sign up SIGN UP

Supaya Tidak Kecanduan Tren, Ini 4 Cara Orang Cerdas Mengurangi FOMO!

Diyah Ma'rifathul Wulandinii | Beautynesia
Rabu, 01 Jun 2022 12:30 WIB
Supaya Tidak Kecanduan Tren, Ini 4 Cara Orang Cerdas Mengurangi FOMO!
caption
Jakarta -

Mengurangi FOMO (Fear of Missing Out) bisa menjadi kebiasaan baik yang mampu menjauhkan kamu dari kecenderungan negatif, Beauties. Memang tidak salah mengikuti tren terkini untuk memuaskan diri, tapi kamu tetap harus mampu memberikan kontrol agar tidak membawa dampak buruk.

Maraknya media sosial memberikan pengaruh tinggi terhadap perilaku pengguna, termasuk bagaimana tren dilakukan dan disebarluaskan. Seringkali kurang mampunya seseorang mengelola pengaruh tren-tren terbaru mendorong perilaku konsumtif terhadap waktu dan keuangan.

Dikutip dari Very Well Mind, ada empat trik psikologi yang dapat kamu lakukan untuk mengontrol hasrat berlebih melakukan tindakan 'takut ketinggalan' ini. Cara-cara ini biasa dilakukan oleh orang cerdas untuk tidak tenggelam dalam tren. Check this out, Beauties!

Ciptakan Fokusmu Sendiri

Menciptakan fokus versimu sendiri dapat membantu mencegah toxic. Ini disebabkan dari kesadaran diri mengetahui apa yang penting dan dibutuhkan daripada sebatas mengikuti tren semata. Melakukan sesuatu yang membuatmu berkembang akan jauh lebih baik daripada menyita waktu untuk menuruti hal-hal baru kurang bermanfaat.

Tidak memperlihatkan ke media sosial kamu sedang mengikuti tren terkini bukan sebuah masalah. Konsep ceritamu sendiri dengan juah lebih menyenangkan tanpa perlu membandingkannya pada orang lain. Membagikan hobi atau semangat positif juga tidak kalah menarik, Beauties.

Fokus pada diri sendiri dapat membantu mengurangi fomo agar tidak menimbulkan perilaku toxic.
Mengurangi fomo agar tidak menimbulkan toxic/foto: freepik.com/wayhomestudio

Membuat Jurnal

Kamu  bisa mulai membuat jurnal untuk mengurangi FOMO. Menyusun agenda dengan lebih rapi melalui jurnal pribadi membantumu lebih terstruktur dalam menyelesaikan tanggung jawab. Tidak perlu lagi merasa terusik dengan berbagai macam tren baru yang belum sempat dicoba.

Membuat jurnal digital untuk dibagikan di media sosial bisa menjadi pilihan. Bagikan keseharianmu yang seru, siapa tahu hal tersebut justru mampu memberikan inspirasi untuk orang lain. Ubah media sosial kamu secara lebih menyenangkan dengan rentetan aktivitas unik untuk dibagikan.

Menciptakan relasi yang baik bersama orang lain dapat menjadi salah satu cara mengurangi fomo.
Mengurangi fomo agar tidak menimbulkan toxic/foto: freepik.com/pressfoto

Menciptakan Koneksi

Menciptakan koneksi merupakan trik psikologi paling ampuh untuk membuatmu berkembang. Tidak hanya melatih skill berkomunikasi, menciptakan koneksi akan membuat pikiranmu lebih terbuka dan mendapatkan kesempatan sekaligus ilmu baru. Jangan pernah ragu untuk mendapatkan ilmu dari orang lain, ya.

Memanfaatkan sebagian waktu untuk membangun koneksi mempengaruhi bagaimana kamu menghabiskan kesempatan secara lebih baik. Tidak ada lagi waktu terbuang untuk mengurusi tren-tren terbaru, kamu justru sibuk fokus pada hal yang membuat lebih berkembang.

Salah satu cara mengurangi fomo agar tidak menjadi toxic untuk diri sendiri adalah dengan memperbanyak rasa syukur.
Mengurangi fomo agar tidak menimbulkan toxic/foto: freepik.com/halayalex

Bersyukur dengan Diri Sendiri

Mengurangi FOMO harus diiringi dengan rasa syukur, Beauties. Tidak hanya perihal merasa cukup dengan apa yang kamu miliki, tapi juga mengerti mengapa harus mengikuti tren atau tidak. Dengan ini kamu akan belajar mengenai keseimbangan memanfaatkan waktu dan tenaga untuk hal-hal yang lebih bermanfaat.

Mengikuti gaya hidup media sosial memang tidak selamanya buruk, tapi ada beberapa hal yang mungkin berada di luar kendalimu. Kurangi menggunakan waktu untuk hal kurang bermanfaat dan langsungkan kesibukan baik dengan versimu sendiri.

***

Ingin jadi salah satu pembaca yang bisa ikutan beragam event seru di Beautynesia? Yuk, gabung ke komunitas pembaca Beautynesia, B-Nation. Caranya DAFTAR DI SINI!

(fer/fer)

Our Sister Site

mommyasia.id