sign up SIGN UP

RELATIONSHIP

Pernikahan di New Normal, Apa Saja yang Berubah?

Sulistiani | Minggu, 14 Jun 2020 07:30 WIB
Pernikahan di New Normal, Apa Saja yang Berubah?
caption

New Normal banyak membuat perubahan dalam peraturan di kehidupan kita terutama saat akan merayakan pernikahan. Apabila beberapa waktu lalu resepsi pernikahan sempat dilarang oleh pemerintah, di era new normal new spirit ini ada kemungkinan resepsi pernikahan akan diizinkan oleh pemerintah.

Eits, tentu acaranya harus menyesuaikan keadaan new normal. Beberapa hal yang akan berubah dan harap diperhatikan saat melangsungkan pernikahan di era new normal.

Menerapkan Protokol Kesehatan

image
Cek temperatur di acara pernikahan/freepik.com

Seperti halnya dalam acara-acara dan memasuki tempat umum lainnya, tentu saja menyelenggarakan pernikahan saat new normal harus mematuhi protokol kesehatan. Pertama kali yang harus dilakukan adalah pengecekan suhu badan. Pengecekan ini dilakukan untuk semuanya, baik pengantin, perias pengantin, petugas dekorasi, keluarga pengantin, dan juga tamu undangan.


Tidak lupa pula saat acara berlangsung, penyelenggara wajib menyediakan hand sanitizer maupun tempat mencuci tangan di beberapa titik acara. Ada pula beberapa perias pengantin menyarankan beberapa kosmetik yang langsung bersentuhan dengan pengantin disediakan sendiri seperti lipstik dan maskara.

image
Pengantin di new normal menggunakan masker/ Instagram.com/denarkusuma_riaspengantin/

Masker juga salah satu item yang wajib digunakan oleh siapapun yang datang. Lalu bagaimana apabila ingin menikmati jamuan yang disediakan, masker boleh saja dibuka sementara namun tetap memperhatikan protokol kesehatan seperti menjaga jarak. Alangkah lebih baik lagi jika tidak ada jamuan makanan dan minuman yang dinikmati langsung. Bisa diganti dengan sovenir maupun makanan atau minuman yang dapat dibawa pulang.

Membatasi Jumlah Tamu

image
Pernikahan di new normal/ freepik.com

Dilansir dari finance.detik.com jumlah tamu yang datang juga sebaiknya dibatasi. Untuk akad dan pemberkatan pengunjung yang hadir antara 20% sampai maksimal 30% dari kapasitas ruangan. Sedangkan untuk resepsi dapat menampung 50% dari kapasitas ruangan. Pembatasan yang seperti ini dapat membuat para tamu yang berkunjung tidak berdesakan dan tetap dapat menjaga jarak dengan aman. 

Tidak Bersalaman

image
Tidak bersalaman/freepik.com

Mengucapkan selamat pada pengantin dan keluarganya tentu saja menjadi hal yang tidak boleh terlewatkan bukan. Nah apabila pada umumnya saat memberi ucapan selamat ini kita cenderung bersalaman bahkan juga saling berpelukan untuk mengungkapkan kebahagiaan, di pernikahan new normal ini, hal itu sebaiknya dihindari. Untuk menggantikannya dapat melakukan dengan cara salam namaste.

(kik/kik)

Our Sister Site

mommyasia.id