sign up SIGN UP

Bangkit dari Keterpurukan, Ini Kisah Pendiri Aplikasi Kencan Bumble yang Jadi Miliuner Termuda di Dunia

Siti Kholifatun Nadiah | Beautynesia
Selasa, 26 Apr 2022 09:00 WIB
Bangkit dari Keterpurukan, Ini Kisah Pendiri Aplikasi Kencan Bumble yang Jadi Miliuner Termuda di Dunia
caption
Jakarta -

Beauties, kamu mungkin sudah tidak asing lagi atau pernah mendengar soal aplikasi kencan bernama Bumble. Dibalik aplikasi tersebut, rupanya ada sosok perempuan inspiratif yang berhasil membangun Bumble hingga seperti sekarang ini.

Kisah pendiri Bumble bisa menginspirasi dirimu jika saat ini kamu mungkin sedang merasakan sulitnya bertahan di antara karier dan percintaan yang membuatmu menjadi tertekan. Dia adalah Whitney Wolfe Herd.

Whitney Wolfe Herd saat ini didapuk menjadi miliuner termuda di dunia yang berhasil bangkit dari keterpurukan di masa lalunya. Alih-alih menghabiskan waktunya dengan penyesalan di masa lalu, ia malah menjadi terpicu untuk bisa maju.

Nah, kira-kira keterpurukan seperti apa ya, Beauties yang pernah dialami oleh Whitney Wolfe Herd di masa lalunya dan bagaimana ceritanya ia bisa berhasil bangkit dari keterpurukan itu? Berikut kisah dari pendiri aplikasi kencan Bumble yang sukses jadi miliuner termuda di dunia.

Keterpurukan Whitney Wolfe Herd di Masa Lalunya

Whitney Wolfe Herd
Whitney Wolfe Herd/Foto: dok. Wolipop

Sama seperti orang pada umumnya yang dalam dunia karier dan percintaan terdapat lika-liku, Whitney Wolfe Herd pun demikian. Melansir dari Grazia, ia memulai kariernya pada usia 22 tahun di sebuah perusahaan bernama Hatch Labs, di mana di perusahaan tersebut ia bertemu dengan Sean Rad dan Chris Gulczynski yang kemudian menjadi tim pengembangan untuk Tinder, sebuah aplikasi kencan.

Nama Tinder sendiri merupakan hasil dari usulan Whitney yang berarti "dry, flammable material" atau yang dalam bahasa Indonesianya "bahan yang kering dan mudah terbakar". Mengutip dari akun Instagram @femalequotient, nama tersebut dipilih oleh Whitney bukanlah tanpa sebab. Nama itu mengacu pada ledakan percikan api dan segera setelah peluncurannya, Tinder menjadi hit secara global. 

Whitney Wolfe Herd
Whitney Wolfe Herd/Foto: dok. Glamour

Sementara Tinder menjadi hit, Whitney pun berkencan dengan Justin Mateen yang merupakan salah satu Co-Founders Tinder. Namun, sayangnya hubungan tersebut tidak sehat. Whitney putus dengan Mateen dan Mateen pun mulai mengancam, mengendalikan, dan menghinanya.

Atas alasan itulah, pada tahun 2014 Whitney menggugat perusahaan Tinder dengan gugatan pelecehan seksual. Bukannya ketenangan yang ia dapat, Whitney justru mendapat ancaman kematian dan pemerkosaan di media sosial yang membuat trauma Whitney bertambah menjadi serangan panik yang parah.

Melansir dari detikInet, gugatan dari Whitney akan adanya pelecehan seksual itu justru dibantah oleh Tinder dan kasusnya berakhir begitu saja di pengadilan.

Berhasil Bangkit dari Keterpurukan di Masa Lalunya

Whitney Wolfe Herd
Whitney Wolfe Herd/Foto: dok. The Scotsman

Alih-alih menghabiskan waktu berharganya dengan penyesalan di masa lalu, Whitney malah menjadi terpicu untuk maju. Momen keterpurukan di masa lalunya itu ia jadikan pengalaman sekaligus menjadi lembaran baru untuk kariernya.

Pada tahun 2014, di usianya yang ke-25 tahun ia menciptakan aplikasi kencannya sendiri dengan konsep yang unik, yaitu yang mengutamakan keamanan untuk perempuan. Aplikasi kencan tersebut ia beri nama Bumble.

Sesuai dengan konsepnya, Bumble menjadikan pihak perempuan yang memegang kendali atas hubungan. Pada aplikasi ini, pihak perempuanlah yang akan melakukan pendekatan lebih dulu untuk kencan. Bahkan Forbes menuliskan Wolfe menganggap Bumble adalah platform sosial untuk perempuan, bukan aplikasi kencan.

"Saya mengalami sendiri bagaikan hubungan yang tidak setara berdampak negatif pada hidup kita. Saya ingin mengubahnya," ucap Whitney.

Whitney Wolfe Herd
Whitney Wolfe Herd/Foto: dok. Forbes

Berkat keunikan dari konsepnya itulah, Bumble menjadi sukses sebagai aplikasi kencan digital dan pada tahun 2019 aplikasi ini menjadi aplikasi kencan terpopuler kedua di AS. Pada 2021, ia didapuk menjadi perempuan miliuner termuda di dunia dalam usia 31 tahun.

Nilai total sahamnya adalah senilai Rp187,2 triliun dan bagian Whitney adalah senilai Rp21,5 triliun. Ia pun masuk dalam daftar 500 Biggest Fortune dari Bloomberg Billionaires Index. Kesuksesannya itu ia rayakan dengan menuliskan cuitan melalui akun Twitter pribadinya di @WhitWolfeHerd,

"Hal ini bisa terwujud berkat 1,7 miliar perempuan yang berani mengambil langkah pertama dalam aplikasi kami. Terima kasih untuk semua orang yang membuat hal ini menjadi nyata," tulisnya.

Whitney Wolfe Herd
Whitney Wolfe Herd/Foto: Instagram/@whitney

Ketika ia berhasil bangkit dari keterpurukannya dalam meniti karier, ia pun juga berhasil dalam dunia percintaan. Whitney bertemu dengan Michael Herd yang merupakan seorang pebisnis restoran. 

Hubungan percintaannya itupun berlanjut ke jenjang yang lebih serius dan pada tahun 2017, mereka pun menikah. Selang dua tahun lamanya, pada Desember 2019, Whitney melahirkan seorang putra yang ia beri nama Bobby Lee Herd. Kini, ia pun sukses dengan keduanya, karier dan juga percintaan. Sambil menjadi ibu, karier Whitney pun terus menanjak di Bumble.

Nah, gimana, Beauties? Keren banget, ya? Kamu bisa menjadikan perjalanan hidup dari Whitney Wolfe Herd ini sebagai bentuk motivasi diri untuk maju, lho. Bahwa setiap kesulitan itu pasti akan ada kemudahan. Jadi, tetap semangat dan terus berusaha ya, Beauties!

***

Ingin jadi salah satu pembaca yang bisa ikutan beragam event seru di Beautynesia? Yuk, gabung ke komunitas pembaca Beautynesia, B-Nation. Caranya DAFTAR DI SINI!

(naq/naq)

Our Sister Site

mommyasia.id