Toxic Positivity merupakan istilah yang menggambarkan sebuah kata-kata dorongan bagi orang lain agar berpikir positif ketika sedang berada dalam masalah. Namun, ini justru berdampak buruk bagi orang yang terus menerus berpikir positif.
Contoh Toxic Positivity
Toxic Positivity dapat dikenal dari kata-kata yang dilontarkan kepada orang lain. Misalnya 'Coba kamu berpikir positif ajalah!', 'Ambil hikmahnya dari permasalahan ini', dan 'Jangan terlalu heboh, biasa aja kali!'
Melansir detikHealth, kata-kata toxic positivity justru bisa memperparah kesejahteraan seseorang. Mereka dapat merasa bahwa permasalahan yang dihadapi malah diremehkan. Tak hanya itu, mereka juga cenderung merasa bersalah karena telah mengungkapkan keluh kesahnya.
Apalagi ketika sedang menjalani suatu hubungan, toxic positivity malah bisa merusak keberlangsungan hubungan. Berikut adalah tanda-tanda toxic positivity yang bisa menghancurkan suatu hubungan.
1. Memilih Tidak Saling Terbuka
Toxic positivity/ Foto: Pexels/Engin Aykurt |
Melansir FhereHab, pasangan yang biasanya terlibat toxic positivity akan menjadi ragu untuk bercerita tentang masalah yang dihadapi dengan satu sama lain. Ini dilakukan untuk menghindari perasaan bersalah atau tidak ingin masalah jadi panjang.
Padahal, jika ini dilakukan bisa malah menghambat komunikasi. Komunikasi yang terhambat perlahan-lahan akan merusak suatu hubungan. Maka dari itu, sangat penting untuk terjalinnya keterbukaan dalam suatu hubungan, sepahit apapun kenyataan yang ada.
2. Optimisme Berlebihan pada Hubungan
Toxic positivity/ Foto: Pexels/Nathan Cowley |
Menurut Psychology Today, optimisme yang berlebihan pada hubungan juga bisa berdampak buruk pada hubungan. Yang mana, situasi ini membuat para pasangan jadi enggan membahas, mencari akar permasalahan hubungan tersebut, dan justru menganggap semua akan baik-baik saja.
Padahal, salah satu cara untuk mengatasi permasalahan dalam hubungan adalah mencari akar permasalahannya. Lalu, diskusi satu sama lain untuk mencari solusi yang tepat, bukan malah menghidarinya atau menganggapnya biasa saja.
3. Berusaha Mengabaikan Masalah
Toxic positivity/ Foto: Pexels/Vera Arsic |
Toxic positivity memang berupaya untuk mencoba memberikan energi positif dalam semua keadaan. Namun, hidup ini sesungguhnya penuh dengan berbagai tantangan, Beauties.
Ketika kamu dan pasangan berusaha mengabaikan masalah dan tidak mencari solusi yang tepat untuk mengatasi permasalahan tersebut, maka kamu hanya akan kecewa terhadap satu sama lain dan masalah tidak akan terselesaikan.
Itu dia beberapa tanda toxic positivity yang tanda sadar bisa merusak hubungan. Jangan sampai dilakukan ya, Beauties!
_______________
Ingin jadi salah satu pembaca yang bisa ikutan beragam event seru di Beautynesia? Yuk, gabung ke komunitas pembaca Beautynesia, B-Nation. Caranya DAFTAR DI SINI!