sign up SIGN UP

RUU KIA: Suami Bisa Dapat Cuti Maksimal 40 Hari untuk Dampingi Istri Melahirkan

Nadya Quamila | Beautynesia
Rabu, 22 Jun 2022 14:00 WIB
RUU KIA: Suami Bisa Dapat Cuti Maksimal 40 Hari untuk Dampingi Istri Melahirkan
RUU KIA Beri Cuti Suami Maksimal 40 Hari untuk Dampingi Istri Melahirkan/Foto: Freepik/tirachardz
Jakarta -

Pemerintah kini mendorong masa cuti ibu hamil menjadi 6 bulan melalui rancangan undang-undang (RUU) Kesejahteraan Ibu dan Anak (KIA) atau RUU KIA. Tak hanya itu, RUU KIA juga akan memberikan hak bagi suami untuk mendapatkan cuti maksimal 40 hari untuk mendampingi istri melahirkan.

Sebelumnya, ibu hamil yang berstatus pekerja mendapatkan cuti selama 3 bulan. Lewat RUU KIA, cuti hamil berubah menjadi 6 bulan dan masa waktu istirahat 1,5 bulan untuk ibu bekerja yang mengalami keguguran. 

Tak hanya itu, dalam RUU KIA, selama cuti hamil pekerja tidak dapat diberhentikan dari pekerjaannya dan tetap memperoleh haknya sebagai pekerja. Besaran gaji 3 bulan pertama wajib diberikan 100 persen, dan 3 bulan berikutnya dibolehkan sebesar 75 persen.

RUU KIA: Suami Dapat Cuti Maksimal 40 Hari untuk Dampingi Istri Melahirkan

Pakaian Ganti Ibu HamilIlustrasi ibu hamil/ Foto: Freepik.com/prostooleh

DPR turut menginisiasi cuti selama 40 hari bagi suami yang istrinya melahirkan dalam RUU KIA. Hal itu tertuang di Pasal 6 ayat 2 huruf a draf RUU KIA, dikutip dari CNN Indonesia:

"Suami sebagaimana dimaksud pada ayat (1), berhak mendapatkan hak cuti pendampingan: a. melahirkan paling lama 40 hari".

Menurut Ketua Badan Legislasi (Baleg) DPR Willy Aditya, hadirnya RUU KIA akan menguatkan hak para suami untuk dapat mendampingi istrinya yang melahirkan atau mengalami keguguran. RUU KIA juga memberikan hak kepada suami untuk mendampingi istri yang mengalami keguguran kehamilan maksimal selama 7 hari.

"DPR RI menyoroti bahwa saat ini kesadaran para ayah semakin tinggi untuk turut serta dalam tugas pengasuhan anak. Maka lewat RUU KIA, kita akan dorong adanya cuti ayah," kata Wakil Ketua Badan Legislasi (Baleg) DPR Willy Aditya dalam keterangan tertulis, Selasa (21/6), dikutip dari detikcom.

Sebagai informasi, sebelumnya berdasarkan UU Nomor 13 Tahun 2003 tentang Ketenagakerjaan pekerja pria yang istrinya melahirkan hanya boleh mendapatkan cuti selama dua hari.

RUU KIA Beri Cuti Suami Maksimal 40 Hari untuk Dampingi Istri MelahirkanRUU KIA Beri Cuti Suami Maksimal 40 Hari untuk Dampingi Istri Melahirkan/ Foto: Freepik/tirachardz

Tujuan hadirnya cuti untuk suami selama 40 hari bagi istri yang melahirkan adalah DPR ingin ingin mengembalikan keutamaan kemanusiaan dengan mendorong perusahaan untuk memikirkan paternity leave atau cuti melahirkan untuk karyawan pria yang istrinya melahirkan.

"Satu hal yang mau saya tegaskan kembali, saat ini kapitalisme telah menggiring anggota keluarga keluar dari rumah untuk menjadi bahan bakar berjalannya sistem dengan masuk ke pabrik dan industrialisasi," ujar Willy.

"Maka itu, DPR mendorong perusahaan untuk mulai memikirkan paternity leave atau cuti melahirkan untuk karyawan laki-laki yang istrinya melahirkan sebagai upaya dalam mengembalikan keutamaan kemanusiaan dan keluarga itu," lanjutnya.

Willy menegaskan RUU KIA tak hendak mengintervensi kehidupan privasi masyarakat dengan mengatur hal di lingkup keluarga. Menurutnya, RUU KIA merupakan bentuk parlemen menjalankan tugas dan fungsi konstitusional menjamin kesejahteraan umum dan kecerdasan bangsa.

"Di RUU KIA ini negara tidak mengintervensi hal privasinya warga melainkan menjalankan tugas dan fungsi konstitusionalnya menjamin kesejahteraan umum dan kecerdasan bangsa," kata Willy.

Menurut Ketua DPR RI Puan Maharani, RUU KIA ini dirancang untuk menciptakan sumber daya manusia (SDM) yang lebih unggul. Ia juga menuturkan, RUU KIA hadir sebagai harapan agar anak-anak penerus bangsa bisa mendapat proses tumbuh kembang yang optimal.

Gimana menurut kamu, Beauties?

***

Ingin jadi salah satu pembaca yang bisa ikutan beragam event seru di Beautynesia? Yuk, gabung ke komunitas pembaca Beautynesia, B-Nation. Caranya DAFTAR DI SINI!

(naq/naq)

Our Sister Site

mommyasia.id