sign up SIGN UP

Deteksi Potensi Investasi Bodong! Cek 5 Tanda Mencurigakan Ini Sebelum Percayakan Uangmu

Fina Prichilia | Beautynesia
Selasa, 21 Sep 2021 06:45 WIB
Deteksi Potensi Investasi Bodong! Cek 5 Tanda Mencurigakan Ini Sebelum Percayakan Uangmu
caption
Jakarta -

Manfaat dari investasi memang bisa membuat hidup lebih sejahtera. Tapi hal ini baru bisa dicapai kalau kamu punya perencanaan yang baik dan mengenali serta menguasai cara kerja dari jenis investasi yang kamu pilih tersebut.

Seperti yang kita ketahui, kita bisa berinvestasi dalam berbagai bentuk. Di antaranya ada investasi saham, reksa dana, properti, emas, dan lainnya.

Saat ini pun dengan dibantu kemudahan teknologi, investasi jadi semakin dipermudah dan efisien. Di antaranya kamu jadi hanya menggunakan aplikasi tertentu dari ponsel, ketimbang zaman dulu saat orang mesti ke kantor efek saat ingin transaksi saham.

Meski begitu kamu juga mesti jeli terkait lagi maraknya investasi bodong ya, Beauties, yakni ketika kamu dimintai sejumlah uang yang konon untuk diinvestasikan pada sebuah bisnis, tapi sebenarnya (bisnis tersebut) tidak pernah ada.

Karenanya kamu perlu mengecek tanda-tanda mencurigakan sebagai berikut:

Ilustrasi investasi bodong/pexels.comIlustrasi investasi bodong/pexels.com/

1. Tidak Terdaftar di OJK

Menurut Juru Bicara OJK Sekar Putih Djarot, sebaiknya kamu selalu waspada dan jangan mudah percaya dengan tawaran investasi yang datang dari chat maupun media sosial, yang terkadang menyerupai nama ilegal hingga pakai logo Otoritas Jasa Keuangan (OJK).

Karenanya, kamu mesti memastikan benar ada izin tidaknya bisnis tersebut ke OJK. Demikian menurut Sekar dalam acara Literasi Keuangan OJK Kelas Investasi "Cerdas Investasi di Pasar Modal" yang digelar CNBC Indonesia beberapa waktu lalu.

2. Tawaran Keuntungan Terlampau Tinggi

Siapa sih yang tidak ingin untung saat berbisnis? Hati-hati, keuntungan yang tinggi kerap dijadikan 'alasan' investasi bodong ini mendatangi kamu.

Mengutip dari laman Mandiri Online Securities Trading (MOST), kamu perlu waspada bila investasi saham ditawarkan dengan iming-iming risiko rendah, tapi dengan keuntungan terjamin tanpa adanya transparansi.

"Umumnya, investasi saham bodong juga menawarkan profit hingga 20% per bulan, atau setara 240% setahunnya. Ini jelas tidak mungkin dan dapat dipastikan tidak benar. Apalagi jika tidak ada paparan jelas mengenai manajemen risiko ke depannya," tulisnya.

Ilustrasi Menabung dan InvestasiInvestasi/ Foto: Dok. Shutterstock/detikcom

3. Mendesak untuk Bergabung

Pilihan untuk berinvestasi, memang kembali lagi kepada individu masing-masing bersama juga alasan yang personal. Namun kalau kamu lagi ada di titik di mana 'didesak' untuk harus segera bergabung, maka kamu patut curiga ya, Beauties!

4. Jangan Mudah Tergiur Karena Ada Influencer

Tak bisa dipungkiri, adanya peran influencer dan tokoh masyarakat yang mengiklankan produk investasi, memang bisa memancing minat masyarakat untuk bergabung.

Namun, semoga ini bukan jadi satu-satunya alasan kamu buat bergabung ya. Sebab hal ini juga bukan suatu jaminan aman tidaknya jenis investasi tersebut.

5. Kurangnya Transparansi

Kamu patut curiga bila informasi terkait model investasi tergolong tidak jelas, bahkan terkesan ditutup-tutupi. Ingat, investor perlu tahu lho akan menginvestasikan uangnya ke mana dan seperti apa model bisnisnya.

Sebelum kamu menginvestasikan uang kamu, lebih baik kamu menginvestasikan diri kamu pada ilmu, Beauties. Kamu bisa membaca lewat buku-buku investasi, menghadiri seminar dan kelas investasi dari lembaga terpercaya yang biasanya diadakan perusahaan sekuritas, dan barulah kamu mempercayakan sejumlah uangmu.

----------

Ingin jadi salah satu pembaca yang bisa ikutan beragam event seru di Beautynesia? Yuk gabung ke komunitas pembaca Beautynesia B-Nation. Caranya DAFTAR DI SINI!


Our Sister Site

mommyasia.id