sign up SIGN UP

Mengenal 6 Jenis Carrier Oil sebagai Pilihan Tepat untuk Wajah Berminyak

Febriyani Rahmania | Jumat, 12 Nov 2021 10:00 WIB
Mengenal 6 Jenis Carrier Oil sebagai Pilihan Tepat untuk Wajah Berminyak
caption
Jakarta -

Beberapa literasi mengungkapkan bahwa pemilik wajah berminyak sebaiknya menghindari penggunaan produk oil based, dan sebagian orang pun menurutinya. Padahal, tidak berarti demikian. Pemilik wajah berminyak juga boleh menggunakan produk berbahan dasar minyak, tetapi tidak semua jenis minyak bisa digunakan pada kulit berminyak.

Dengan kata lain, kamu harus mengetahui jenis minyak apa saja yang bisa menyerap ke kulit dengan baik. "Tidak semua minyak diciptakan sama," kata Shereene Idriss, MD, dokter kulit bersertifikat spesialis estetika wajah dan peremajaan. Menurut Idriss, beberapa minyak memiliki sifat oklusif, sedangkan yang lain lebih ringan dan mudah menguap.

Lebih lanjut, Idriss menyarankan, jika kamu punya wajah berminyak sebaiknya memilih minyak yang bersifat ringan dan mudah menyerap seperti jojoba, sebaliknya, jika kulitmu termasuk kulit kering, kamu bisa memilih minyak alpukat yang cenderung oklusif. Dihimpun dari Byrdie, berikut ini enam jenis minyak yang ada di pasaran sebagai pilihan kamu merawat kulit. 

Rosehip

Rosehip oil.Rosehip oil. (Foto: pexels.com)/ Foto: Dimitrie Hardjo

Hope Gillerman, praktisi aromatik dan formulator minyak esensial dan pekerja bidang kesehatan selama lebih dari 40 tahun, mengatakan bahwa rosephip adalah minyak non-greasy yang sarat dengan antioksidan, vitamin A  atau asam retinoat dan ketiga asam lemak esensial (Omega-3, -6, dan -9).

Minyak ini memiliki kaitan erat dengan regenerasi kulit dewasa, jaringan parut, luka bakar, mengurangi kemerahan dan bintik hitam, dan warna kulit malam hari, sehingga minyak ini cocok digunakan setelah operasi atau bekas luka.

Alpukat dan Zaitun

Minyak yang berasal dari tumbuhan berwarna hijau ini dikenal sebagai antibakteri. Menurut Gillerman, masing-masing mengandung asam oleat (omega 9)  yang sangat tinggi dan sangat menyerap ke dalam lapisan kulit. Kedua minyak ini juga bersifat menenangkan dan menghidrasi.

minyak zaitunMinyak zaitun. (Foto:pexels.com/pixabay) / Foto: Izzul Millati Umami

Dari sifat-sifat yang disebutkan, minyak ini cocok digunakan pada semua jenis kulit, terutama kulit yang menua dan teriritasi, seperti eksim, misalnya.

Jojoba

Jojoba memiliki umur simpan yang sangat panjang. Menurut Gillerman, secara teknis, jojoba bukan minyak, melainkan ester lilin cair. Minyak ini memiliki sifat menenangkan, menyerap, dan melembapkan untuk semua jenis kulit. Selain itu, jojoba juga mengandung antioksidan tingkat tinggi, asam lemak esensial, dan vitamin E.

Minyak jojoba baik digunakan untuk menyeimbangkan kulit berminyak dan menyembuhkan jerawat ringan karena sifat anti-inflamasinya.

Vitamin E

Kandungan vitamin E didalamnya mampu mencerahkan kulit ketiak/Pexels.com/Ron LachIlustrasi vitamin E. (Foto: Pexels.com/Ron Lach)/ Foto: Dians Marfuah

Gillerman merekomendasikan minyak vitamin E sebagai penyembuhan luka bakar, sayatan pasca operasi, dan jaringan parut. Menurut Gillerman, minyak ini cocok dijadikan carrier oil dan campuran untuk membantu memperpanjang waktu kedaluwarsa, sebab, menurut Gillerman, vitamin E adalah pengawet alami.

Sunflower Oil

Minyak bunga matahari adalah salah satu minyak termurah dan paling mudah ditemukan di pasaran. Minyak ini mengandung asam linoleat, A, D, E dan mineral yang tinggi. Selain itu, minyak bunga matahari ini mampu menyerap dan menembus kulit.

Minyak Kelapa

Minyak Kelapa/Foto: Unsplash/Tijana DrndarskiMinyak Kelapa (Foto: Unsplash/Tijana Drndarski)/ Foto: ira syafira

Minyak kelapa juga termasuk minyak yang mudah ditemukan di pasaran. Selain itu, minyak ini juga mudah digunakan, sebab minyak ini bisa tetap padat hingga 75 derajat. Sayangnya, minyak ini bersifat komedogenik, sehingga bisa menyumbat pori-pori kulit dan menimbulkan jerawat.  Bagi kamu pemilik wajah sensitif atau mudah berjerawat, sebaiknya menghindari minyak jenis ini.

Semua minyak di atas termasuk dalam carrier oil, sehingga kamu bisa menggunakan minyak tersebut dengan essential oil atau minyak atsiri varian apa pun. Dikutip dari Byrdie, Gillerman merekomendasikan untuk mengencerkan minyak esensial sebanyak 1% dalam minyak pembawa atau campuran minyak pembawa untuk wajah dan 5% untuk penggunaan tubuh.

***

Ingin jadi salah satu pembaca yang bisa ikutan beragam event seru di Beautynesia? Yuk, gabung ke komunitas pembaca Beautynesia, B-Nation. Caranya DAFTAR DI SINI

(fer/fer)

Our Sister Site

mommyasia.id