sign up SIGN UP

Menilik Fakta tentang Milenial yang Susah Beli Rumah di Masa Depan, Lho Kok Bisa?

Zulfa Farhuna | Beautynesia
Jumat, 10 Jun 2022 08:00 WIB
Menilik Fakta tentang Milenial yang Susah Beli Rumah di Masa Depan, Lho Kok Bisa?
caption

Rumah merupakan sebuah kebutuhan primer bagi setiap orang. Tentunya semua orang memiliki tipe rumah idaman masing-masing. Tak terkecuali generasi milenial. Banyak yang bilang, mereka cenderung konsumtif dalam hal keuangan. Sehingga, mereka cenderung tidak memiliki tabungan di masa tua.

Contoh kasus di atas merupakan hal yang nyatanya sering ditemui baru-baru ini. Para milenial memang kebanyakan cenderung fokus pada penampilan dan gaya hidup glamor. Seolah-olah lupa apa yang akan terjadi di masa datang. Di satu sisi, harga properti terus meningkat. Sehingga tak heran jika di prediksikan milennial akan sulit beli rumah di masa mendatang. Benarkah begitu faktanya? Simak selengkapnya di bawah ini!

1. KenaikanĀ Harga Properti Tak Sebanding dengan KenaikanĀ Tingkat Upah

cara mengatur keuanganKenaikan Harga Tak Sesuai dengan Upah/ Foto: Freepik.com/tirachardz

Berdasarkan Harga Properti Residensial (SHPR) Bank Indonesia menunjukkan bahwasannya harga properti residensial di pasar primer secara tahunan tumbuh meningkat pada triwulan IV 2021. Hal ini disebabkan oleh adanya kontraksi penjualan properti serta sumber dana pengembang masih mengandalkan pembiayaan yang berasal dari non perbankan untuk pembangunan properti residensial.

Memang begitulah kenyatannya. Tapi untuk membeli rumah, tentu tidak mustahil. Asalkan bijak dalam pengelolaan keuangan. Misalnya saja dengan menyisihkan berapa persen dari gaji untuk ditabung, berinvestasi di pasar modal, maupun mencicil Kredit Pembelian Rumah (KPR).

2. Kurangnya Edukasi Soal Finansial

cara mengatur keuanganKurangnya Edukasi Soal Finansial/ Foto: Freepik.com/cookie_studio

Dalam beberapa kasus, ada banyak sekali anak muda yang tertipu saat akan membeli rumah atau menanamkan investasi di tempat yang salah. Misalnya saja tertipu investasi bodong atau membeli saham gorengan. Kalau sudah begini salah siapa?

Oleh karena itulah, edukasi akan pengelolaan keuangan sangat penting. Khususnya di kalangan muda-mudi yang masih dirasa kurang bijak dalam masalah keuangan. Mereka berpikir selagi uang ditabung pasti masa tua akan terjamin. Padahal tidak selamanya uang yang ditabung, bahkan akan berkurang akibat potongan simpanan itu sendiri.

Untuk meningkatkan tingkat melek huruf di bidang ini, bisa saja dimulai dari membaca, menonton video, maupun mengikuti workshop seputar keuangan.

3. Pemikiran Bahwa Beli Rumah Tidaklah Penting untuk Saat Ini

Ilustrasi berpikir kreatif/ Foto: Freepik.comMenganggap Beli Rumah Tidak Penting/Foto: Freepik.com

Banyak milenial berpikir selagi mereka bisa menyewa dengan harga terjangkau, untuk apa beli rumah? Tohh, kebutuhan primer lainnya masih banyak yang belum kebeli.

Asumsi tersebut nyatanya membuat sebagian anak muda menaruh pilihan untuk membeli properti dalam daftar terakhir mereka. Pada kenyataannya, semakin hari tingkat inflasi makin tinggi yang menyebabkan harga-harga juga ikut tinggi pula.

Jadi, investasi untuk kebutuhan masa depan itu perlu, apalagi untuk rumah yang masuk ke dalam kebutuhan pokok setiap orang.

4. Sandwich Generation

generasi sandwich yang marak terjadi di negara dunia ketiga
Ilustrasi Sandwich Generation/Foto: pinterest.com/The CareGiver Partnership

Generasi semacam ini masih sering ditemui di negara dunia ketiga, misalnya di beberapa negara Asia. Generasi Sandwich sendiri diartikan sebagai generasi yang menanggung beban orangtua yang sudah lanjut usia sembari membesarkan anak-anaknya sendirinya. Fenomena tersebut menjadi salah satu alasan kenapa kebanyakan anak muda terancam susah membeli propertinya sendiri.

Boro-boro untuk menabung, untuk memuaskan diri sendiri aja belum tentu bisa. Hal ini dikarenakan mereka perlu membiayai kehidupan orangtua, anak mereka, sekaligus diri sendiri. Singkatnya, uang mereka hanya cukup untuk memenuhi sandang dan pangan saja. Cukup membuat stres ya?

Itulah beberapa fakta tentang kenapa anak milenial diramalkan susah membeli properti di masa depan. Apakah setuju faktanya begitu, Beauties?

_______________

Ingin jadi salah satu pembaca yang bisa ikutan beragam event seru di Beautynesia? Yuk, gabung ke komunitas pembaca Beautynesia, B-Nation. Caranya DAFTAR DI SINI!

(ria/ria)

Our Sister Site

mommyasia.id