sign up SIGN UP

7 Fakta Terbaru Acara Bungkus Night: Praktik Prostitusi Berkedok Panti Pijat, Tersangka Terancam 6 Tahun Penjara!

Nadya Quamila | Beautynesia
Selasa, 21 Jun 2022 11:45 WIB
7 Fakta Terbaru Acara Bungkus Night: Praktik Prostitusi Berkedok Panti Pijat, Tersangka Terancam 6 Tahun Penjara!
Jakarta -

Baru-baru ini viral di media sosial poster sebuah acara bertajuk Bungkus Night. Dari informasi di poster, acara Bungkus Night memuat sejumlah keterangan bermuatan sensual. Setelah diselidiki, acara Bungkus Night yang akan diadakan di Hamilton Spa, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, rupanya sebuah praktik prostitusi berkedok panti pijat.

Pihak kepolisian dan Satpol PP DKI Jakarta telah menyegel Hamilton Spa & Message yang menjadi tempat acara Bungkus Night, yang rencananya akan diadakan pada 24 Juni 2022 mendatang. Sejauh ini, polisi telah menetapkan 5 orang sebagai tersangka.

Acara Bungkus Night belum terlaksana karena sudah berhasil dicegah polisi. Berikut 7 fakta terbaru soal acara Bungkus Night.

Acara Bungkus Night, Prostitusi Berkedok Panti Pijat

Poster acara Bungkus Night menjadi viral di media sosial sejak akhir pekan lalu. Di dalam poster tersebut, terdapat keterangan berbunyi, "Beyond your wildest sexpetation," dan "Special offer! 250k Bungkus include room. Datang dan bungkus mana aja yang lo suka!".

Usut punya usut, polisi berhasil membongkar fakta bahwa acara Bungkus Night ternyata adalah sebuah praktik prostitusi berkedok panti pijat yang melibatkan terapis. Kata 'bungkus' yang dimaksud dalam acara tersebut adalah hubungan badan.

Viral poster acara Bungkus Night di media sosialViral poster acara Bungkus Night di media sosial/ Foto: Tangkapan Layar/Twitter

"Jadi berdasarkan keterangan yang kita ambil dari mereka yang dimaksud 'bungkus' itu maksudnya hubungan badan, hubungan intim," kata Kasat Reskrim Polres Metro Jakarta Selatan AKBP Ridwan Soplanit saat dihubungi detikcom, Senin (20/6).

Ridwan menyebut lokasi acara 'Bungkus Night' di Hamilton Spa memang punya izin tempat spa. Namun undangan acara tersebut malah lebih mengarah ke prostitusi.

"Tapi yang tadinya tempat itu sebenernya memang lokasi pijat ya seperti biasanya, izinnya demikian, tapi dalam undangan mengarah ke sana. Yang kita lihat, itu yang kita lihat mengarah ke sana (prostitusi)," ucap Ridwan.

5 Orang Ditetapkan Sebagai Tersangka: Direktur-Manajer

Polisi telah melakukan pemeriksaan terhadap sejumlah saksi terkait 'Bungkus Night' ini. Dari pemeriksaan saksi-saksi itu, polisi menetapkan 5 orang sebagai tersangka dan ditahan.

"Kita lakukan pemeriksaan kepada saksi 4 orang dan kita lakukan pengembangan 5 orang yang hari ini kita tetapkan sebagai tersangka," kata Ridwan.

Kelima tersangka di antaranya direktur berinisial ODC, manajer regional DL, tim kreatif AK, dan pengunggah iklan MI.

Bungkus Night Vol. 1 Sudah Terlaksana 30 Maret Lalu

Ilustrasi perdagangan orang/prostitusi (Fuad Hashim/detikcom)Ilustrasi perdagangan orang/prostitusi/ Foto: Fuad Hashim/detikcom

Jika dilihat dari poster, tertulis acara Bungkus Night yang akan diadakan pada 24 Juni mendatang merupakan volume ke-2. Artinya, ada kemungkinan bahwa acara ini bukan pertama kalinya diadakan.

Dan benar saja, berdasarkan hasil pemeriksaan terhadap tersangka, diketahui Bungkus Night Vol. 1 sudah terselenggara pada 30 Maret 2022 lalu.

"Ini kan yang kita tangkap perencanaan yang pertama. Mereka lakukan sebelumnya di tanggal 30 Maret," ujar Ridwan.

Ridwan menjelaskan kelima tersangka ini berperan dalam perencanaan hingga promosi prostitusi terselubung dengan tema 'Bungkus Night' di media sosial.

"Jadi lima orang ini mulai yang dia merancang, dia buat market awal. Kemudian ada yang mencari orang untuk mempromosikan, meng-upload, terus ada juga orang yang dimaksud itu dia itu yang upload ke IG dan menyebarkan ke mana-mana," jelasnya.

(naq/naq)

Our Sister Site

mommyasia.id