sign up SIGN UP

Jangan Disepelekan! Ini Dampak Bila Perempuan Alami Kekerasan dan Pelecehan di Tempat Kerja

Martatillah Nikita Karin | Beautynesia
Rabu, 29 Jun 2022 11:45 WIB
Jangan Disepelekan! Ini Dampak Bila Perempuan Alami Kekerasan dan Pelecehan di Tempat Kerja
caption
Jakarta -

Jumlah kekerasan dan pelecehan yang dialami oleh perempuan di tempat kerja semakin meningkat. Pelecehan di tempat kerja dapat diartikan sebagai sebuah bentuk perlakuan baik berupa ancaman maupun perilaku lain yang tidak dapat diterima. Perlakuan tersebut memiliki dampak atau kerugian baik secara fisik, psikologis, seksual maupun ekonomi.

Elemen Kekerasan dan Pelecehan di Dunia Kerja

Kekerasan dan pelecehan berbasis gender di tempat kerja masih marak terjadi
Ilustrasi Pelecehan dan Kekerasan di Tempat Kerja/foto: pexels.com/alex-green

Menurut penjelasan dari Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak, ada beberapa elemen kekerasan dan pelecehan di dunia kerja. Salah satunya membahas mengenai dampak pelecehan dan kekerasan di dunia kerja baik secara fisik, psikis, seksual dan ekonomi. Adapun sifatnya bisa berupa perbuatan yang dilakukan sekali maupun berulang-ulang.

Dampak yang Ditimbulkan

Dampak yang ditimbulkan bisa berupa dampak fisik, psikologis, seksual maupun ekonomi
Dampak yang ditimbulkan bagi korban/foto: pexels.com/liza-summer

Secara detail, kamu mungkin sudah memahami bahwa ada 4 aspek yang akan berdampak apabila kamu mengalami kekerasan atau pelecehan di tempat kerja. Aspek tersebut berupa aspek psikologi, fisik, seksual dan ekonomi.

Namun, ada juga dampak perilaku yang terlihat dan bisa terjadi kepada perempuan apabila mengalami kekerasan dan pelecehan di tempat kerja. Empat dampak tersebut berupa:

Menurunkan Produktivitas

Kejadian pelecehan atau kekerasan seksual di tempat kerja tentunya memberikan dampak trauma psikologis yang berkepanjangan. Hal tersebut yang akhirnya memberikan dampak stres, tekanan, dan penurunan minat serta motivasi untuk menyelesaikan pekerjaan.

Pada akhirnya, korban menjadi kurang produktif, lebih banyak melamun, bahkan bisa mengarah kepada kondisi depresi. Jika dibiarkan terlalu lama, maka korban akan kehilangan minat pada apapun dan berimbas pada kondisi psikologisnya.

Mempengaruhi Kesehatan dan Kesejahteraan

Ilustrasi depresi/ Foto: Freepik.comIlustrasi depresi/Foto: Freepik.com

Bukan rahasia umum lagi bahwa kondisi psikis juga bisa mempengaruhi kondisi fisik. Adanya keterkaitan antara kesehatan psikis berdampak pada kesehatan fisik begitu pula sebaliknya. Sehingga, tidak heran jika ada seseorang yang mengalami kekerasan maupun pelecehan di tempat kerja yang merasakan tubuhnya lesu, mudah lelah, bahkan merasa seolah sedang sakit secara fisik.

Berdampak pada Lingkungan

Selain berdampak pada kondisi korban, ada dampak lain yang  juga bisa dirasakan seperti misalnya hubungan di tempat kerja, hingga reputasi perusahaan. Permasalahan tersebut akan muncul seiring dengan mencuatnya kasus. Hal tersebut juga tentunya semakin memperparah kondisi korban.

Mempengaruhi Partisipasi Tenaga Kerja

Tingginya kasus kekerasan dan pelecehan di tempat kerja dapat mencegah perempuan memasuki pasar tenaga kerja, terutama di sektor dan pekerjaan yang didominasi pria. Akan ada perasaan khawatir yang dapat mengurungkan minat perempuan untuk memasuki dunia kerja. Padahal, masih banyak perempuan yang ingin memilih profesi sebagai perempuan karier.

***

Ingin jadi salah satu pembaca yang bisa ikutan beragam event seru di Beautynesia? Yuk, gabung ke komunitas pembaca Beautynesia, B-Nation. Caranya DAFTAR DI SINI!

(naq/naq)

Our Sister Site

mommyasia.id