sign up SIGN UP

Mengenal Quarter Life Crisis yang Sering Menyerang Usia 20an dan Cara Terbaik Mengatasinya

Zulfa Farhuna | Beautynesia
Sabtu, 11 Jun 2022 21:00 WIB
Mengenal Quarter Life Crisis yang Sering Menyerang Usia 20an dan Cara Terbaik Mengatasinya
caption

Sering merasa galau berkepanjangan? Sudah mencoba bangkit, tapi tetap merasa resah? Ditambah, kadang bingung menentukan suatu pilihan dalam hidup?

Tenang, perasaan tersebut merupakan hal wajar yang pernah dialami setiap orang di usia awal kepala dua. Banyak yang bilang, usia kepala dua merupakan fase tersulit dalam hidup setiap orang. Hal ini dikarenakan banyaknya transisi kepribadian maupun tamparan kehidupan yang datang silih berganti.

Ada yang bilang perasaan tersebut merupakan bagian dari quarter life crisis. Istilah tersebut memiliki arti fase krisis bagi seseorang.

Nah, mungkin sebagian orang belum terlalu memahami apa itu quarter life crisis, apa tanda-tandanya, dan bagaimana cara terbaik untuk mengatasinya. Kalau gitu, langsung aja baca lengkap penjelasan di bawah ini!

Apa Itu Quarter Life Crisis?

stress merupakan gejala quarter life crisis yang serius
Stress/foto: pinterest.com/Moment Magazine

Dikutip dari artikel jurnal Psikologi karya Shantenu Argawal, Quarter Life Crisis merupakan istilah populer untuk fenomena krisis perkembangan diri yang terjadi di masa awal saat beranjak dewasa. Biasanya terjadi di usia awal 20an maupun 30an.

Fenomena tersebut sering terjadi karena dipicu oleh ketidakstabilan dan transisi emosi terhadap kenyataan yang ada.

Apa Tanda-tandanya?

depresi merupakan dampak lain dari quarter life crisis
Depresi/foto: pinterest.com/psychologytoday

Setiap penyakit pasti memiliki gejalanya masing-masing. Tak terkecuali apa yang dirasakan oleh orang yang berada dalam fase quarter life crisis. Adapun tanda-tandanya seperti perasaan hilang arah akan apa yang ingin dituju di masa depan.

Disatu sisi, seseorang tersebut juga mencari apa yang kurang dari hidupnya. Selanjutnya, seseorang tersebut juga merasa susah menentukan pilihan, kurang motivasi, hingga kebiasaan membandingkan pencapaian antara diri sendiri dengan orang lain.

Seberapa Bahaya Gejala Tersebut?

Jika seseorang mengalami gejala di atas, bisa dipastikan ia sedang mengalami fase yang disebut quarter life crisis. Tenang, jangan panik karena hampir semua orang mengalaminya.

Ada baiknya, jika orang tersebut menyampaikan apa yang dirasakan sekarang daripada dipendam. Karena jika diabaikan begitu saja akan menimbulkan permasalahan mental yang lebih serius. Seperti stres, depresi, gangguan kecemasan, hingga serangan panik mendadak.

Bagaimana Cara Mengatasinya?

setiap masalah pasti ada solusinya
petunjuk jalan/foto: pinterest.com/wayfinding.cl

Dikutip dari majalah Forbes, ada tiga cara untuk mengatasi permasalahan quarter life crisis tersebut.

1. Pertama, cobalah mengambil keputusan yang membuatmu merasa lebih yakin dan akan nyaman saat menjalaninya. Sehingga, mengajarkan orang tersebut untuk mempertimbangkan dengan matang apa yang dipilih.

2. Selanjutnya, buatlah keputusan di luar kebiasaanmu. Bisa dibilang keputusan yang diambil adalah hal sangat ingin dicoba dulunya. Dengan begitu seorang tidak akan mengenal kata batasan pada impian yang ingin diraih.

3. Hampir mirip dengan poin kedua, langkah lainnya adalah keluarlah dari zona nyamanmu. Ambil lah risiko sebanyak-banyaknya. Jangan takut salah, jangan takut gagal. Teruslah melangkah.

Ingat Beauties, semua badai pasti berlalu. Begitu juga gejala quarter life crisis. Jadi tetap lakukan hal-hal positif yang bisa membawamu untuk tetap fokus kepada tujuanmu di masa depan ya!

_______________

Ingin jadi salah satu pembaca yang bisa ikutan beragam event seru di Beautynesia? Yuk, gabung ke komunitas pembaca Beautynesia, B-Nation. Caranya DAFTAR DI SINI!

(ria/ria)

Our Sister Site

mommyasia.id