sign up SIGN UP

RELATIONSHIP

Seberapa Sering Seharusnya Suami Istri Berhubungan Seks?

Rumaysha Milhania | Jumat, 04 Sep 2020 20:00 WIB
Seberapa Sering Seharusnya Suami Istri Berhubungan Seks?
caption
Jakarta -

Banyak pasangan bertanya-tanya seberapa sering sebenarnya hubungan seks yang dilakukan pasangan lain? Pada dasanya, jawaban untuk pertanyaan ini masih belum bisa dipastikan. Namun, para ahli memiliki pendapatnya tersendiri mengenai seberapa sering seharusnya pasangan suami istri melakukan hubungan seks. 

Banyak pasangan bertanya-tanya seberapa sering sebenarnya hubungan seks yang dilakukan pasangan lain?
Pasangan Muda/ Sumber: Freepik.com

Frekuensi Rata-Rata

Ada beberapa pertanyaan di antara terapis seks tentang berapa rata-rata frekuensi para pasangan suami istri dalam berhubungan. Jawabannya bisa berkisar mulai dari sekali seminggu hingga sebulan sekali. Itulah sebabnya, para ahli beranggapan bahwa tidak ada patokan yang pasti mengenai frekuensi ideal untuk seks.

Ketika pasangan berhenti atau jarang berhubungan seks, hubungan mereka akan menjadi rentan terhadap pertengkaran, ketidakcocokan, perselingkuhan dan, yang lebih buruk, perceraian.
Seks Bagi Pria/ Sumber: Freepik.com

Akan tetapi, ada beberapa hal yang harus diantisipasi mengenai pentingnya seks dalam hubungan. Ketika pasangan berhenti atau jarang berhubungan seks, hubungan mereka akan menjadi rentan terhadap pertengkaran, ketidakcocokan, perselingkuhan dan yang lebih buruk, perceraian. Meskipun begitu, perlu disadari juga bahwa kehidupan seks pasangan dipengaruhi oleh begitu banyak faktor. Mulai dari faktor usia, gaya hidup, kesehatan masing-masing pasangan, kadar libido alami serta kualitas hubungan mereka secara keseluruhan.


Pentingnya Seks dalam Pernikahan

Kebanyakan ahli terapi seks setuju bahwa berhubungan seks kurang dari 10 kali dalam setahun menandakan bahwa pernikahanmu berjalan memang tanpa seks. Namun, kurangnya seks bukan berarti pernikahanmu bermasalah. Meskipun seks merupakan salah satu cara pasangan mengekspresikan cinta dan keinginan mereka untuk bersama satu sama lain, kurangnya seks tidak selalu berarti kamu akan segera berpisah dan memiliki rumah tangga yang berantakan. Dalam satu sisi, seks yang sering juga tidak selalu menandakan kebahagiaan dan keharmonisan. Apalagi jika terjadi paksaan dalam seks itu sendiri. Jadi, seks mungkin memang bagian penting dalam pernikahan. Tetapi itu bukan penentu kebahagiaan pernikahan.

Kebanyakan ahli terapi seks setuju bahwa berhubungan seks kurang dari 10 kali dalam setahun menandakan bahwa pernikahanmu berjalan memang tanpa seks.
Suami dan Istri/ Sumber: Freepik.com

Apabila kamu merasa kehidupan seksmu tidak bahagia, mungkin itu merupakan masalah yang kamu miliki. Cobalah untuk menceritakan ini pada pasanganmu untuk mendapatkan gambaran yang lebih utuh dari perspektifnya. Ingat, seks membutuhkan kesepakatan dan keinginan dua pihak. Sangat penting untuk mengungkapkan segala isi hati dan pikiran. Jadilah terbuka untuk hal ini pada pasanganmu.

(arm2/arm2)

Our Sister Site

mommyasia.id