5 Kebiasaan yang Bikin Tagihan Listrik Membengkak, Ada yang Sering Kamu Lakukan?

Dewi Maharani Astutik | Beautynesia
Senin, 13 Nov 2023 12:00 WIB
Tidak Memanfaatkan Kipas Angin
Ilustrasi/Foto: Unsplash/Delaney Van

Biaya tagihan listrik adalah salah satu pos pengeluaran yang paling bikin was-was setiap bulan. Pasalnya, tagihan listrik yang kerap membengkak ini nggak hanya berpotensi menghabiskan jatah pengeluaran bulanan, tetapi juga bikin saling tuduh sama penghuni rumah lainnya.

Nah, biar nggak makin ribut karena kesalahpahaman, coba deh kamu belajar sedikit soal penyebab tagihan listrik membengkak.

Dilansir dari Winters Home Service, inilah beberapa kebiasaan buruk yang merupakan penyebab tagihan listrik membengkak!

Membiarkan Colokan Tetap di Soket

Ilustrasi/Foto: Unsplash/Claudio Schwarz
Ilustrasi/Foto: Unsplash/Claudio Schwarz

Salah satu 'hantu' atau 'vampir' yang menyedot energi listrik dan membuat tagihan membengkak setiap bulan adalah kabel colokan yang dibiarkan terus menancap pada soket. Ya, walaupun tidak sedang mengisi daya ponsel atau digunakan untuk menyalakan perangkat elektronik, kabel yang terus menancap pada soket akan menguras daya listrik, lho!

Tidak Menutup Jendela dan Pintu Ruangan Ber-AC

Kebiasaan buruk lain yang tanpa sadar membuat tagihan listrik membengkak adalah tidak menutup jendela dan pintu ruangan dengan pendingin atau penghangat ruangan. Kamu juga harus memastikan semua celah pintu dan jendela tertutup sempurna dengan bantuan sekat udara.

Tidak Memanfaatkan Cahaya Matahari

Ilustrasi/Foto: Unsplash/eduard

Ada beberapa orang yang tetap menyalakan lampu di siang hari alih-alih memanfaatkan cahaya alami dari matahari. Jika kamu salah satu di antaranya, nggak heran tagihan listrikmu naik terus!

Padahal sinar matahari adalah sumber cahaya yang bisa membantu mengurangi banyak pemakaian daya listrikmu, lho! Coba, deh, pindahkan spot membaca favorit atau meja kerjamu ke dekat jendela atau buka kelambu untuk menghangatkan ruangan di musim dingin.

Tidak Memanfaatkan Kipas Angin

Ilustrasi/Foto: Unsplash/Delaney Van

Kipas angin adalah perangkat elektronik rendah biaya yang akan membantumu merasa lebih adem di musim panas. Ketika suhu sedang tinggi-tingginya, coba manfaatkan kipas lantai, meja, atau langit-langit ruangan untuk menurunkan suhu ruangan. Dengan cara ini, kamu tidak akan terlalu sering menyalakan pendingin ruangan atau AC.

Menyalakan Perangkat yang Menghasilkan Panas di Musim Panas

Ilustrasi/Foto: Unsplash/Ricardo Gomez Angel

Perangkat elektronik seperti mesin pencuci piring, mesin cuci, dan pengering melepaskan panas dan kelembapan pada udara di dalam rumah sehingga membuat pendingin ruangan bekerja lebih keras. Oleh karena itu, ketika sudah masuk musim kemarau, cobalah untuk menggunakan perkakas elektronik pagi-pagi atau di sore hari.

***

Ingin jadi salah satu pembaca yang bisa ikutan beragam event seru di Beautynesia? Yuk, gabung ke komunitas pembaca Beautynesia, B-Nation. Caranya DAFTAR DI SINI!

(naq/naq)
Komentar
0 Komentar TULIS KOMENTAR
Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama memberikan komentar.

RELATED ARTICLE