sign up SIGN UP

Shein Ditegur Pemerintah Meksiko Karena Jual Pakaian Mirip Busana Tradisional Suku Maya

Rayoga Firdaus | Beautynesia
Senin, 25 Jul 2022 16:00 WIB
Shein Ditegur Pemerintah Meksiko Karena Jual Pakaian Mirip Busana Tradisional Suku Maya
caption
Jakarta -

Label fast fashion asal China, Shein kembali jadi sorotan. Kali ini Shein mendapat teguran dari pemerintah negara Meksiko karena salah satu blusnya dinilai mengambil inspirasi dari busana tradisional suku Maya.
Biasanya busana berhiaskan detail bordir bunga dengan warna terang tersebut hadir dalam gaun panjang. Sementara itu Shein mengemasnya dalam bentuk blus biasa.

Melansir dari AP News, Departemen Kebudayaan Meksiko telah mengirimkan surat kepada Shein.

Blus SheinBlus Shein/ Foto: Yucatan Times

"Desain ini telah diturunkan dari generasi ke generasi, dan merupakan produk hasil kreativitas kolektif milik orang Maya," tulis Departemen Kebudayaan Meksiko dalam suratnya.

"Tak hanya merepresentasikan alam sekitar, namun juga bagian dari cosmovision mereka karena berhubungan dengan kehidupan kebahagiaan mereka, merefleksikan emosi dan perasaan, dan membentuk identitas mereka sebagai suku dan kebudayaan Maya," terangnya mengenai desain tersebut.
Menanggapi Departemen Kebudayaan Meksiko, Shein pun menurunkan blus tersebut dari situsnya.

"Bukan maksud kami untuk melanggar hak kekayaan intelektual siapapun dan bukan model bisnis kami juga untuk melakukannya," ujar perwakilan Shein dalam keterangan pers yang dirilis.

Carolina Herrera Resort 2020Carolina Herrera Resort 2020/ Foto: Courtesy of Carolina Herrera

Ini bukan kali pertama Meksiko memberikan peringatan kepada para pelaku industri mode global. Sebelumnya Carolina Herrera juga pernah ditegur Alejandra Frausto selaku Sekretaris Budaya Meksiko pada tahun 2020 setelah mendapati kreasi koleksi Cruise 2020 memakai detail bordir khas negara tersebut.

"Bordir tersebut berasal dari komunitas Tenango de Doria (Hidalgo): dalam bordir tersebut terdapat sejarah komunitas tersebut, dan setiap elemen memiliki makna personal, keluarga dan komunitas," terangnya.

Bagi Shein, insiden ini menambah daftar kontroversinya setelah heboh akan dugaan eksploitasi pekerja. Sebuah LSM di Swiss, Public Eye menerbitkan laporan bahwa para pekerja Shein mendapatkan mendapatkan tekanan besar untuk memproduksi pakaian secara cepat. Dan hanya mendapatkan libur 1 hari dalam 1 bulan.

---

Ingin jadi salah satu pembaca yang bisa ikutan beragam event seru di Beautynesia? Yuk gabung ke komunitas pembaca Beautynesia B-Nation. Caranya DAFTAR DI SINI!

(raf/raf)

Our Sister Site

mommyasia.id