sign up SIGN UP

Sadari, Ini 4 Kebiasaan Buruk di Masa Muda yang Bisa Memicu Toxic Parenting di Masa Depan

Retno Wulandari | Beautynesia
Sabtu, 28 May 2022 09:00 WIB
Sadari, Ini 4 Kebiasaan Buruk di Masa Muda yang Bisa Memicu Toxic Parenting di Masa Depan
caption
Jakarta -

Setiap orang pastinya memiliki kebiasaan baik ataupun buruk. Khusus untuk kebiasaan yang sifatnya buruk harus dihentikan karena bisa merugikan diri sendiri atau orang lain. Tidak hanya itu, kebiasaan buruk di masa muda juga bisa memicu toxic parenting di masa depan, lho, Beauties.

Dilansir dari Healthline, perilaku atau kebiasaan negatif orang tua sangat berpengaruh dalam membentuk karakter anak. Oleh karena itu, kebiasaan buruk di bawah ini harus kamu hentikan agar tidak memicu toxic parenting di masa depan!

Menyalahkan Orang Lain

Kebiasaan buruk
Kebiasaan buruk / Foto: Freepik @etonastenka

Kebiasaan menyalahkan orang lain atau self-serving bias juga bisa memicu toxic parenting di masa depan, Beauties. Dilansir dari Verry Well Mind, self-serving bias adalah kecenderungan seseorang yang menyalahkan orang lain atas kegagalannya.

Dalam situasi tertentu, kebiasaan buruk di masa muda satu ini memang bisa menjadi cara bertahan dalam situasi sulit dan meningkatkan rasa percaya diri. Namun, menjadikan orang lain sebagai alasan kegagalan yang terjadi adalah kebiasaan tidak baik dan menimbulkan dampak buruk.

Ekspektasi Berlebihan

Kebiasaan buruk
Kebiasaan buruk / Foto: Freepik @vh-studio

Terlalu berekspektasi terhadap segala sesuatu juga termasuk kebiasaan buruk yang harus ditinggalkan. Menurut situs resmi Brown University, ekspektasi orang tua akan berdampak pada tumbuh kembang anak nantinya.

Jika kebiasaan buruk ini tidak dihilangkan, maka kamu akan membentuk anak sesuai dengan ekspektasi kamu. Misalnya anak harus pintar dalam akademik, memiliki penampilan yang menarik, harus bisa menguasai keterampilan tertentu, dan lainnya.

Temperamen

Kebiasaan buruk
Kebiasaan buruk / Foto: Freepik @alexeg

Kebiasaan buruk berikutnya adalah temperamen. Dilansir dari Huffington Post, orang tua yang memiliki temperamen buruk bisa membuat anak menjadi tidak nyaman.

Yup, mengasuh dan mendidik anak membutuhkan kesabaran ekstra. Jika kamu tidak sabaran dan mudah marah, maka bisa menimbulkan dampak buruk bagi anak nantinya. Mengontrol emosi memang tidak mudah, tetapi hal ini tidak bisa dijadikan alasan untuk melanggengkan kebiasaan buruk satu ini, ya, Beauties.

Playing Victim

Kebiasaan buruk
Kebiasaan buruk / Foto: Freepik @ufabizphoto

Playing victim juga menjadi kebiasaan buruk yang bisa memicu toxic parenting di masa depan. Dilansir dari Healthline, seseorang yang memiliki kebiasaan playing victim biasanya dilatarbelakangi oleh beberapa faktor, antara lain memiliki trauma di masa lalu, pernah dikhianati, hingga gangguan kepribadian seperti narsistik dan manipulasi.

***

Ingin jadi salah satu pembaca yang bisa ikutan beragam event seru di Beautynesia? Yuk, gabung ke komunitas pembaca Beautynesia, B-Nation. Caranya DAFTAR DI SINI!

(fer/fer)

Our Sister Site

mommyasia.id