sign up SIGN UP

Sedih! Akibat Lockdown, Perempuan di Shanghai Ini Terpaksa Tinggal di Bilik Telepon Selama Sebulan Bersama Anjingnya!

Nadya Quamila | Beautynesia
Kamis, 12 May 2022 11:45 WIB
Sedih! Akibat Lockdown, Perempuan di Shanghai Ini Terpaksa Tinggal di Bilik Telepon Selama Sebulan Bersama Anjingnya!
Akibat Lockdown, Perempuan Ini Terpaksa Tinggal di Bilik Telepon Selama Sebulan/Foto: Dok. Weibo/nypost
Jakarta -

Baru-baru ini viral di media sosial seorang perempuan yang merupakan pekerja migran di Shanghai terpaksa tinggal di bilik telepon selama sebulan bersama anjingnya. Hal ini terjadi setelah ia mengalami kesulitan mendapatkan pekerjaan di tengah penerapan lockdown yang ketat di kota tersebut.

Menurut Insider yang melansir dari Esquire China, perempuan berusia 50-an yang tidak disebutkan namanya itu tinggal di bilik kecil bersama sang anjing selama hampir sepanjang bulan April. Dalam serangkaian gambar yang ramai beredar dari penduduk setempat, terlihat perempuan itu menggantungkan pakaiannya di bilik telepon merah dan bermain dengan anjingnya.

Akibat Lockdown, Perempuan Ini Terpaksa Tinggal di Bilik Telepon Selama SebulanAkibat Lockdown, Perempuan Ini Terpaksa Tinggal di Bilik Telepon Selama Sebulan/ Foto: Dok. Weibo/nypost

Namun pada tanggal 29 April 2022 lalu, otoritas setempat mengusirnya dari bilik telepon itu. Perempuan itu pun pergi dan tidak membawa barang-barangnya. Ia hanya memeluk anjingnya dan pergi tanpa menggunakan alas kaki.

Tak ayal, kisah perempuan tersebut pun langsung viral di media sosial dengan tagar 'perempuan Shanghai dan anjingnya tinggal di bilik telepon selama sebulan'. Unggahan tersebut sudah ditampilkan sebanyak 60 juta kali di platform mirip Twitter, yaitu Weibo.

Akibat Lockdown, Perempuan Ini Terpaksa Tinggal di Bilik Telepon Selama SebulanAkibat Lockdown, Perempuan Ini Terpaksa Tinggal di Bilik Telepon Selama Sebulan/ Foto: Dok. Weibo/nypost

"Mengapa begitu sulit untuk tinggal di Shanghai?" tanya seorang pengguna Weibo.

Ketika kemarahan publik terus meningkat atas penanganan Covid-19 yang kacau oleh pemerintah, kisah perempuan itu semakin menyoroti tantangan tambahan yang dihadapi orang miskin di tengah pandemi. Akibat peraturan lockdown yang sangat ketat, banyak pekerja migran yang kehilangan pekerjaannya dan tidak sanggup membayar makanan atau tempat tinggal.

"Hidup sudah cukup sulit bagi kita di masa ini, dan kita punya tempat tidur. Bagaimana dengan orang-orang di jalanan ini?" komentar seorang pengguna Weibo.

Akibat Lockdown, Perempuan Ini Terpaksa Tinggal di Bilik Telepon Selama SebulanAkibat Lockdown, Perempuan Ini Terpaksa Tinggal di Bilik Telepon Selama Sebulan/ Foto: Dok. Weibo/nypost

Menurut berita negara China Youth Daily yang berhasil mewawancarai perempuan tersebut, ia kini sekarang tinggal di tempat seorang teman.

"Saya memilih untuk tinggal di bilik telepon karena sangat sepi di sana. Meski hanya 1 meter persegi, gratis dan tidak perlu membagikannya kepada orang lain. Saya cukup menyukainya," ungkapnya.

Dia juga mengatakan ada soket listrik di dekatnya sehingga dia bisa mencolokkan ketel listriknya untuk merebus air yang digunakan untuk memasak mie instan dan mencuci rambutnya. Karena toilet umum ditutup, ia pergi ke kamar mandi dengan kantong plastik hitam yang diberikan kepadanya oleh petugas kebersihan.

Akibat Lockdown, Perempuan Ini Terpaksa Tinggal di Bilik Telepon Selama SebulanAkibat Lockdown, Perempuan Ini Terpaksa Tinggal di Bilik Telepon Selama Sebulan/ Foto: Dok. Weibo/nypost

Perempuan itu mengaku telah tinggal di Shanghai selama 20 tahun terakhir dengan cara berkeliling. Ia adalah seorang lulusan sarjana teknik kimia dan pernah bekerja di bisnis ekspor beberapa tahun lalu, namun dirinya sekarang menganggur.

"Saya hanya orang yang sangat sederhana. Hidup saya tidak buruk sekarang. Saya punya makanan, saya berpakaian hangat, dan saya sehat. Tes Covid saya juga baik-baik saja," katanya.

Saat ini, Beijing dan Shanghai tengah memberlakukan lockdown ketat karena lonjakan kasus Covid-19. Tak sedikit warga yang marah dan merasa frustasi karena peraturan lockdown ketat yang maju mundur selama sebulan belakangan. Mereka dilarang keluar rumah dan menerima makanan dari layanan pesan antar.

***

Ingin jadi salah satu pembaca yang bisa ikutan beragam event seru di Beautynesia? Yuk, gabung ke komunitas pembaca Beautynesia, B-Nation. Caranya DAFTAR DI SINI!

(naq/naq)

Our Sister Site

mommyasia.id