sign up SIGN UP

RELATIONSHIP

Idealisme Calon Orangtua Sebelum Punya Anak, Bagaimana Realitanya?

Rumaysha Milhania | Jumat, 23 Apr 2021 10:00 WIB
Idealisme Calon Orangtua Sebelum Punya Anak, Bagaimana Realitanya?
caption

Sangat wajar jika kita memiliki ekspektasi dan idealisme tentang bagaimana kita akan menjadi orangtua serta bagaimana anak kita akan bersikap dan berperilaku. Ini tentu dipengaruhi oleh berkembangnya teknologi dan informasi sehingga lebih banyak orangtua lebih sadar tentang pentingnya prinsip dalam mengasuh dan mendidik anak.

Akan tetapi, apakah idealisme itu harus benar-benar dilaksanakan? Bagaimana dengan realita dalam pengasuhan anak itu sendiri?

Sangat wajar jika kita memiliki ekspektasi dan idealisme tentang bagaimana kita akan menjadi orangtua serta bagaimana anak kita akan bersikap dan berperilaku.
Pengasuhan Anak/ Sumber: Freepik.com

Idealisme Orangtua Sebelum Memiliki Anak

Sebelum memiliki anak, kamu mungkin berjanji pada dirimu sendiri untuk tidak akan pernah memberikannya gadget. Pasalnya, kamu pasti sering membaca tentang bahaya screentime pada anak-anak balita. Di sisi lain, ini juga dapat membuat anak kehilangan kreativitas dan perkembangan otaknya untuk berimajinasi. 

Tidak hanya itu, orangtua yang masih menantikan kelahiran anak pertama biasanya akan berjanji untuk selalu memberikan asupan makanan yang sehat dan bergizi tinggi. Mereka juga mengharapkan anaknya bisa disiplin untuk makan di meja makan hingga semua makanan habis. 

Para calon orangtua juga kerap kali mengutarakan impiannya untuk bisa tetap menjaga rumah bersih dan teratur meskipun ada balita di dalamnya.
Mengasuh Anak/ Sumber: Freepik.com

Para calon orangtua juga kerap kali mengutarakan impiannya untuk bisa tetap menjaga rumah bersih dan teratur meskipun ada balita di dalamnya. Mereka berpikir bahwa mereka bisa mengajarkan anaknya untuk bisa merapikan mainan, tidak mencoret tembok, dan membersihkan kotoran dengan baik.

Namun, apakah itu semua benar-benar bisa dilakukan?

Realita Pengasuhan Anak

Sayangnya, kenyataan tidak selalu mudah seperti yang dibayangkan. Ada banyak sekali hal yang ternyata sulit untuk kita kontrol. Mungkin secara teori, semua idealisme yang kamu miliki benar. Akan tetapi, kenyataannya tiap keluarga memiliki kondisi dan karakter yang berbeda. Inilah yang kemudian akan membuatmu perlu melakukan penyesuaian pada tiap keputusan parenting kamu.

Kenyataannya tiap keluarga memiliki kondisi dan karakter yang berbeda. Inilah yang kemudian akan membuatmu perlu melakukan penyesuaian pada tiap keputusan parenting kamu.
Bayi makan/ Sumber: Freepik.com

Mungkin sesekali tidak masalah untuk memberikan anak gadget, seperti saat kamu sedang mengantri di rumah sakit atau berada dalam kendaraan umum. Makan sambil bermain juga boleh selama makanan harus dihabiskan. Kamu bahkan mungkin akan merelakan tembok yang dapat dicat ulang untuk mengasah kreativitas anak di masa emasnya. 

Apapun itu keputusanmu saat menjalankan pengasuhan anak, percayalah bahwa kamu adalah ibu terbaik untuk anakmu. Jangan sampai idealisme dan ekspektasi yang kamu buat membuat tekanan baru pada dirimu sendiri.

(arm2/arm2)

Our Sister Site

mommyasia.id