sign up SIGN UP

Tuai Pro-kontra, Inilah 6 Fakta Menarik di Balik 'No Bra Day' yang Diperingati Setiap 13 Oktober

Rani Mutiara | Rabu, 13 Oct 2021 09:30 WIB
Tuai Pro-kontra, Inilah 6 Fakta Menarik di Balik 'No Bra Day' yang Diperingati Setiap 13 Oktober
caption

Beauties, tahukah kamu bahwa setiap tanggal 13 Oktober kita semua memperingati Hari Tanpa Bra Sedunia atau No Bra Day? Katanya, hari ini didedikasikan khusus sebagai bentuk kepedulian terhadap bahayanya kanker payudara.

Meskipun masih sering menuai pro dan kontra dari berbagai kalangan, tetap aja banyak perempuan yang ikut meramaikan hari No Bra Day ini dengan berbagai aksi.

Berikut adalah 6 fakta seputar Hari Tanpa Bra yang perlu kamu ketahui, Beauties!

1. Asal Muasal Munculnya Hari Tanpa Bra ini

Asal usul dan sejarah Hari Tanpa Bra | Foto: freepik
Asal usul dan sejarah Hari Tanpa Bra | Foto: freepik

Hari Tanpa Bra ini ternyata bukanlah sesuatu yang dirancang khusus, melainkan terjadi begitu saja. Awalnya kampanye ini dilakukan di Amerika Serikat pada tanggal 13 Oktober 2011.

Dimana pada saat itu, kampanye ini mengajak seluruh perempuan di dunia untuk melepaskan bra sehari saja sebagai bentuk dukungan terhadap mereka yang sedang berjuang melawan kanker payudara. Selain itu, kampanye ini juga memuat pesan untuk rutin melakukan deteksi dini sebagai bentuk pencegahan kanker payudara. Akhirnya, kampanye yang awalnya hanya di satu negara ini saja pun menyebar luas ke seluruh dunia melalui jaringan media sosial.

2. Jatuh di Bulan Peduli Kanker Payudara

Hari Tanpa Bra jatuh di bulan Oktober, bulannya kanker payudara | Foto: freepik
Hari Tanpa Bra jatuh di bulan Oktober, bulannya peduli kanker payudara | Foto: freepik

Alasan Hari Tanpa Bra ini jatuh di tanggal 13 Oktober yaitu karena bulan ini sendiri merupakan bulan Peduli Kanker Payudara. Jadi bisa dikatakan aksi ini merupakan kampanye besar di bulan ini dan pastinya ditujukan untuk semua perempuan di dunia.

3. Mitos Hubungan antara Penggunaan Bra dengan Kanker Payudara

Penggunaan bra ternyata nggak ada kaitannya dengan kanker payudara | Foto: freepik
Penggunaan bra ternyata nggak ada kaitannya dengan kanker payudara | Foto: freepik

Meskipun kampanye ini sudah termasuk besar dan diramaikan oleh hampir seluruh dunia, tapi ternyata masih banyak mitos beredar yang sebaiknya perlu disaring kembali sebelum diterima. Salah satunya yaitu informasi yang mengatakan bahwa menggunakan bra berkawat bisa memicu kanker payudara.

Faktanya, pernyataan ini belum bisa dibuktikan secara ilmiah. Karena sejak awal, kampanye ini memang ditujukan sebagai bentuk dukungan kepada penderita kanker payudara, bukan sebagai ajang untuk menakut-nakuti pengguna bra berkawat.

4. Meskipun Banyak yang Menentang, Kampanye Ini Tetap Dinilai Efektif

Kampanye tetap dinilai efektif walaupun menuai banyak kontroversi | Foto: freepik
Kampanye tetap dinilai efektif walaupun menuai banyak kontroversi | Foto: freepik

Sebenarnya kampanye satu ini banyak ditentang oleh orang-orang terutama di negara kita yang memiliki budaya berpakaian yang lebih tertutup. Selain itu, kampanye ini juga ditentang karena aksi melepas bra dinilai kurang relevan dengan kanker payudara. Meskipun begitu, lembaga CISC (Cancer Information & Support Center) tetap mendukung kampanye ini karena dinilai bisa meningkatkan kesadaran masyarakat tentang bahayanya kanker payudara.

"Itu adalah suatu kebebasan berpendapat, ya. Dari CISC sendiri, sebagai suatu institusi, sangat menghargai kampanye ini karena kesadaran masyarakat tentang kanker payudara jadi semakin bertambah. Dengan catatan, perayaan ini harus sesuai dengan norma yang ada," ujar Aryanthi Baramuli Putri selaku Ketua Umum CISC.

5. Penyalahgunaan Kampanye

Penyalahgunaan kampanye yang membuat image kampanye ini condong ke arah seksual | Foto: unsplash/scott goodwill
Penyalahgunaan kampanye yang membuat image kampanye ini condong ke arah seksual | Foto: unsplash/scott goodwill

Karena diramaikan di sosial media, banyak orang yang akhirnya salah menangkap maksud dari kampanye ini. Hal ini dikarenakan tagar #nobraday di sosial media yang didominasi oleh gambar perempuan bertelanjang dada tanpa ada pesan-pesan yang menyinggung tentang bahayanya kanker payudara dan pentingnya deteksi dini.

Inilah yang menyebabkan banyak orang menganggap kampanye ini memiliki image yang sangat seksual dan berlawanan dengan norma yang ada.

6. Manfaat Melepas Bra

Ternyata melepas bra juga tetap ada manfaatnya, lho | Foto: freepik
Ternyata melepas bra juga tetap ada manfaatnya, lho | Foto: freepik

Meskipun menuai banyak kontroversi, nggak ada salahnya lho, Beauties, kalau kamu ingin sesekali melepas bra. Karena faktanya melepas bra ini dapat membuat peredaran darah di area payudara menjadi lebih lancar bahkan kita juga disarankan untuk melepas bra saat tidur.

Beauties, itulah 6 fakta mengenai Hari Tanpa Bra Sedunia ini yang dilansir dari Detik Health. Apapun bentuk aksinya, tetap saja yang paling penting yaitu kamu harus sempatkan waktu untuk sesekali melakukan SADARI (Periksa Payudara Sendiri) sebagai cara deteksi dini adanya resiko kanker payudara.

_______________

Ingin jadi salah satu pembaca yang bisa ikutan beragam event seru di Beautynesia? Yuk, gabung ke komunitas pembaca Beautynesia, B-Nation. Caranya DAFTAR DI SINI!

(ria/ria)

Our Sister Site

mommyasia.id