STATIC BANNER
160x600
STATIC BANNER
160x600
BILLBOARD
970x250

Intip Inovasi Digital Fashion dari Label The Fabricant dan Auroboros, Baju Bak Science Fiction yang Curi Perhatian

Dimitrie Hardjo | Beautynesia
Sabtu, 15 Jan 2022 14:30 WIB
Intip Inovasi Digital Fashion dari Label The Fabricant dan Auroboros, Baju Bak Science Fiction yang Curi Perhatian

Apa jadinya ketika baju yang kamu beli tidak bisa dikenakan secara fisik, tapi hanya tersedia secara maya untuk avatarmu? Inovasi dalam fashion memang harus fleksibel, termasuk dalam perkembangannya di dunia metaverse. Melihat banyaknya avatar dalam dunia virtual tersebut, kebutuhan akan mode digital pun ikut meningkat. Beranjak dari sinilah label digital fashion mulai bermunculan. Misalnya, The Fabricant dan Auroboros yang sama menyediakan digital fashion, tapi keduanya menawarkan konsep berbeda. Mari melangkah ke masa depan sejenak dan simak seperti apa digital fashion dari kacamata kedua rumah mode digital ini!

 

Apa Itu Digital Fashion?

AAPE x The Fabricant/
AAPE x The Fabricant/ Foto: thefabricant.com/

Seperti namanya, digital fashion merupakan pakaian yang hanya bisa digunakan di dunia maya. Tidak seperti phygital (gabungan physical dan digital) yang menyediakan pakaian dalam bentuk digital dan fisik, digital fashion pada umumnya diperuntukkan untuk avatar dalam metaverse. Konsep digital fashion lainnya bisa berupa pakaian yang dikenakan dalam foto atau video menggunakan augmented reality (AR). Digital fashion begitu luas dan masih bisa digali lebih dalam lagi. Penciptaan ruang yang lebih inklusif dan berkepanjangan secara maya dapat diwujudkan melalui digital fashion. Di kemudian hari, digital fashion mungkin akan semakin banyak digemari dan retail digital fashion pun ikut menjamur, Beauties!

 

The Fabricant

Deretan kolaborasi digital fashion bersama The Fabricant/
Deretan kolaborasi digital fashion bersama The Fabricant/ Foto: Thefabricant.com

Label The Fabricant fokus pada digital fashion yang pertama didirikan tahun 2018. Mereka menganggap pakaian digital adalah masa depan di mana semua orang bisa menjadi apapun yang mereka inginkan. Retail digital fashion ini telah melakukan banyak kolaborasi selama lebih dari 3 tahun berkarya, seperti kolaborasi dengan RTFKT, PUMA, Buffalo London, dan lain-lain. 


1. Bagaimana Konsep Pakaian Digital The Fabricant?

Pembuatan digital fashion oleh The Fabricant/
Pembuatan digital fashion oleh The Fabricant/ Foto: instagram.com/the_fab_ric_ant

Pakaian digital yang ditawarkan rumah mode bermarkas di Amsterdam ini merupakan desain eksklusif dengan craftmanship digital tingkat tinggi. Kreasi mengaggumkan tersebut dibuat dengan beberapa langkah pembuatan. Dimulai dari membuat avatar sebagai dasar, pergerakannya, dilanjutkan dengan modelling bahan kain, draping dan fitting yang diaplikasikan secara nyata terlebih dahulu sebelum diubah dalam bentuk digital. Setelah avatar dan pakaian telah terbentuk dalam 2 dimensi, dilakukan simulasi pakaian terlebih dahulu sebelum akhirnya diberi efek pencahayaan, latar, material, dan akhirnya rendering. Pakaian digital yang terlihat realistis pun telah terbuat dan siap dipakai di metaverse!


2. Bagaimana Cara Mengenakannya di Dunia Maya?

Pakaian Iridescence dari The Fabricant/
Pakaian Iridescence dari The Fabricant/ Foto: instagram.com/the_fab_ric_ant

Deretan pakaian yang dikreasikan The Fabricant merupakan NFT, memiliki blockchain sehingga terdapat tanda kepemilikan. Beberapa pakaian digital dari The Fabricant bisa dikenakan baik untuk avatar maupun diri sendiri melalui foto atau video. Misalnya pada pakaian Iridescence yang merupakan pakaian couture digital. Iridescence yang terjual seharga 9500 USD atau sekitar Rp136 juta itu bisa dikenakan dalam foto atau video.

 

Auroboros

Retail digital Auroboros/
Retail digital Auroboros/ Foto: instagram.com/auro.boros

Meleburkan sains, teknologi, dan fashion, label Auroboros hadirkan kreasi fashion fantasi nan spektakuler. Retail digital fashion asal London ini terbentuk tahun 2020 lho! Walaupun terbilang baru, inovasi brilian Auroboros sukses membawa koleksinya ke London Fashion Week. 

1. Bagaimana Konsep Pakaian Digital Auroboros?

Konsep biomimicry oleh Auroboros/
Konsep biomimicry oleh Auroboros/  Foto: instagram.com/auro.boros

Tampak seperti jauh dari realita, digital fashion yang diusung Auroboros memancarkan aura science-fiction yang memesona. Pembuatan pakaian menggunakan 3D scanning dan teknologi AR membutuhkan kerjasama dengan banyak orang dari berbagai spesialisasi. Konsep biomimicry diterapkan untuk koleksi ready-to-wear digital. Koleksi biomimicry yang dihadirkan merupakan inspirasi dari alam dan teknologi. Desain mengimitasi struktur alam, Auroboros sukses membuat variasi pakaian digital, mulai dari bodysuit, coat, hingga kalung berelemen biologis.


2. Bagaimana Cara Mengenakan Pakaian Digital Auroboros?

Foto diri dengan pakaian dari Auroboros/
Foto diri dengan bodysuit dari Auroboros/ Foto: instagram.com/auro.boros

Berbeda dengan The Fabricant yang mayoritas menyediakan pakaian untuk avatar, lebih banyak pakaian yang diciptakan Auroboros bisa kamu kenakan, Beauties! Eits, tapi bukan dalam wujud fisik, melainkan masih dalam bentuk digital. Nah, caranya adalah kamu mengirimkan  foto diri mengenakan pakaian ketat atau warna kulit. Foto harus memiliki kualitas baik, pencahayaan cukup dan bagian tubuh terlihat jelas. Lalu, teknologi akan memasangkan pakaian yang telah kamu beli dalam foto tersebut. Jadi, kamu akan mengenakan pakaian fiksional dalam foto dan nantinya akan dikirimkan kepadamu. Harga yang tertera pada masing-masing desain pakaian berbeda-beda, dimulai dari 180 Poundsterling untuk sebuah kalung digital atau sekitar Rp3.5 juta.

Kamu tertarik mencoba pakaian digital ini, Beauties?

Ingin jadi salah satu pembaca yang bisa ikutan beragam event seru di Beautynesia? Yuk gabung ke komunitas pembaca Beautynesia B-Nation. Caranya DAFTAR DI SINI!

(raf/raf)
Komentar
0 Komentar TULIS KOMENTAR
Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama memberikan komentar.

RELATED ARTICLE