STATIC BANNER
160x600
STATIC BANNER
160x600

Terapkan 6 Cara Berbisnis ala Orang China, Kalau Kamu Ingin Sukses dan Banyak Cuan!

Yemima Prasetya Christiana Putri | Beautynesia
Minggu, 22 Jan 2023 13:00 WIB
Terapkan 6 Cara Berbisnis ala Orang China, Kalau Kamu Ingin Sukses dan Banyak Cuan!
Ini Cara Bisnis ala Orang China yang Membuat Mereka Sukses/Foto: freepik.com/tirachardz

Membuka usaha merupakan salah satu tanggung jawab besar yang harus kita pegang. Entah itu usaha kecil ataupun besar, selalu ada tanggung jawab yang harus selalu kita pegang jika kita ingin sukses dalam usaha bisnis tersebut.

Ada pepatah berkata bahwa setialah pada hal kecil, jika kamu menginginkan hal yang besar. Hal ini bisa dikaitkan pada usaha kita yang masih kecil, jika kita benar-benar bertanggung jawab dengan bisnis kita yang masih kecil dan terus berusaha mengembangkannya, maka bisnis tersebut kelak akan menjadi besar dan sukses.

Sering kali kita melihat orang-orang China yang memiliki bisnis pribadi, mulai dari yang kecil seperti toko kelontong hingga bisnis properti. Bahkan hingga mereka berusia senja pun tetap menjalankan bisnis toko di depan rumahnya, dan rasanya toko tersebut selalu buka dan bertahan meskipun kita melihatnya toko tersebut sering sepi pengunjung.

Nah, apa sih yang membuat mereka tetap bertahan bahkan bisa memiliki bisnis yang sangat hebat? Yuk, kita pelajari apa saja yang harus dilakukan agar memiliki bisnis yang sukses seperti orang China.

1. Hemat

Saat membuka bisnis pertama kali, biasanya kita akan tergiur oleh laba harian karena merasa memiliki uang tambahan setiap hari. Bisnis pribadi memang semua kita yang mengelola dan memegang uang tersebut.

Kesalahan yang banyak dilakukan adalah menikmati hasil laba yang belum seberapa. Padahal, jika ingin menjadi sukses seperti orang China, kita harus benar-benar berhemat, menahan hawa nafsu, dan menabung sampai terkumpul uang yang cukup banyak.

2. Mempercayai Keluarga

Saat keluarga dijadikan orang kepercayaan, kita bisa dengan leluasa mengontrol dan mengawasinya karena mereka tinggal serumah dengan kita/Foto: pexels.com/karolina-grabowska
Ilustrasi bisnis keluarga/Foto: pexels.com/karolina-grabowska

Seperti yang dirangkum dalam Harvard Business Review, mencari orang yang bisa dipercaya merupakan hal yang susah karena terkadang kita bisa saja salah dalam menilai orang. Bagaimana dengan sahabat baik? Sahabat yang terlihat baik di depan kita, belum tentu tetap menjadi baik saat dia diberi tanggung jawab memegang uang yang banyak.

Satu-satunya orang yang bisa dipercaya adalah keluarga kita sendiri. Kita mungkin kewalahan saat menghitung laba rugi, menjalankan bisnis, menunggu toko, dan hal-hal yang lain. Saat keluarga dijadikan orang kepercayaan, kita bisa dengan leluasa mengontrol dan mengawasinya karena mereka tinggal serumah dengan kita. Selain itu, kita juga bisa terang-terangan menegor tanpa ada perasaan ‘tidak nyaman’ saat kita menemukan kejanggalan.

3. Patuh Terhadap Otoritas

Saat bisnis sudah mulai berkembang, maka kita membutuhkan pegawai untuk membantu berjualan, iklan, memasarkan produk, dan pengemasan barang. Dalam berbisnis, sistem kekeluargaan boleh-boleh saja diterapkan, asalkan jangan sampai berlebihan hingga para pegawai merasa seenaknya dengan kita sebagai atasan mereka.

Meskipun kita bisa akrab dan baik pada mereka, otoritas dalam kepemimpinan tetap harus dijaga agar menjadi batasan antara pegawai dan atasan. Jika tidak, mereka akan berbicara seenaknya, ijin kerja seenaknya, dan menganggap bahwa kita adalah seorang pemimpin yang lemah. Biarlah mereka tetap memiliki rasa takut terhadap atasan agar kedisiplinan tetap terjaga.

Komentar
0 Komentar TULIS KOMENTAR
Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama memberikan komentar.

RELATED ARTICLE