STATIC BANNER
160x600
STATIC BANNER
160x600
BILLBOARD
970x250

California Jadi Negara Bagian Amerika Serikat Pertama yang Larang Jual Produk Bulu Hewan

Dimitrie Hardjo | Beautynesia
Selasa, 17 Jan 2023 19:00 WIB
California Jadi Negara Bagian Amerika Serikat Pertama yang Larang Jual Produk Bulu Hewan

Kabar baik datang dari Amerika Serikat! Mendukung aksi animal-free dan cruelty-free pada produk fashion, undang-undang negara bagian California tentang pelarangan perdagangan dan pembuatan bulu hewan baru resmi berlaku mulai Minggu (1/1). Undang-undang yang mengatur larangan produksi manufaktur dan penjualan bulu hewan baru sudah disahkan sejak tahun 2019, yaitu Assembly Bill 44.

Aturan ini tidak berlaku bagi produk bulu hewan yang sudah ada sebelumnya, seperti yang diperjualbelikan dalam thrift shop, rumah gadai, atau kepemilikan pribadi. Sementara Humane Society of The United States menyebutkan pelanggaran akan didenda pertama sebesar 500 USD, penalti kedua sebesar 750 USD, dan pelanggaran berikutnya dikenai 1000 USD. 

Penjualan fur baru dilarang di California/
Penjualan animal fur baru dilarang di California/ Foto: Unsplash.com/Markus Spiske

Dengan demikian, California jadi negara bagian pertama yang menghentikan penjualan dan pembuatan fur atau bulu hewan baru di AS. Namun hingga saat ini, terdapat 12 kota di Amerika Serikat––termasuk 5 kota di Massachusetts––telah mengesahkan aturan penjualan bulu baru secara bertahap. Di sisi lain, Israel jadi negara pertama yang telah menghentikan penjualan bulu sejak 2021.

Tentu legislasi ini merupakan kemajuan baik mengingat tingginya konsumsi bulu di negeri Paman Sam tersebut. Melansir Hypebeast, Sensus Ekonomi AS 2017 mencatat penjualan produk pakaian berbulu hewan lebih dari 574 juta USD atau hampir setara Rp 9 triliun di mana California menjadi negara bagian yang mendominasi dengan penjualan sekitar 129 juta USD atau Rp 2 triliun.

Angka ini diikuti New York dengan total penjualan fur senilai 115 juta USD atau sekitar Rp 1 triliun. Kedua negara bagian tersebut mencakup 43% dari total penjualan fur di AS. Dengan disahkan undang-undangan pelarangan animal fur baru, maka angka tersebut dapat berkurang berkurang di tahun 2023 secara signifikan.

Fur coat/
Bulu hewan yang sering digunakan untuk coat. / Foto: unsplash.com/Paul Pascale

Selama ini aksi animal-free dan cruelty-free kerap dipropagandakan. Bulu hewan yang diambil semata-mata untuk pakaian dianggap tidak etis. Laura Friedman selaku anggota dewan California yang menandatangani undang-undang tersebut juga menyatakan kebanggaannya terhadap langkah historis yang diambil California, “aku senang hukum ini menegakkan standar kesejahteraan hewan dan berpotensi mendorong inovasi untuk alternatif produk fashion yang berkelanjutan.”

Sejumlah perusahaan juga telah menerapkan kebijakan fur-free walaupun belum ada undang-undang yang mengaturnya. Cek halaman selanjutnya untuk cari tahu siapa saja!

Komentar
0 Komentar TULIS KOMENTAR
Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama memberikan komentar.

RELATED ARTICLE