sign up SIGN UP

Mitos atau Fakta, Darah Haid Bisa Usir Tuntas Jerawat? Spesialis Kebidanan Katakan Hal Ini

Allyoo Ri | Kamis, 26 Aug 2021 12:30 WIB
Mitos atau Fakta, Darah Haid Bisa Usir Tuntas Jerawat? Spesialis Kebidanan Katakan Hal Ini
caption

Ada banyak mitos di dunia kecantikan yang sering dipercaya begitu saja oleh banyak orang tanpa melihat faktanya. Mulai dari memakai obat-obatan tertentu, melakukan beberapa hal yang sebenarnya tidak saling berkaitan, dan bahkan mengkonsumsi atau menghindari makanan tertentu.

Mitos yang beredar dari mulut ke mulut ini kerap tidak dapat dipertanggungjawabkan dalam ilmu kesehatan.

Nyeri haids
Merasakan nyeri haids/Pinterest by calmclinic

Seperti contohnya mitos yang mengatakan bahwa darah haid bisa menghilangkan jerawat. Beberapa orang yang mendengarnya dari mulut ke mulut lalu melakukannya tanpa melakukan crosscheck. Banyak yang begitu saja mengoleskan darah haid ke wajah terutama bagian yang berjerawat.

Padahal ini salah besar. Darah haid tidak bisa menghilangkan jerawat. Dr. M. Nurhadi Rahman, SpOG, spesialis kebidanan dan kandungan dari RSUP Sardjito dan RS JIH Yogyakarta mengatakan bahwa darah haid itu kotor dan berarti sudah tidak terpakai lagi oleh tubuh sehingga jika dikenakan ke kulit akan membuat kotor pula.

Pembalut dengan titik warna merah seperti darah
Pembalut/Photo by unsplash.com/@seralexphoto

Darah haid sendiri merupakan darah hasil proses keluarnya darah dari vagina yang diakibatkan oleh siklus bulanan alami pada tubuh perempuan. Siklus tersebut adalah proses dari organ reproduksi perempuan untuk bersiap jika akan terjadi kehamilan. Persiapan yang terjadi, pertama-tama ditandai oleh penebalan dinding rahim atau disebut endometrium yang berisi pembuluh darah.

Merupakan darah yang sudah tidak terpakai oleh tubuh dan bahkan mengandung bakteri, darah haid memang sudah seharusnya dikeluarkan dan memang sengaja dikeluarkan oleh tubuh demi menjaga tubuh para perempuan. Karena itu, tidak tepat menjadikannya untuk menghilangkan jerawat, apalagi mengoleskannya begitu saja pada wajah.

Wajah perempuan yang tengah berjerawat
Seorang perempuan yang wajahnya tengah berjerawat/Photo by unsplash.com/@armedshutter

Jerawat terjadi karena tersumbatnya sebum, kotoran atau minyak di dalam jaringan kulit serta menyumbat pori-pori, jika ditambah oleh bakteri dari darah haid, bisa bayangkan sendiri apa yang terjadi bukan? Maka banyak kotoran akan berkumpul, dan alih-alih sembuh, jerawat bisa semakin parah. Tentu hal ini tidak diinginkan oleh siapapun.

Beauties, itu dia pandangan Dr. M. Nurhadi Rahman, SpOG seperti yang dilansir dari Detik Health. Jangan sampai kamu mudah dipengaruhi oleh hoax atau mitos yang tidak dapat dibuktikan kebenarannya ya!

Kita harus lebih pintar untuk memilah informasi mana yang dapat dipercaya serta tidak, biasakan untuk langsung bertanya pada ahlinya dan jangan sampai nekat mencoba hal-hal lain yang bisa membahayakan dirimu sendiri.

(ria/ria)

Our Sister Site

mommyasia.id