STATIC BANNER
160x600
STATIC BANNER
160x600
BILLBOARD
970x250

Datang Haid di Tengah Puasa, Apakah Tetap Dapat Pahala? Ini Hukumnya Menurut Ulama!

Nisrina Salsabila | Beautynesia
Jumat, 22 Apr 2022 06:15 WIB
Datang Haid di Tengah Puasa, Apakah Tetap Dapat Pahala? Ini Hukumnya Menurut Ulama!

Normalnya, seorang perempuan akan mengalami siklus haid atau menstruasi yang berlangsung antara 21-35 hari. Menstruasi terjadi ketika lapisan dinding rahim yang menebal untuk mempersiapkan kehamilan akhirnya meluruh karena tidak ada proses pembuahan selama siklus berlangsung.

Pendarahan yang keluar dari vagina ini merupakan darah kotor. Keadaan ini menjadikan perempuan yang sedang keluar haid dalam keadaan tidak suci.

Oleh karena itu, dalam Islam, Muslimah yang sedang mengalami haid dilarang untuk melakukan ibadah-ibadah tertentu, seperti salat, puasa, tawaf, dan sebagainya.

hukum perempuan puasa saat haid
Saat menstruasi perempuan dilarang ibadah puasa/Foto: Freepik.com/wayhomestudio

Hal tersebut seperti yang tertulis dalam hadis yang diriwayatkan oleh Aisyah RA,

“'Kenapa gerangan wanita yang haid mengqadha' puasa dan tidak mengqadha’ sholat?' Maka Aisyah menjawab, 'Apakah kamu dari golongan Haruriyah?' Aku menjawab, 'Aku bukan Haruriyah, namun aku hanya bertanya'. Dia menjawab, 'Kami dahulu juga mengalami haid, maka kami diperintahkan mengqadha’ puasa dan tidak diperintahkan mengqadha’ sholat.'" (HR Muslim).

Berdasarkan hadis di atas, perempuan haid hukumnya tidak boleh melakukan salat dan puasa, baik itu puasa Ramadan atau puasa sunah. Jika tetap dilaksanakan, maka puasanya tidak diterima oleh Allah SWT. Hanya saja, mereka wajib mengganti puasa di lain waktu, sedangkan untuk salat tidak ada kewajiban mengganti salat.

hukum perempuan puasa saat haid
Puasa tetap batal jika haid datang mendekati magrib/Foto: Freepik.com/8photo

Namun, bagaimana jadinya jika haid itu datang pada saat kita sedang berpuasa di pertengahan mau pun penghujung hari?

Melansir laman CNN Indonesia, Ketua Lembaga Dakwah Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) K.H. Maman Imanul Haq menjelaskan bahwa seorang perempuan yang sedang haid wajib membatalkan puasanya, walau sebentar lagi adalah waktu berbuka.

Dia juga harus mengganti puasanya di hari-hari lain setelah bulan Ramadan, sesuai dengan ketentuan dalam Islam.

Kesimpulannya, meski pun haid datang saat mendekati waktu magrib sekalipun, maka orang itu secara otomatis tetap batal dan perlu mengganti puasanya di hari lain.

Eits, ada catatan penting yang perlu Beauties ingat juga. Haid adalah takdir biologis yang diberikan Allah SWT kepada kaum perempuan. Meski tidak boleh salat dan berpuasa, masih banyak, kok, bentuk amalan dan ibadah lain yang bisa dilakukan para Muslimah saat haid.

Jadi, bukan berarti nilai ibadah perempuan di bulan Ramadan menjadi lebih sedikit dibandingkan laki-laki.

_______________

Ingin jadi salah satu pembaca yang bisa ikutan beragam event seru di Beautynesia? Yuk, gabung ke komunitas pembaca Beautynesia, B-Nation. Caranya DAFTAR DI SINI!

(ria/ria)
Komentar
0 Komentar TULIS KOMENTAR
Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama memberikan komentar.

RELATED ARTICLE