sign up SIGN UP

RELATIONSHIP

Berdarah Saat Berhubungan Seks? Mungkin Ini yang Jadi Penyebabnya!

Rumaysha Milhania | Senin, 26 Apr 2021 05:00 WIB
Berdarah Saat Berhubungan Seks? Mungkin Ini yang Jadi Penyebabnya!
caption

Ada banyak alasan mengapa seorang wanita mengalami pendarahan setelah berhubungan seks. Istilah medis untuk ini kondisi ini dikenal sebagai "perdarahan postcoital".

Jika kamu khawatir karena mengalami pendarahan vagina setelah berhubungan seks, pastikan untuk segera berkonsultasi dengan dokter dan penyedia layanan kesehatan terdekat. Mereka akan bertanya tentang riwayat kesehatan yang kamu miliki dan menentukan apa yang sekiranya menyebabkan hal ini terjadi.

Ada banyak alasan mengapa seorang wanita mengalami pendarahan setelah berhubungan seks. Istilah medis untuk ini kondisi ini dikenal sebagai
Vagina berdarah/ Sumber: Freepik.com

Penyebab Perdarahan setelah Berhubungan Seks

Pendarahan setelah berhubungan seks bisa menjadi tanda untuk beberapa kondisi kesehatan tertentu:

  • infeksi, infeksi ini dapat disebabkan penyakit radang panggul (PID), atau infeksi menular seksual (IMS), seperti klamidia
  • vagina kering (atrophic vaginitis) yang disebabkan oleh berkurangnya sekresi cairan vagina setelah menopause
  • kerusakan pada vagina, beberapa jenis kerusakan seperti robekan akibat melahirkan, atau kekeringan atau gesekan saat berhubungan seks dapat menyebabkan pendarahan pasca seks.
  • polip serviks atau endometrium (pertumbuhan sel jinak atau non-kanker di dalam rahim atau lapisan serviks) dapat menjadi penyebab pendarahan setelah seks.
  • ektropion serviks (juga dikenal sebagai erosi serviks), di mana terdapat area yang meradang di permukaan serviks

Dalam kasus yang jarang terjadi, pendarahan setelah berhubungan seks bisa menjadi tanda kanker serviks atau vagina. Untuk mengetahui hal ini, diperlukan pemeriksaan lebih mendalam oleh dokter.

Dalam kasus yang jarang terjadi, pendarahan setelah berhubungan seks bisa menjadi tanda kanker serviks atau vagina. Untuk mengetahui hal ini, diperlukan pemeriksaan lebih mendalam oleh dokter.
Pendarahan vagina/ Sumber: Freepik.com

Pemeriksaan Kesehatan Vagina

Bergantung pada gejala lain dan riwayat kesehatan kamu, doktermu mungkin merekomendasikan beberapa tes atau pemeriksaan, seperti:

  • tes kehamilan (tergantung usia pasien)
  • pemeriksaan panggul (di mana dokter memasukkan dua jari ke dalam vagina kamu untuk merasakan sesuatu yang tidak biasa)
  • melihat leher rahim dengan alat yang disebut spekulum

Jika masalahnya disebabkan oleh vagina kering, mereka mungkin menyarankan kamu mencoba menggunakan gel pelumas. Di sisi lain, apabila ini akibat dari hal yang cukup serius, kamu mungkin juga akan dirujuk ke spesialis, seperti ginekolog atau spesialis genitourinari.

Jika masalahnya disebabkan oleh vagina kering, mereka mungkin menyarankan kamu mencoba menggunakan gel pelumas. Di sisi lain, apabila ini akibat dari hal yang cukup serius, kamu mungkin juga akan dirujuk ke spesialis, seperti ginekolog atau spesialis genitourinari.
Pendarahan setelah seks/ Sumber: Freepik.com

Tes Skrining Serviks

Selain itu, ingat bahwa penting bagi semua wanita berusia 25 hingga 64 tahun untuk mendapatkan tes skrining serviks secara teratur agar dapat membantu mencegah kanker serviks. Semoga informasi ini bermanfaat, ya!

(arm2/arm2)

Our Sister Site

mommyasia.id