STATIC BANNER
160x600
STATIC BANNER
160x600
BILLBOARD
970x250

5 Kesalahan yang Kerap Dianggap Enteng, Tapi Sukses Bikin Diet Sehatmu Berakhir Sia-sia

Novianty Aulia Anjani | Beautynesia
Selasa, 01 Feb 2022 14:30 WIB
5 Kesalahan yang Kerap Dianggap Enteng, Tapi Sukses Bikin Diet Sehatmu Berakhir Sia-sia

Sudah melakukan diet panjang tetapi kondisi tubuh tidak juga menunjukkan perubahan yang signifikan? Coba perhatikan, mungkin saja diet yang kamu lakukan ternyata tidak tepat.

Ya, diet bukanlah hanya berbicara tentang menahan lapar dari beberapa menu makanan saja. Lebih dari itu, terdapat banyak kekeliruan yang sayangnya tidak terlalu diperhatikan oleh para penggiat diet.

Akibatnya, bukan manfaat yang datang, kondisi tubuh malah jauh dari tujuan awal karena kesalahan yang dilakukan berulang. Agar usaha panjangmu tidak berakhir sia-sia, kenali sederet kesalahan yang kerap dilakukan ketika diet.

Melewatkan Sarapan

Melewatkan sarapan justru membuatmu lapar sehingga muncul keinginan untuk ngemil terus menerus.
Kebiasaan melewatkan sarapan justru membuat sulit menahan lapar/Foto:Freepik.com/Drobotdean


Kesibukan di pagi hari ditambah keputusan mengurangi makan seringkali membuat kamu melewatkan sarapan. Memang, hal tersebut cukup berpengaruh terhadap penurunan kalori. Tetapi, terdapat efek lain yang justru mengacaukan diet yang sedang kamu jalankan.

Ya, melewatkan sarapan nyatanya malah bisa memunculkan rasa lapar yang lebih besar daripada biasanya. Belum lagi aktivitas berat yang harus diselesaikan semakin membuat kamu lapar dan berakhir dengan ngemil yang tidak tidak terkontrol. Bukannya sehat, kamu malah mudah sakit dan manfaat dari diet tidak didapatkan dengan maksimal.

Minum Sedikit Air

Terganggunya sistem metabolisme akibat kekurangan cairan membuat proses pencernaan makanan menjadi lambat
Kekurangan cairan membuat berat badan sulit turun/Foto:Freepik.com/Svetlanasakalova


Meskipun terdengar sederhana, kekurangan air ketika proses penurunan berat badan menjadi faktor utama gagalnya diet yang kamu jalankan lho, Beauties.

Ya, melansir dari laman WebMD, kekurangan cairan atau dehidrasi  dapat mengacaukan sistem metabolisme dalam tubuh. Kondisi ini membuat tumpukan kalori dalam tubuh tidak tercerna dengan baik sehingga berdampak pada kenaikan berat badan. 

Selalu penuhi kebutuhan air setiap kali seusai makan serta di sela-sela aktivitas, ya! Selain terancam gagal diet, kondisi dehidrasi malah membawa pengaruh buruk lainnya untuk kesehatan tubuhmu sendiri.

Mengonsumsi Kalori dengan Tidak Seimbang

Kekurangan serta kelebihan dalam mengonsumsi asupan kalori dapat mengacaukan diet yang kamu jalankan.
Pemenuhan kalori yang tidak seimbang/Foto:Freepik.com/Rawpixel.com


Defisit kalori memang diperlukan untuk menurunkan berat badan ketika sedang menjalani diet. Sayangnya, kerap kali kamu salah menyalahartikan hal tersebut dan memutuskan untuk menghindari asupan kalori ketika diet. Padahal, melansir dari laman Healthline, pola makan tersebutlah yang yang membuat tubuh terasa tidak produktif karena kehilangan metabolisme.

Meskipun begitu, bukan berarti kamu bisa bebas mengonsumsi makanan dengan tinggi kalori. Seringkali kamu hanya melihat status sehat pada makanan tanpa memperhitungkan kembali apakah kadar kalori pada makanan tersebut tepat di konsumsi.

Oleh karena itu, pastikan kamu telah memperkirakan jumlah kalori secara tepat sesuai dengan anjuran yang berlaku agar diet yang dijalani tidak berakhir sia-sia.

Tidak Dibarengi dengan Aktivitas Fisik yang Cukup

Kegiatan diet yang tidak didukung oleh aktivitas olahraga membuat manfaat tidak maksimal.
Tidak cukup berolahraga membuat diet terancam gagal/Foto:Freepik.com/Pressfoto


Pemikiran diet hanya sekadar menjaga menu makanan seringkali membuat sebagian dari kamu terlupa dengan faktor penting lain seperti berolahraga. Kekeliruan inilah yang justru menurunkan tingkat metabolisme pada tubuh karena kehilangan banyak massa otot, bukan lemak.

Sisihkan waktu untuk melakukan olahraga seperti mengangkat beban atau melakukan kardio di setiap minggunya agar terhindar dari penumpukan lemak namun tetap menjaga massa otot. Seperti yang dikutip dari Nutrition Journal, semakin banyak massa otot tanpa lemak maka semakin mudah menurunkan berat badan.

Kebutuhan Protein Tidak Terpenuhi

Kekeliruan dalam memperhitungkan jumlah asupan protein juga membawa pengaruh besar terhadap diet yang kamu jalankan.
Tidak terpenuhinya kebutuhan protein/Foto:Freepik.com/Senivpetro


Mendapatkan cukup protein ketika diet menjadi salah satu faktor penting yang membantu mengontrol rasa lapar selama seharian penuh. Didukung dari studi pada American Journal Clinical Nutrition di mana terpenuhinya protein dapat mengubah komposisi tubuh sehingga diet jadi bisa berjalan lebih mudah.

Sayangnya, tidak semua dari kamu tepat dalam memperkirakan asupan protein di setiap harinya. Selain itu, tidak semua makanan berprotein yang kamu konsumsi telah memenuhi besar asupan harian yang dianjurkan. Agar diet berjalan maksimal, pastikan hidangan yang di konsumsi sesuai dengan memperhatikan protein di dalamnya.

Ingin jadi salah satu pembaca yang bisa ikutan beragam event seru di Beautynesia? Yuk, gabung ke komunitas pembaca Beautynesia B-Nation. Caranya DAFTAR DI SINI!

(fip/fip)
Komentar
0 Komentar TULIS KOMENTAR
Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama memberikan komentar.

RELATED ARTICLE