Invasi Rusia kepada Ukraina membuat negara-negara Baltik mulai menyuarakan kekhawatirannya. Pasalnya, bukan tidak mungkin jika Rusia melebarkan serangan ke wilayahnya.
Dikutip dari CNBC Indonesia, negara seperti Lithuania, Latvia, dan Estonia disebut-sebut sebagai negara target selanjutnya setelah Ukraina. Negara-negara tersebut merupakan tetangga Rusia, yang juga anggota Uni Eropa (UE) dan juga Aliansi Pertahanan Atlantik Utara (NATO). Dengan kata lain, ketiga negara tersebut adalah lawan dari pihak Rusia.
"Pencegahan tidak lagi cukup dan kami membutuhkan lebih banyak pertahanan di sini. Karena jika tidak, Putin tidak akan berhenti di Ukraina, dia tidak akan berhenti," ujar Presiden Lithuania Gitanas Nauseda dalam kunjungan Menteri Luar Negeri Amerika Serikat (AS), Anthony Blinken.
Baca Juga : Hijabers Glow Up, Apa Rahasianya? |
"Jika Anda ingin menghindari perang dunia ketiga. Pilihan ada di tangan kita," imbuhnya.
Menteri Luar Negeri Latvia, Edgars Rinkevics, meminta NATO agar memperluas kehadiran pasukannya di negaranya. Dengan begitu, akan memberi rasa aman bagi negaranya.
"Opini publik dan pengambilan keputusan pembuat kebijakan telah bergeser sehubungan dengan penempatan militer, mencatat bahwa sekarang kita membutuhkan penempatan permanen pasukan NATO, termasuk pasukan AS di tanah kita," tegas Edgars.
Namun, sebelumnya gagasan ini sempat disampaikan Presiden Ukraina Volodymyr Zelenskyy. Apa yang disampaikan Volodymyr? BACA SELENGKAPNYA DI SINI.
***
Ingin jadi salah satu pembaca yang bisa ikutan beragam event seru di Beautynesia? Yuk, gabung ke komunitas pembaca Beautynesia, B-Nation. Caranya DAFTAR DI SINI!