STATIC BANNER
160x600
STATIC BANNER
160x600
BILLBOARD
970x250

Iran Tangkap Jurnalis Perempuan yang Wawancarai Ayah Mahsa Amini

Nadya Quamila | Beautynesia
Selasa, 08 Nov 2022 17:00 WIB
Iran Tangkap Jurnalis Perempuan yang Wawancarai Ayah Mahsa Amini

Beauties, masih ingat dengan Mahsa Amini? Ia adalah perempuan berusia 22 tahun yang ditangkap oleh polisi moral Iran karena diduga melanggar aturan hijab. Tak lama usai ditangkap, Amini meninggal dunia pada 16 September 2022 lalu.

Pasca kematiannya, protes terus bergejolak di Iran. Baru-baru ini, pasukan keamanan Iran telah menangkap seorang jurnalis perempuan yang mewawancarai ayah Mahsa Amini

Adalah Nazila Maroufian, seorang jurnalis yang berbasis di Teheran dari kampung halaman Amini di Saqqez di provinsi Kurdistan. Ia ditahan pada hari Minggu (30/10), kata kelompok hak asasi Hengaw yang berbasis di Norwegia, sebagaimana dikutip dari Alarabiya News.

Nazila ditangkap di salah satu rumah kerabatnya di Teheran. Ia kemudian dipindahkan ke penjara Evin di ibukota. Penjara Evin sendiri sering dituduh sebagai tempat pemerkosaan dan penyiksaan terhadap para tahanan.

Nazila MaroufianNazila Maroufian/ Foto: Twitter/KurdistanHRN_En

Nazila bekerja untuk situs berita Ruydad 24. Ia telah mempublikasikan hasil wawancaranya dengan ayah Mahsa Amini, Amjad, di situs berita Mostaghel Online pada 19 Oktober lalu.

"Saya tidak berniat untuk bunuh diri atau memiliki penyakit yang mendasarinya," komentarnya kecut ketika dia mengunggah tautan artikel tersebut, menyinggung bahaya yang dihadapi oleh jurnalis di Iran yang meliput berita tersebut.

Nazila mengaku bahwa ia tidak dapat mempublikasikan hasil wawancara tersebut selama berhari-hari. Bahkan, keluarganya mendapat ancaman.

BERLIN, GERMANY - SEPTEMBER 28: Supporters of the National Council of Resistance of Iran, an Iranian opposition group based abroad, protest over the death of Mahsa Amini in Iran on September 28, 2022 in Berlin, Germany. Amini, 22, was arrested by Iranian authorities in Tehran on September 13 for not wearing her headscarf properly and died three days afterwards, apparently due to a severe head injury. Her death has sparked demonstrations in Iran nationwide that have spiralled into violence between protesters and police and left dozens of protesters dead. (Photo by Sean Gallup/Getty Images)Protes kematian Mahsa Amini/ Foto: Getty Images/Sean Gallup

Dia juga mengatakan bahwa dia tidak dapat mempublikasikan wawancara selama berhari-hari, dan bahwa keluarganya diancam. Artikel yang dipublikasikan Nazila berjudul 'Ayah Mahsa Amini: Mereka berbohong!", kini telah dihapus. Namun, beberapa potongan artikel tersebut tersebar dan ayah Mahsa Amini menyangkal putrinya memiliki kondisi kesehatan.

Keluarga Amini berpendapat bahwa putrinya mendapat pukulan fatal dalam tahanan polisi. Pihak berwenang Iran membantah hal ini, tetapi kemarahan atas kematiannya memicu gelombang protes.

Amjad Amini mengatakan dia telah diberitahu oleh seorang pejabat kesehatan bahwa pihak tersebut akan menulis dalam laporan akhir "apa pun yang saya suka, itu bukan urusan Anda."

Tidak hanya Nazila, dua jurnalis di Iran yang membuat kisah Mahsa Amini menjadi perhatian dunia juga telah ditangkap dan ditahan di penjara Evin. Sebelumnya, jurnalis perempuan bernama Niloofar Hamedi yang mengungkap kematian Mahsa Amini dikabarkan telah ditangkap oleh polisi setempat. Ia ditangkap pada 20 september, 4 hari setelah kematian Mahsa Amini.

Signs of  picture of Mahsa Amini  are seen  in front of Dom Cathedral in Cologne, Germany on September 21, 2022 to protest against woman's death in the custody which sparked outrage against government in Iran (Photo by Ying Tang/NurPhoto via Getty Images)Protes kematian Mahsa Amini/ Foto: NurPhoto via Getty Images/NurPhoto

Selain itu, Elahe Mohammadi, seorang reporter untuk surat kabar Ham Mihan, pergi ke Saqqez untuk melaporkan pemakaman Amini, yang berubah menjadi salah satu aksi protes pertama. Dia ditahan pada 29 September lalu.

Menurut Komite untuk Melindungi Jurnalis (CPJ) yang berbasis di New York, 54 jurnalis telah ditangkap dalam gejolak protes kematian Mahsa Amini. Sekitar 12 jurnalis dikonfirmasi bebas dengan jaminan sejauh ini.

***

Ingin jadi salah satu pembaca yang bisa ikutan beragam event seru di Beautynesia? Yuk gabung ke komunitas pembaca Beautynesia, B-Nation. Caranya DAFTAR DI SINI!

(naq/naq)
Komentar
0 Komentar TULIS KOMENTAR
Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama memberikan komentar.

RELATED ARTICLE