STATIC BANNER
160x600
STATIC BANNER
160x600

Bosan karena Pandemi, Nenek 77 Tahun Asal Indonesia Buka Restoran Khas Medan di Amerika Serikat, Laris Terus!

Risqi Nurtyas Sri Wikanti | Beautynesia
Minggu, 07 Aug 2022 22:00 WIB
Bosan karena Pandemi, Nenek 77 Tahun Asal Indonesia Buka Restoran Khas Medan di Amerika Serikat, Laris Terus!

Pandemi COVID-19 yang sudah terjadi sejak awal tahun 2020 lalu memang menimbulkan berbagai masalah baru di kehidupan masyarakat. Tak terkecuali seorang nenek asal Indonesia bernama Siu Chen yang sudah lama tinggal di Los Angeles, California, Amerika Serikat.

Siu Chen yang saat ini berusia 77 tahun merasa bosan tidak bisa melakukan aktivitas seperti biasa. Harus terus berada di rumah, nenek yang berasal dari Medan ini akhirnya memutuskan membuka restoran masakan khas Indonesia, khususnya Medan di Los Angeles.

Bagaimana akhirnya Siu Chen bisa membuka restoran hingga laris manis? Simak ulasan lengkapnya yang dikutip dari kanal YouTube Eater di bawah ini!

Alasan Membuka Restoran

Nenek Siu Chen memasak salah satu menu restorannya/ Foto: Tangkapan Layar YouTube Eater
Nenek Siu Chen memasak salah satu menu restorannya/ Foto: Tangkapan Layar YouTube Eater

Sekitar dua tahun lalu, tepatnya bulan Juli 2020, Siu Chen secara resmi membuka restoran takeaway yang dinamainya Medan Kitchen di Rosemead, Los Angeles. Berbagai menu khas Medan dan daerah di Indonesia lainnya dijual di sini, dan restoran langsung laris dan ramai pembeli.

Alasan utama dari Siu Chen yang berusia 75 tahun saat itu memutuskan untuk membuka restoran adalah karena dirinya dipenuhi rasa bosan tinggal di rumah saat pandemi COVID-19. Kegiatan yang bisa dilakukan adalah menonton televisi dan tidur

“Saya happy buka dan masak masakan, kalau di rumah kan nonton, tidur. Takut pikun,” ucap Siu Chen.

Nenek yang berdarah Tionghoa ini juga sudah hobi memasak sejak masih remaja. Dia sering melihat sang ibu memasak di dapur. Itulah yang membuat Siu Chen termotivasi untuk belajar memasak. Bahkan, tiap dia memasak nasi kuning, nasi lemak, mie, dan lontong mengingatkan dirinya pada sang ibu.

Teman-temannya banyak yang sangsi kalau restorannya akan laris di masa pandemi COVID-19. Akan tetapi, Siu Chen tetap yakin untuk tetap membukanya dan ternyata, banyak pembeli yang datang dan auto menjadi pelanggan.

Berbagai Jenis Masakan Dimasak Sendiri

Nenek Siu Chen memasak masakannya sendiri/ Foto: Tangkapan Layar YouTube Eater
Nenek Siu Chen memasak masakannya sendiri/ Foto: Tangkapan Layar YouTube Eater

Siu Chen yang pindah bersama keluarganya dari Medan ke Los Angeles pada tahun 1997 ini menjadi koki utama dan satu-satunya di Medan Kitchen. Berbagai macam menu makanan dimasaknya sendiri dengan bumbu yang tidak ada takarannya, hanya sesuai instingnya saja.

Dia memasak tanpa resep karena resepnya adalah dari hati. Tentunya kalimat itu saja membuat orang pasti ingin makan masakannya. Contoh menu yang dijual adalah nasi uduk, nasi kuning, sambal kentang, rendang, lontong sayur, sayur lodeh, dan masih banyak lagi.

“Saya kalau di dapur masak, happy!” ungkap Siu Chen sambil memberikan senyum cerahnya.

Dia belum mencari asisten atau orang yang bisa membantunya untuk memasak. Hal itu karena Siu Chen merasa takut rasa masakannya akan berbeda dan membuat orang-orang tidak datang lagi ke restorannya.

Jadwal yang Teratur

Nenek Siu Chen punya jadwal teratur dalam memasak/ Foto: Tangkapan Layar YouTube Eater
Nenek Siu Chen punya jadwal teratur dalam memasak/ Foto: Tangkapan Layar YouTube Eater

Siu Chen yang terlihat masih sangat sehat ini mengatur jadwal kerjanya dengan sangat rapi. Dia mulai memasak pukul 6:30 pagi. Dalam waktu tiga sampai empat jam, dia bisa memasak sekitar 20 sampai 30 menu dengan bahan masakan yang dipakai selalu segar setiap harinya. 

Setiap Siu Chen memasak, dia akan istirahat selama setengah jam. Setelah itu dia kembali semangat untuk memasak lagi. Secara rutin jadwalnya berjalan seperti itu setiap harinya. 

Ada Versi Nasi Bungkus dan Nasi Kotak

Ada nasi bungkus dan nasi kotak di Medan Kitchen/ Foto: Tangkapan Layar YouTube Eater
Ada nasi bungkus dan nasi kotak di Medan Kitchen/ Foto: Tangkapan Layar YouTube Eater

Perlu diketahui kembali bahwa Medan Kitchen adalah restoran takeaway, sehingga pembeli datang ke sini untuk membeli dalam bentuk nasi kotak atau nasi bungkus. Medan Kitchen setiap harinya bisa menjual sampai 300 kotak makanan. 

Populernya Medan Kitchen salah satunya berkat jumlah diaspora Indonesia di daerah Los Angeles saat ini memang sangat banyak. Dari mulut ke mulut, masakan Siu Chen akhirnya dikenal dan banyak yang memesan dari restorannya.

Tidak hanya makanan berat, Siu Chen juga menjual berbagai macam camilan khas Indonesia yang dibuatnya sendiri. Selain itu, ada berbagai bumbu dan makanan impor langsung dari Indonesia di restorannya. Pokoknya sangat lengkap!

Medan Kitchen memang seperti perpaduan restoran takeaway dengan minimarket yang menjual berbagai makanan khas Indonesia. Anak-anak dan cucu-cucu Siu Chen bertugas melayani pembeli, mereka juga yang membantu nenek usia 77 tahun ini menyiapkan bahan-bahan untuk memasak.

***

Ingin jadi salah satu pembaca yang bisa ikutan beragam event seru di Beautynesia? Yuk, gabung ke komunitas pembaca Beautynesia, B-Nation. Caranya DAFTAR DI SINI!

(naq/naq)
Komentar
0 Komentar TULIS KOMENTAR
Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama memberikan komentar.

RELATED ARTICLE