. Mereka merasa sudah menjadi pemenang dengan menjadi dirinya sendiri.

Namun sebaliknya, orang dengan perilaku narsis akan lebih suka membandingkan dirinya dengan orang lain dan harus menang. Sehingga mereka akan merasa senang bila dapat mengungguli orang lain.

4. Cara Pandang terhadap Lingkungan Sekitarnya

Cara pandang terhadap lingkungan sekitarnya
Cara pandang terhadap lingkungan sekitarnya/foto:pexels.com

Ketika berbaur di lingkungan orang yang memiliki kepercayaan diri akan menebarkan energi positif serta memberikan banyak manfaat demi kebaikan banyak orang. Sedangkan sebaliknya, orang dengan perilaku narsistik akan lebih suka menarik diri dari lingkungan dan sering membuat lingkungannya menjadi tidak nyaman karena sifat egois yang mereka lakukan dan senang mengambil keuntungan demi apa yang diinginkannya.

5. Rasa Empati

Rasa empati
Rasa empati/foto:pexels.com

Dilihat dari rasa empati yang ditunjukkan oleh orang yang memiliki rasa percaya diri dan orang yang memiliki sifat narsistik juga memiliki perbedaan. Orang yang memiliki rasa percaya diri cenderung akan menampilkan rasa empati dan rasa kasih sayangnya tulus serta akan mendengarkan dan mendoakan semua hal yang baik.

Sedangkan orang dengan perilaku narsistik cenderung lebih suka menjatuhkan orang lain dan tidak suka menampilkan rasa empati dan kasih sayang ketika orang lain mengalami hal buruk.

Itulah 5 perbedaan percaya diri dan narsistik. Jangan sampai kita salah mengartikan kedua hal tersebut dan berujung bersikap narsisitik berlebihan. 

(arm2/arm2)

Our Sister Site

mommyasia.id