sign up SIGN UP

Jacinda Ardern hingga Kamala Harris, Ternyata Ini Jurusan Kuliah Para Pemimpin Perempuan di Dunia!

Nadya Quamila | Beautynesia
Selasa, 05 Jul 2022 16:30 WIB
Jacinda Ardern hingga Kamala Harris, Ternyata Ini Jurusan Kuliah Para Pemimpin Perempuan di Dunia!
caption
Jakarta -

Kini posisi pemimpin tidak hanya diisi oleh kaum pria. Sudah semakin banyak perempuan yang menunjukkan bakat serta potensi yang dimiliki untuk mengemban tugas menjadi seorang pemimpin negara.

Di balik kesuksesan para pemimpin perempuan tersebut, tentu ada perjuangan yang tidak mudah, salah satunya ketika menempuh pendidikan. Beauties, pernahkah kamu bertanya-tanya jurusan kuliah apa yang diambil oleh para pemimpin perempuan dunia tersebut? 

Mulai dari Jacinda Ardern hingga Kamala Harris, berikut jurusan kuliah yang ditempuh oleh para pemimpin perempuan di dunia!

Jacinda Ardern - PM Selandia Baru

Jacinda ArdernJacinda Ardern/Foto: Instagram @jacindaardern

Jacinda Ardern adalah Perdana Menteri (PM) Selandia Baru. Perempuan yang pernah dinobatkan sebagai pemimpin perempuan termuda di dunia ini memiliki segudang prestasi yang memukau dunia.

Salah satunya yang menuai pujian adalah caranya menangani pandemi COVID-19 di Selandia Baru. Ia juga menjadi sosok yang aktif dan vokal dalam memerangi diskriminasi gender.

Jacinda Ardern mengambil jurusan komunikasi politik di Universitas Waikato di Selandia Baru pada tahun 1999. Saat masih kuliah, Ardern dikenal telah aktif di dunia politik. 

Halimah Yacob - Presiden Singapura

Halimah Yacob, presiden perempuan pertama Singapura/ Foto: instagram.com/halimahyacobHalimah Yacob, presiden perempuan pertama Singapura/ Foto: instagram.com/halimahyacob

Halimah Yacob, mencetak sejarah sebagai presiden perempuan pertama Singapura. Aktif sebagai aktivis, Halimah Yacob sangat vokal dalam isu-isu sosial mengenai kesejahteraan buruh. Dia mendukung pengaturan kerja yang fleksibel dan cuti untuk merawat keluarga bagi para buruh.

Kisah hidupnya juga sangat menginspirasi. Di usia 10 tahun, Halimah bekerja membantu ibunya di kedai. Pekerjaan seperti mencuci piring, membersihkan meja, dan menyajikan makanan sudah biasa dia lakukan.

Halimah Yacob kuliah di jurusan hukum di Universitas Singapura. Ia lulus sebagai seorang sarjana hukum dan punya gelar master dalam bidang yang sama kemudian mulai bekerja sebagai pegawai bidang hukum di Kongres Serikat Buruh Nasional Singapura (NTUC) tahun 1978. Halimah dilantik menjadi presiden ke-8 Singapura pada 14 September 2017. Dirinya adalah presiden perempuan pertama negara tersebut, dan presiden Singapura dari etnis Melayu pertama setelah 47 tahun.

Kamala Harris - Wakil Presiden AS

Kamala Harris/ Foto: Instagram/kamalaharrisKamala Harris/ Foto: Instagram/kamalaharris

Terpilihnya Kamala Harris menjadi Wakil Presiden Amerika Serikat merupakan sebuah sejarah. Kamala Harris menjadi keturunan India-Amerika, keturunan Afrika-Amerika, dan perempuan pertama dalam sejarah Amerika Serikat yang menduduki jabatan sebagai wakil presiden.

Terpilihnya ia menjadi wakil presiden AS menginspirasi banyak orang di dunia. Ketika menyampaikan pidato kemenangan, ia menyampaikan kalimat motivasi, "Meskipun saya mungkin perempuan pertama di kantor ini, saya tidak akan menjadi yang terakhir!"

Dilansir dari CNBC Indonesia, begitu lulus SMA, Kamala melanjutkan kuliah di Howard University, perguruan tinggi bergengsi bersejarah di Washington, D.C. Di sana ia mengambil jurusan ilmu politik dan ekonomi dan bergabung dengan perkumpulan mahasiswa Alpha Kappa Alpha. Ia juga menempuh sekolah hukum di San Francisco.

Tsai Ing Wen - Presiden Taiwan

Presiden Taiwan Tsai Ing-wen disebut bergaya ekstremisTsai Ing-wen/ Foto: BBC World

Tsai Ing Wen adalah presiden perempuan pertama Taiwan. Ketika COVID-19 melanda dunia, ia dikenal sebagai sosok yang tegas dan cepat tanggap dalam menangani virus tersebut.

Ia menempuh pendidikan di jurusan hukum di Universitas Nasional Taiwan dan lulus di tahun 1978. Kemudian, ia meraih gelar Master of Laws di Sekolah Hukum Universitas Cornell pada tahun 1980 dan kemudian gelar Ph.D. dalam hukum di Sekolah Ekonomi London pada tahun 1984.

Sanna Marin - PM Finlandia

BERLIN, GERMANY - FEBRUARY 19: German Chancellor Angela Merkel (R) and Finnish Prime Minister Sanna Marin review a guard of honor after listening to their countries' national anthems upon Marin's arrival for talks at the Chancellery on February 19, 2020 in Berlin, Germany. This is Marin's first official visit to Berlin since she became prime minister in December.  (Photo by Sean Gallup/Getty Images)Sanna Marin/ Foto: Getty Images/Sean Gallup

Sanna Marin berhasil menyandang titel Perdana Menteri termuda di dunia. Di usianya yang ke 34 tahun, ia berhasil terpilih menjadi Perdana Menteri Finlandia. Ia memiliki prestasi yang cemerlang di bidang politik. Sebelum menjabat sebagai Perdana Menteri, Sanna menjabat sebagai Menteri Transportasi dan Komunikasi.

Perempuan yang lahir di Helsinki ini merupakan lulusan dari jurusan ilmu administrasi di Universitas Tampere di Finlandia.

Beauties, itulah beberapa jurusan kuliah para pemimpin perempuan dunia yang inspiratif. Tertarik mengikuti jejak mereka?

***

Ingin jadi salah satu pembaca yang bisa ikutan beragam event seru di Beautynesia? Yuk, gabung ke komunitas pembaca Beautynesia, B-Nation. Caranya DAFTAR DI SINI!

(naq/naq)

Our Sister Site

mommyasia.id