STATIC BANNER
160x600
STATIC BANNER
160x600
BILLBOARD
970x250

Pidato Anne Hathaway di B20 Summit, Soroti Keterpurukan Perempuan di Era COVID-19

Riswinanti Pawestri Permatasari | Beautynesia
Rabu, 16 Nov 2022 07:30 WIB
Pidato Anne Hathaway di B20 Summit, Soroti Keterpurukan Perempuan di Era COVID-19

B20 Summit telah dibuka secara resmi oleh Presiden Jokowi di Nusa Dua, Bali pada Selasa, 15 November 2022. Forum dialog resmi yang jadi bagian dari KTT G20 ini didukung oleh sejumlah tokoh perempuan, salah satunya Anne Hathaway selaku UN Women Goodwill Ambassador.

Dalam pidato yang disampaikan secara virtual, dia menyampaikan seruannya untuk menempatkan perempuan sebagai bagian dari pertumbuhan dan pemulihan ekonomi. Aktris Hollywood itu juga memaparkan kondisi terpuruk yang dialami perempuan karena tanggung jawab berlipat selama era pandemi Covid-19. Berikut pemaparannya, sebagaimana dilansir dari laman UN Women Asia and the Pacific.

Keterpurukan Ekonomi di Era Covid-19

Anne Hathaway/Foto: Instagram.com/@annehathaway
Anne Hathaway/Foto: Instagram.com/@annehathaway

Sebagai perwakilan perempuan, Anne Hathaway mengakui bahwa progress kesetaraan gender saat ini masih jauh dari harapan. Masih banyak perempuan yang belum memiliki hak sepenuhnya untuk mengakses pendidikan, mendapatkan pekerjaan dengan gaji yang layak, serta memperoleh kebebasan untuk berpendapat. Kondisi ini semakin dipertajam oleh pandemi Covid-19.

Krisis global ini adalah hal yang tak pernah diantisipasi, dan sukses mengakibatkan kemerosotan ekonomi di berbagai penjuru dunia. Hathaway memaparkan data bahwa perempuan dalam kondisi yang lebih sulit. Angka kehilangan pekerjaan jauh lebih tinggi dari pria. Terbukti, pada tahun 2020 saja jutaan perempuan tercatat meninggalkan dunia kerja. Mirisnya hal ini justru dibarengi dengan peningkatan angka kekerasan terhadap perempuan.

Perempuan Dipaksa Bekerja 512 Miliar Jam Tanpa Dibayar

ZodiakIlustrasi perempuan bekerja/Foto: Pexels

Ironisnya, Anne Hathaway juga memaparkan bahwa peran perempuan sangat penting untuk memulihkan kondisi global. Keterampilan dan kepemimpinan perempuan adalah faktor yang menopang kemajuan masa depan umat manusia.

“Perempuan menopang sistem perawatan kesehatan kami dan menemukan vaksin yang menyelamatkan jiwa. Sebagai pemimpin negara, mereka memberi kami beberapa tanggapan paling efektif terhadap pandemi,” ungkap Anne Hathaway.

Sayangnya, keterampilan itu justru tidak membuat perempuan mendapatkan penghargaan yang cukup. Partisipasi perempuan dalam dunia kerja masih tetap minim di 169 negara karena adanya pembatasan, terutama karena kebanyakan dari mereka dibebani tanggung jawab rumah tangga yang jam kerjanya tidak masuk akal.

"Nah, dengan menyesal saya berbagi dengan Anda bahwa selama pandemi, perempuan melakukan tambahan 512 miliar jam pekerjaan perawatan tanpa bayaran di rumah," ungkap Anne Hathaway.

Anne mengakui bahwa pekerjaan “merawat” adalah hal paling dibutuhkan terutama di era pandemi. Sayangnya, sistem yang berlaku saat ini masih terbilang tidak adil karena munculnya label bahwa ini adalah tugas perempuan.

“Kita harus mengatasi bias budaya yang secara otomatis memberi label perawatan sebagai "pekerjaan perempuan",” lanjutnya.

“Bahkan sebelum pandemi, perempuan menghabiskan lebih dari tiga kali lebih banyak jam daripada pria untuk perawatan tanpa bayaran dan pekerjaan rumah tangga. Dulu tidak adil, sekarang lebih buruk. Sudah waktunya untuk mengakui sesuatu yang sangat, sangat salah,” imbuhnya.

Komentar
0 Komentar TULIS KOMENTAR
Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama memberikan komentar.

RELATED ARTICLE