sign up SIGN UP

LIFE

Selama 2020, Apa Saja yang Telah Menjadi Tren di Media Sosial?

Nahda Muzlena | Senin, 04 Jan 2021 17:30 WIB
Selama 2020, Apa Saja yang Telah Menjadi Tren di Media Sosial?
caption

Tidak terasa, 2020 sudah berakhir. Ada banyak hal yang terjadi selama tahun 2020 dan banyak pula gaya mutakhir yang bermunculan pada tahun 2020, mulai dari bidang fashion hingga kecantikan yang dibuat oleh masyarakat maupun yang dibuat oleh suatu brand.

Lalu, apa aja ya tren yang berkembang di media sosial selama 2020?

Masker

Ilustrasi Penggunaan Masker Kain/Mencuci Masker Sebelum Digunakan/pinterest.com/neve_gallagerIlustrasi Penggunaan Masker Kain/Mencuci Masker Sebelum Digunakan/pinterest.com/neve_gallager/ 

Awal tahun 2020 dihebohkan dengan mewabahnya COVID-19 ke seluruh dunia, tidak terkecuali Indonesia. Ketika COVID-19 masuk ke Indonesia, kita sempat dihadapkan dengan menipisnya stok masker medis. Alhasil, masker kain jadi alternatif untuk meminimalisir penularan COVID-19.

Seiring berjalannya waktu, produksi masker kain menjadi semakin banyak. Bahkan hadir dengan motif berbeda-beda yang dapat disesuaikan dengan outfit namun tidak mengurangi faedah dari masker tersebut sehingga dapat menarik perhatian masyarakat yang masih enggan menggunakan masker agar ikut meminimalisir penularan COVID-19.

Tie-Dye

Ayla Dimitri
Ayla Dimitri/Foto: instagram.com/ayladimitri

Tie-Dye atau disebut juga dengan ikat celup adalah teknik mewarnai kain dengan cara dicelup yang memberikan hasil motif abstrak. Sebelumnya, kain diikat terlebih dahulu agar hasil motifnya unik. 

Teknik ikat celup sudah lama dikenal oleh masyarakat, namun pada 2020 banyak yang menggunakan warna-warna cerah untuk menghasilkan paduan warna yang lucu. Selain mewarnai t-shirt, mereka juga mewarnai masker kain, topi, celana, bahkan kemeja menggunakan teknik tie-dye.

Influencer juga mengikuti tren tie-dye ini, seperti Ayla Dimitri dan Yure Zalina. Outfit dengan motif tie-dye ini juga menjadi ide bisnis banyak orang, tidak jarang mereka juga mengemas produk mereka dengan cara yang unik dan kekinian.

Tote Bag

Tas Jinjing
Tas Jinjing/Foto: Freepik.com

Seiring berkembangnya zaman, sampah plastik menjadi semakin banyak, maka muncul upaya mengurangi limbah plastik dengan cara membawa tas belanja dari rumah contohnya tote bag atau tas jinjing.

Tote bag dianggap praktis digunakan untuk berbelanja sehingga pada tahun 2020. Semakin banyak anak muda yang sadar akan pentingnya menjaga lingkungan dengan mengurangi penggunaan plastik dan membawa tote bag ketika berbelanja.

Selain untuk berbelanja, tote bag juga dapat digunakan untuk hang out dan kuliah dengan berbagai macam motif dan gambar tanpa menghilangkan kepraktisan dari tote bag itu sendiri.

Thrift Store

Thrift Store
Thrift Store/Foto: Freepik.com

Saat ini, semakin banyak orang yang berbisnis thrift store karena bisnis ini dapat memberikan keuntungan yang besar dengan modal yang sedikit dan peminatnya yang banyak. Orang yang hobi thrifting, biasanya mereka harus rela berpanas-panasan dan berdesak-desakan agar mendapatkan barang bekas yang worth untuk dijual kembali.

Yup! Thrift store adalah toko yang menjual barang-barang bekas yang masih layak digunakan dimana barang-barang tersebut berasal dari luar negeri maupun dalam negeri, tidak jarang barang yang dijual adalah barang dengan merk terkenal dan limited edition.

Barang yang paling banyak dijual oleh thrift store adalah pakaian. Thrifting juga kerap kali menjadi alternatif banyak orang untuk melakukan penghematan dalam membeli barang-barang branded.

Jika kamu malas berdesak-desakan dan berpanas-panasan, kamu bisa membeli barang thrift di Thrift Store yang ada di media sosial maupun di e-commerce, biasanya mereka menyediakan barang thrift khususnya pakaian yang sudah di laundry sehingga terlihat seperti baru.

Lilac

Lilac
Lilac/Foto: Freepik.com

Lilac atau disebut juga dengan warna ungu muda, pada tahun 2020 saat ini semakin digemari karena warnanya yang soft dan sangat cocok digunakan oleh anak muda. Tidak hanya pada warna pakaian loh, Ladies!

Warna lilac sering dijumpai pada tas, celana, topi bucket, rok bahkan aksesoris. Warnanya yang lucu kerap kali dijadikan bahan OOTD, termasuk para influencer.

Centella Asiatica

Centella Asiatica
Centella Asiatica/Foto: pinterest.com/favcounter

Dari dunia fashion, sekarang kita beralih ke skincare. Tren pada tahun 2020 juga meliputi dunia skincare, yaitu Centella Asiatica. Jelang akhir tahun ini, semakin banyak brand baik lokal maupun luar negeri yang mengeluarkan varian skincare dengan kandungan Centella Asiatica.

Tidak hanya mengikuti tren, Centella Asiatica atau dikenal juga sebagai daun pegagan ini memang memiliki khasiat yang luar biasa untuk perawatan wajah seperti mengatasi masalah jerawat, berfungsi sebagai anti-aging, melembapkan kulit, mengatasi redness dan menyembuhkan luka akibat jerawat. Skincare yang mengandung Centella Asiatica dapat ditemukan pada sleeping mask, toner, serum, masker dan masih banyak lagi.

Masker Organik

Masker Organik
Masker Organik/Foto: Freepik.com

Masker organik memang sudah dikenal sebelum tahun 2020, namun masker organik kembali viral di Tiktok membuat banyak orang tertarik untuk mencoba khasiat dari masker organik ini. Masker organik dapat dibuat sendiri di Rumah serta tersedia pula masker organik yang instan dengan berbagai macam varian sesuai dengan kebutuhan kulitmu.

Dari tren-tren di atas, apakah beautynesian tertarik untuk mencoba tren tersebut? Atau kamu sudah mengikuti semua tren yang sudah disebutkan di atas?

(kik/kik)

Our Sister Site

mommyasia.id