sign up SIGN UP

RELATIONSHIP

5 Langkah Mudah Ajak Si Kecil Puasa Ramadan Tanpa Paksaan

Dian Aprilia | Minggu, 18 Apr 2021 20:00 WIB
5 Langkah Mudah Ajak Si Kecil Puasa Ramadan Tanpa Paksaan
caption

Momen Ramadan bisa menjadi waktu yang tepat untuk mengenalkan anak perihal ibadah puasa. Sebab di bulan Ramadan, anak bisa mengetahui dan bahkan mengalami langsung ibadah puasa. Anak juga bisa belajar berbagai banyak hal tentang susah dan senangnya berpuasa.

Mengajarkan anak tentang puasa bisa menjadi media yang bagus bagi orang tua untuk mengenalkan Tuhan melalui perintah-Nya. Orang tua bisa menyampaikan manfaat-manfaat puasa bagi manusia, yang merupakan wujud kepedulian dan kebaikan Allah terhadap hamba-Nya. Selain itu, orang tua juga bisa membentuk karakter anak melalui ibadah puasa, seperti kesabaran, kontrol diri, dan empati.

Berikut beautynesia.id telah merangkum 5 langkah mudah ajak si kecil puasa Ramadan tanpa paksaan:

Jangan Paksa Anak untuk Puasa

Keluarga muslim
Keluarga muslim/pexels.com

Hal pertama yang perlu orang tua pahami adalah jangan memaksa anak untuk berpuasa. Apalagi jika usia anak masih terlampau kecil dan belum terlalu kuat untuk berpuasa. Paksaan justru bisa menciptakan kesan negatif pada anak terhadap ibadah puasa.

Oleh sebab itu, mulanya orang tua memberikan wawasan tentang ibadah puasa. Pengertian, cara menjalankan, konsekuensi, manfaat dan lainnya. Cobalah menjelaskannya dengan gamblang dan sederhana. Sebab logika anak belum terbentuk sempurna sehingga sulit memahami hal yang rumit.

Ajak Anak Makan Sahur

Makan sahur
Makan sahur/pexels.com

Langkah berikutnya bisa dilakukan adalah mengajak anak makan sahur. Momen ini bisa memberikan gambaran kepada anak tentang cara berpuasa. Namun orang tua harus sabar dalam menjalankannya, karena tidak bisa dipungkiri, membangunkan anak di tengah malam bukanlah hal yang mudah.

Di awal, coba tanyakan ke anak tentang kesiapannya bangun sahur. Jika anak bersedia, mulai coba bangunkan anak-anak dengan lembut agar tidak kaget. Apabila di hari pertama anak menolak bangun dan malah rewel, coba lagi di hari berikutnya sampai dia mau terbangun. Jangan lupa berikan apresiasi, jika anak berhasil bangun sahur.

Beri Anak Aktivitas Positif

Aktivitas positif
Aktivitas positif/pexels.com

Saat anak telah siap dan mau berpuasa, orang tua perlu menyiapkan berbagai aktivitas positif untuk mengalihkan perhatian anak dari rasa haus dan lapar. Misalnya, memberikan anak buku, mainan, atau tantangan di siang hari. Kamu bisa temani anak untuk bermain dan belajar, agar anak lebih bersemangat.

Kamu juga bisa ajarkan kegiatan ibadah lainnya kepada anak, seperti mengaji, sholat, dzikir, dan berbagai hal lainnya. Iringi pembelajaran tersebut dengan contoh langsung dari kamu dan pasangan.

Ajak Anak Siapkan Buka Puasa

Buka puasa
Buka puasa/pexels.com

Langkah selanjutnya yang bisa kamu lakukan adalah mengajak anak untuk siapkan buka puasa. Kamu bisa tanyakan menu makanan atau minuman yang diinginkan anak. Lalu cobalah untuk membuat menu tersebut bersama. Waktu-waktu ini bisa jadi momen rasa lapar sampai di puncak. Jadi siap-siap untuk mengajarkan anak agar sabar menunggu beberapa jam lagi hingga saat buka puasa tiba.

Ajak Anak Berdiskusi

Ajak anak berdiskusi
Ajak anak berdiskusi/pexels.com

Langkah terakhir adalah ajak anak berdiskusi tentang puasa. Apabila anak-anak sudah berhasil melakukan puasa pertamanya, coba tanyakan kesan yang ia dapatkan dari ibadah tersebut.

Tanyakan bagaimana perasaannya, susah dan senangnya menjalankan puasa, dan apakah dia mau lagi untuk berpuasa keesokan harinya. Jangan terburu-buru untuk menyalahkan atau membetulkan pemahaman anak yang salah, coba terima dulu pendapatnya. Dan apabila ada pemahaman yang salah, perbaiki saja secara bertahap di beberapa hari ke depan.

Itulah 5 langkah yang perlu kamu lakukan saat mengajak si kecil puasa di bulan Ramadan. Selamat mencoba!

(arm2/arm2)

Our Sister Site

mommyasia.id