Aktris Jessica Chastain Kenakan Kaos Bertuliskan Mahsa Amini, Tunjukkan Dukungan untuk Perempuan di Iran
Ketika seorang selebriti atau publik figur tampil di depan umum, mereka tahu bahwa apapun yang dilakukan pasti menarik perhatian publik. Itulah mengapa apa yang mereka kenakan sangat penting, tidak hanya soal ekspresi diri dalam berpakaian namun juga sebagai sarana menyampaikan pesan.
Baru-baru ini, aktris Hollywood Jessica Chastain terlihat menunjukkan dukungannya terhadap para perempuan di Iran dengan mengenakan baju bertuliskan Mahsa Amini di sebuah acara bincang-bincang di New York. Mahsa Amini adalah seorang perempuan Iran berusia 22 tahun yang ditangkap lalu tewas karena diduga melanggar aturan hijab. Sejak kematiannya, protes dan unjuk rasa pecah di Iran hingga saat ini.
Stylist Elizabeth Stewart yang bekerja sama dengan aktris yang membintangi film Interstellar itu mengonfirmasi di media sosial bahwa baju tersebut dibuat oleh Mr Saturday.
"Sulit untuk tidak merasa tidak berdaya dalam menghadapi apa yang terjadi di Iran, 15 ribu pemrotes tak bersenjata ditahan dan berisiko dieksekusi karena menuntut hak asasi manusia," tulis Stewart, dilansir dari laman Harpers Bazaar UK.
Jessica Chastain Tunjukkan Dukungan Aksi Protes Kematian Mahsa Amini di Iran/ Foto: Instagram/jessicachastain |
"Jessica Chastain mencoba memberi mereka suara dengan mengenakan kaos khusus ini untuk menghormati Mahsa Amini, yang tidak lagi memilikinya," lanjutnya.
Melalui akun Instagramnya, Chastain juga membagikan foto dirinya yang mengenakan kaos berwarna putih dengan tulisan Mahsa Amini. Ia mengingatkan dunia bahwa ada banyak jiwa yang terbunuh akibat protes untuk memperjuangkan kebebasan di Iran.
"Sudah lebih dari dua bulan sejak kematian #MahsaAmini. Lebih dari dua bulan protes nasional di Iran. Lebih dari dua bulan tindakan keras rezim, membunuh perempuan, pria dan anak-anak yang berjuang untuk kebebasan," tulisnya di akun Instagram @jessicachastain, Sabtu (19/11).
Ia juga membagikan cara untuk mendukung para pengunjuk rasa di Iran.
"Berdiri dengan Iran. Gunakan suara Anda. Dua cara sederhana yang dapat Anda bantu: 1) bagikan pos apa pun yang Anda lihat tentang apa yang terjadi di Iran. Ini akan menyoroti kekejaman rezim. 2) tunjukkan dukungan Anda dengan menandatangani petisi yang beredar. Anda dapat menemukannya di change.org," tambahnya.
Jessica Chastain termasuk salah satu aktris yang vokal menunjukkan dukungannya kepada perempuan di Iran dalam beberapa pekan terakhir. Menggunakan media sosialnya, ia menyoroti perjuangan untuk kesetaraan gender dan hak asasi manusia. Sebelumnya, ia juga menunjukkan dukungan serupa untuk perempuan yang terdampak perang di Ukraina.
"Silakan tonton dan pelajari," tulis Chastain dalam salah satu postingan. "Sulit untuk memahami apa yang terjadi dari jauh, di mana kita bisa berjalan di jalan mengenakan apa yang kita suka tanpa takut akan hukuman. Kematian #MahsaAmini memicu protes untuk hak asasi manusia di Iran yang sudah lama tertunda."
3 Bulan Berlalu, Protes Kematian Mahsa Amini di Iran Kian Bergejolak
Protes kematian Mahsa Amini/Foto: NurPhoto via Getty Images/NurPhoto
Protes Kematian Mahsa Amini di Iran Kian Bergejolak
Memasuki bulan ketiga protes kematian Mahsa Amini, kondisi di Iran kian bergejolak. Baru-baru ini, para demonstran Iran membakar rumah lama mantan pemimpin tertinggi Ayatollah Ruhollah Khomeini yang juga pendiri negara tersebut.
Tak hanya itu, pengadilan Iran telah menjatuhkan hukuman mati untuk pertama kalinya terhadap salah satu terdakwa yang diadili terkait unjuk rasa besar-besaran memprotes kematian Mahsa Amini. Terdakwa yang diduga membakar gedung pemerintah tersebut dianggap 'musuh Tuhan' dan 'menyebarkan kerusakan di Bumi', dilansir dari CNN.
Di media sosial juga ramai beredar kabar soal Iran mengeluarkan eksekusi massal terhadap 15 ribu pendemo yang berunjuk rasa atas kematian Mahsa Amini. Selain itu, beredar pula kabar bahwa pendemo perempuan yang masih perawan akan diperkosa sebelum dieksekusi mati.
Protes kematian Mahsa Amini/ Foto: Getty Images/Omer Messinger |
Kematian Mahsa Amini telah memicu gerakan protes anti-pemerintah terbesar di Iran dalam lebih dari satu dekade. Pihak berwenang Iran diketahui melakukan tindakan keras dan brutal terhadap pengunjuk rasa, dilaporkan setidaknya ada 1.000 orang di provinsi Teheran menjadi terdakwa atas dugaan keterlibatan mereka dalam protes tersebut.
Pasukan keamanan telah menewaskan sedikitnya 326 orang sejak protes dimulai dua bulan lalu, menurut LSM Hak Asasi Manusia Iran yang berbasis di Norwegia.
Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) sendiri telah mendesak pihak berwenang Iran untuk berhenti mendakwa warganya dengan tuduhan yang dapat dihukum mati karena diduga atau berpartisipasi dalam demonstrasi damai. PBB juga menegaskan untuk berhenti menggunakan hukuman mati sebagai alat untuk meredam protes.
***
Ingin jadi salah satu pembaca yang bisa ikutan beragam event seru di Beautynesia? Yuk, gabung ke komunitas pembaca Beautynesia, B-Nation. Caranya DAFTAR DI SINI!
Jessica Chastain Tunjukkan Dukungan Aksi Protes Kematian Mahsa Amini di Iran/ Foto: Instagram/jessicachastain
Protes kematian Mahsa Amini/ Foto: Getty Images/Omer Messinger