Menurut beberapa ahli, seperti Norman Fairclough, bahasa adalah institusi sosial yang memuat nilai-nilai ideologis sehingga bisa menjadi alat untuk mempertahankan dominasi dan peran gender tertentu. Beberapa kalimat dianggap tidak pantas diucapkan oleh pria kepada perempuan karena adanya muatan seksisme atau stereotip gender yang tertanam dalam bahasa tersebut.
Dengan menghilangkan kalimat yang berbau seksisme atau stereotip seperti itu, masyarakat, terutama para pria, berpotensi mengurangi tindakan diskriminatif terhadap perempuan. Dilansir dari Because Mom Says, inilah beberapa kalimat yang tidak boleh lagi diucapkan pria ke perempuan!
“Kamu Terlalu Emosional”
Ilustrasi/Foto: Freepik/Drazen Zigic |
Ungkapan seperti “kamu terlalu emosional”, “tidak rasional”, atau “histeris” sering digunakan untuk meremehkan perasaan seseorang, terutama pada perempuan, dan bisa menjadi bentuk gaslighting. Gaslighting adalah taktik manipulasi yang membuat seseorang meragukan validasi emosi, persepsi, atau ingatannya sendiri.
Ketika seseorang diberi label seperti itu, mereka bisa mulai merasa bahwa reaksi emosional mereka tidak penting atau berlebihan yang pada akhirnya merusak rasa percaya diri dan kesehatan mental mereka. Penting untuk diingat bahwa setiap orang memiliki pengalaman dan perspektif yang sah. Menghormati perasaan mereka adalah langkah penting dalam komunikasi yang sehat dan setara.