5 Daftar Makanan yang Diam-diam Berperan Memicu Lingkaran Hitam di Bawah Mata

Belinda Safitri | Beautynesia
Kamis, 03 Sep 2026 09:00 WIB
4. Produk Susu
Produk susu/ Foto: Magnific.com/magnific

Lingkaran hitam di bawah mata sering kali langsung dikaitkan dengan begadang atau kurang tidur. Padahal, penampilan area bawah mata juga dapat dipengaruhi oleh banyak faktor lain, mulai dari genetik, usia, alergi, dehidrasi, hingga pola makan.

Beberapa makanan nyatanya bisa diam-diam membuat area bawah mata terlihat lebih sembap, kusam, dan gelap. Namun, penting dipahami bahwa bukan berarti makanan tersebut secara langsung menyebabkan mata panda, tetapi kandungan tertentu di dalamnya dapat memengaruhi retensi cairan, peradangan, hidrasi, maupun kondisi kulit. 

Lalu, makanan apa saja yang sebaiknya tidak terlalu sering dikonsumsi jika ingin menjaga tampilan area bawah mata? Dilansir dari Nexus Aesthetic, simak daftar makanan yang memicu lingkaran hitam di bawah mata, Beauties! 

1. Makanan Tinggi Natrium

Makanan tinggi natrium/ Foto: Magnific.com/KamranAydinov

Makanan tinggi natrium bukan hanya makanan yang terasa sangat asin. Keripik, daging olahan seperti bacon dan sosis, sup kalengan, makanan beku, kecap, hingga makanan cepat saji juga dapat menyumbang natrium dalam jumlah cukup tinggi.

Ketika asupan natrium berlebih, tubuh cenderung menahan cairan untuk menjaga keseimbangan cairan. Penumpukan cairan tersebut dapat terlihat lebih jelas pada area dengan kulit tipis seperti bawah mata. Akibatnya, mata bisa tampak lebih sembap pada pagi hari dan bayangan dari kantung mata dapat membuat lingkaran hitam terlihat semakin nyata.

Asupan natrium yang tinggi juga dapat berkontribusi terhadap dehidrasi. Hal ini dapat membuat area bawah mata bisa tampak lebih kering, cekung dan kusam. Karena itu, sebaiknya biasakan membaca kandungan natrium di label makanan kemasan dan upayakan lebih sering memilih makanan segar. 

2. Makanan Manis

Makanan manis/ Foto: Magnific.com/Azerbaijan_stockers

Permen, kue, biskuit, minuman bersoda, sereal manis, hingga berbagai saus kemasan dapat menjadi sumber gula tambahan yang sering tidak disadari. Jika dikonsumsi terlalu sering, asupan gula yang tinggi dapat memengaruhi berbagai proses dalam tubuh, termasuk kesehatan kulit.

Salah satu proses yang perlu diperhatikan adalah glikasi, yaitu ketika gula berlebih berikatan dengan protein seperti kolagen dan elastin. Proses ini menghasilkan senyawa yang disebut advanced glycation end-products (AGEs), yang dapat membuat struktur kolagen dan elastin menjadi lebih kaku serta kurang optimal.

Dampaknya tidak otomatis berupa lingkaran hitam, tetapi kerusakan kolagen dan perubahan kualitas kulit dapat membuat kulit bawah mata yang tipis terlihat kurang kenyal dan pembuluh darah di bawahnya lebih terlihat. Untuk menghindarinya, pilih buah utuh sebagai alternatif camilan manis dan perhatikan kandungan gula pada minuman maupun saus siap pakai sebelum dikonsumsi.

3. Karbohidrat Olahan

Karbohidrat olahan/ Foto: Magnific.com/magnific

Roti putih, pasta putih, nasi putih, kue, dan sejumlah sereal kemasan termasuk makanan yang umumnya dibuat dari karbohidrat olahan. Jenis makanan ini lebih cepat dicerna dibandingkan sumber karbohidrat yang kaya serat, sehingga dapat menyebabkan kadar gula darah meningkat lebih cepat.

Pola makan yang tinggi karbohidrat olahan dan makanan dengan indeks glikemik tinggi berhubungan dengan proses metabolisme serta peradangan. Jika berlangsung terus-menerus, kondisi tersebut dapat ikut memengaruhi kesehatan kulit dan proses pemeliharaan kolagen.

Namun, bukan berarti nasi putih atau roti harus sepenuhnya dihindari Kuncinya adalah variasi dan keseimbangan. Beauties bisa lebih sering mengombinasikannya dengan sayuran, protein, serta sumber karbohidrat yang lebih tinggi serat seperti nasi merah, oatmeal, quinoa, atau roti gandum utuh.

 

4. Produk Susu

Produk susu/ Foto: Magnific.com/magnific

Susu, keju, dan yogurt tidak secara otomatis menjadi penyebab lingkaran hitam. Namun, pada orang tertentu yang memiliki alergi atau sensitivitas terhadap komponen susu, konsumsi produk tersebut dapat memicu reaksi seperti hidung tersumbat atau pembengkakan.

Ketika hidung tersumbat akibat alergi, pembuluh darah di sekitar hidung dan mata dapat menjadi lebih terlihat. Kondisi ini membuat area bawah mata tampak lebih gelap, yang sering disebut sebagai allergic shiners atau lingkaran hitam terkait alergi.

Akan tetapi, kalau kamu perhatikan lingkaran hitam muncul bersamaan dengan gejala alergi tertentu setelah mengonsumsi produk susu, jangan langsung menganggapnya sebagai pantangan. Coba catat terlebih dahulu pola makanan dan gejalanya, kemudian konsultasikan dengan dokter atau ahli gizi bila keluhan terus berulang. Hal ini agar penyebabnya dapat ditelusuri dengan lebih tepat, Beauties. 

5. Gorengan dan Makanan Olahan

Gorengan dan makanan olahan/ Foto: Magnific.com/rawpixel.com

Gorengan, donat, keripik, makanan cepat saji, serta berbagai camilan kemasan memang praktis dan menggugah selera ya, Beauties. Namun, jika terlalu sering dikonsumsi, makanan tersebut dapat membuat pola makan menjadi tinggi kalori, natrium, gula, dan lemak tertentu, terutama jika porsinya tidak dikontrol.

Pola makan yang kurang seimbang dapat memengaruhi kesehatan tubuh secara keseluruhan, termasuk kondisi kulit. Stres oksidatif dan peradangan merupakan salah satu mekanisme yang banyak dikaji dalam kaitannya dengan proses penuaan kulit. Kerusakan akibat proses tersebut dapat memengaruhi berbagai komponen kulit, termasuk kolagen.

Daripada menjadikan gorengan dan makanan olahan sebagai menu harian, cobalah memperbanyak makanan segar seperti sayuran, buah, kacang-kacangan, biji-bijian, dan sumber protein berkualitas. Metode memasak seperti mengukus, memanggang, atau menggunakan air fryer juga dapat menjadi pilihan untuk mengurangi penggunaan minyak.

Beauties, itulah beberapa makanan yang memicu lingkaran hitam di bawah mata. Mata panda memang tidak bisa selalu disalahkan pada satu jenis makanan karena penyebabnya sangat beragam. Namun, membatasi makanan tinggi garam dan gula serta memperbanyak makanan bergizi, cukup minum, dan tidur berkualitas dapat menjadi langkah sederhana untuk membantu menjaga kulit sekaligus kesehatan tubuh secara keseluruhan.

***

Mau jadi bagian dari Buzznesia Community di mana kamu bisa ikutan berbagai online dan offline event seru yang diadakan oleh Buzznesia/Beautynesia? Komunitas ini terbuka untuk umum, baik perempuan dan juga laki-laki, kami juga memiliki komunitas khusus untuk kamu yang masih berstatus mahasiswa/mahasiswi. Yuk, gabung ke Buzznesia Community. Caranya DAFTAR DI SINI!

(ria/ria)
Komentar
0 Komentar TULIS KOMENTAR
Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama memberikan komentar.

RELATED ARTICLE