sign up SIGN UP

Anti Ribet, Ini Tips Atur Uang Jatah Bulanan dari Suami Agar Cukup Sampai Sebulan

Dian Aprilia | Kamis, 04 Feb 2021 15:30 WIB
Anti Ribet, Ini Tips Atur Uang Jatah Bulanan dari Suami Agar Cukup Sampai Sebulan
caption
Jakarta -

Mana nih tim ibu-ibu yang dapat jatah bulanan dari suami? Kalau kamu salah satunya, maka sudah tepat membaca artikel ini. Setiap pasangan memiliki cara yang berbeda-beda dalam mengelola keuangan rumah tangga.

Ada yang memilih gaji suami dan istri digabung jadi satu, ada pula yang memilih gaji istri sepenuhnya milik istri dan suami wajib memberi jatah bulanan. Tidak ada cara yang lebih benar di antara keduanya, sebab kembali lagi bergantung pada kondisi setiap pasangan dan tujuan keuangan keduanya.

Berikut beautynesia.id telah merangkum tips atur uang jatah bulanan dari suami, supaya gak bocor dan cukup sampai sebulan:

Buat perencanaan keuangan

Financial planning
Financial planning/pexels.com

Perencanaan keuangan adalah salah satu hal yang tak boleh dilewatkan oleh siapapun, termasuk ibu rumah tangga. Sebab perencanaan keuangan adalah alat utama untuk mengelola keuangan kita dan juga untuk menetapkan tujuan keuangan keluarga.

Tujuan tersebut meliputi tabungan pendidikan, target masa depan, beli rumah, asuransi kesehatan, dan lainnya. Setelah itu buat daftar pengeluaran bulanan yang berpijak dari tujuan tersebut. Kemudian klasifikasi berdasarkan skala prioritas, yakni kebutuhan dan keinginan.

Pastikan untuk mengalokasikan dana untuk kebutuhan penting dan mendesak terlebih dahulu, baru kemudian jika ada dana sisa, boleh diperuntukkan untuk keinginan.

Catat semua pengeluaran

Pengeluaran bulanan
Pengeluaran bulanan/pexels.com

Setelah menyusun perencanaan keuangan tersebut, maka selanjutnya kamu perlu mencatat seluruh pengeluaran di bulan tersebut. Bila perlu simpan dan arsipkan nota setiap pengeluaran, agar di akhir bulan nanti bisa di cek oleh suami. Dengan begitu, suami bisa mengetahui langsung penggunaan uang yang diberikannya.

Hubungan suami dan istri pun jadi lebih terbuka dan saling percaya. Ingat, aturan sisihkan 25%-30% dari total jatah suami untuk tabungan, asuransi dan juga investasi di masa depan. Selain itu, usahakan agar rasio hutang tidak lebih dari 30% dari jatah bulanan yang diberikan suami.

Harus mulai berani buka-bukaan

Diskusi
Diskusi/pexels.com

Masalah keuangan kerap jadi masalah yang sensitif untuk dibicarakan. Padahal, masalah keuangan termasuk masalah yang penting dalam kehidupan rumah tangga. Bahkan, menurut penelitian, masalah ekonomi menjadi masalah paling banyak yang sebabkan perceraian. Jadi mau tidak mau suami istri harus mau dan berani mengkomunikasikannya secara transparan.

Jika istri kesulitan memenuhi kebutuhan rumah tangga dengan jatah uang dari suami, maka istri perlu mengungkapkan hal itu kepada suami. Sebaiknya suami pun menerima keluhan tersebut dan mencoba mencari jalan keluar bersama.

Jangan ada persaingan

Ilustrasi kompetisi
Ilustrasi kompetisi/pexels.com

Bukan saatnya lagi pasangan suami istri malah membesarkan egonya dan seolah berkompetisi satu sama lain. Sebab urusan keluarga bukan lagi perkara persaingan, melainkan kerjasama. Saat bersaing, kamu akan menganggap suamimu adalah lawan yang harus dikalahkan. Sementara saat bekerja sama, maka kamu akan menganggap suami sebagai kawan yang harus dibantu.

Walaupun pada kenyataannya, gaji istri lebih besar, maka istri juga tak boleh merasa sombong atau pun menganggap remeh sang suami. Bahkan bila perlu, istri menawarkan bantuan kepada suami untuk memberikan sebagian gajinya untuk memenuhi kebutuhan bulanan.

Itulah 4 tips untuk atur uang dari jatah suami agar cukup untuk kebutuhan bulanan.

(arm2/arm2)

Our Sister Site

mommyasia.id