5 Makanan yang Bisa Menjadi Racun Jika Disimpan Terlalu Lama di Kulkas, Apa Saja?

Nazwa Yuliana | Beautynesia
Rabu, 08 Jul 2026 17:00 WIB
5. Telur yang Sudah Dimasak
Telur yang sudah dimasak/ Foto: Pexels.com/ Sarah Chai

Beauties, banyak orang menganggap kulkas sebagai tempat paling aman untuk menyimpan berbagai jenis makanan. Ketika ada makanan sisa atau bahan makanan yang belum habis digunakan, kebanyakan dari kita langsung memasukkannya ke dalam lemari pendingin agar lebih awet dan tidak cepat basi.

Namun, tahukah kamu bahwa tidak semua makanan aman jika disimpan terlalu lama di dalam kulkas? Dalam beberapa kasus, cara penyimpanan yang kurang tepat atau durasi penyimpanan yang terlalu lama justru dapat meningkatkan risiko pertumbuhan bakteri dan menurunkan kualitas makanan. Bahkan, beberapa makanan bisa menjadi berbahaya untuk dikonsumsi jika dibiarkan terlalu lama setelah dimasak atau disimpan.

Dilansir dari Only My Health dan Daily Positive Info, beberapa jenis makanan memerlukan perhatian khusus saat disimpan. Oleh karena itu, penting untuk mengetahui makanan mana saja yang sebaiknya tidak disimpan terlalu lama agar tetap aman dikonsumsi.

Berikut beberapa makanan yang perlu kamu perhatikan saat simpan makanan di kulkas. Simak!

1. Nasi yang Sudah Dimasak

Nasi yang sudah dimasak/ Foto: Pexels.com/ Letícia Alvares

Nasi merupakan makanan pokok yang hampir selalu tersedia di rumah. Karena sering dimasak dalam jumlah banyak, tidak sedikit orang yang memilih menyimpan sisa nasi di kulkas untuk dikonsumsi kembali keesokan harinya.

Namun, nasi matang perlu ditangani dengan benar. Jika terlalu lama dibiarkan pada suhu ruang sebelum dimasukkan ke kulkas, bakteri seperti Bacillus cereus dapat berkembang dan menghasilkan racun yang tidak selalu hilang meskipun nasi dipanaskan kembali.

Karena itu, setelah nasi matang dan sudah cukup dingin, sebaiknya segera simpan dalam wadah tertutup dan masukkan ke kulkas. Hindari menyimpan nasi selama berhari-hari tanpa memperhatikan kualitasnya.

2. Kentang yang Sudah Dimasak

Kentang yang sudah dimasak/ Foto: Pexels.com/ Pixabay

Kentang rebus, kentang panggang, atau berbagai olahan kentang lainnya juga termasuk makanan yang perlu diperhatikan saat penyimpanannya. Jika kentang yang sudah dimasak dibiarkan terlalu lama atau tidak disimpan dengan baik, risiko pertumbuhan bakteri dapat meningkat. Selain itu, tekstur dan kualitas nutrisinya juga bisa menurun seiring waktu.

Saat simpan makanan di kulkas, pastikan kentang ditempatkan dalam wadah tertutup dan dikonsumsi dalam waktu yang wajar. Jangan mengonsumsi kentang yang sudah berubah warna, berbau tidak sedap, atau memiliki tekstur yang tidak normal.

3. Jamur yang Sudah Dimasak

Jamur yang sudah dimasak/ Foto: Pexels.com/ Polina Tankilevitch

Jamur dikenal sebagai bahan makanan yang kaya nutrisi dan sering digunakan dalam berbagai hidangan. Namun, jamur juga termasuk bahan makanan yang cukup sensitif terhadap penyimpanan.

Setelah dimasak, kandungan protein dan komponen lainnya pada jamur dapat mengalami perubahan jika disimpan terlalu lama. Selain itu, teksturnya juga cenderung cepat berubah dibandingkan bahan makanan lain.

Karena itu, para ahli menyarankan untuk mengonsumsi jamur sesegera mungkin setelah dimasak. Jika memang harus disimpan, pastikan menggunakan wadah yang bersih dan kedap udara serta tidak menyimpannya terlalu lama.

4. Bayam yang Sudah Dimasak

Bayam yang sudah dimasak/ Foto: Pexels.com/ Eva Bronzini

Bayam merupakan salah satu sayuran yang kaya vitamin dan mineral. Namun, bayam yang sudah dimasak membutuhkan perhatian khusus saat penyimpanan. Menurut sejumlah ahli, bayam mengandung nitrat alami yang dapat mengalami perubahan jika makanan tidak disimpan dengan benar atau dipanaskan berulang kali.

Karena itu, jika ingin menyimpan bayam matang, pastikan segera memasukkannya ke kulkas setelah suhu makanan turun. Selain itu, hindari memanaskan bayam berkali-kali karena dapat memengaruhi kualitas dan keamanan makanan tersebut. Bayam bukan termasuk makanan yang tidak bisa disimpan di kulkas, tetapi harus disimpan dengan cara yang tepat dan tidak terlalu lama.

5. Telur yang Sudah Dimasak

Telur yang sudah dimasak/ Foto: Pexels.com/ Sarah Chai

Telur rebus maupun olahan telur lainnya sering dijadikan menu praktis untuk berbagai kesempatan. Namun, makanan ini juga memiliki batas waktu penyimpanan yang perlu diperhatikan.

Jika telur matang disimpan terlalu lama, terutama dalam kondisi yang kurang higienis, risiko pertumbuhan mikroorganisme dapat meningkat. Selain itu, aroma dan rasa telur juga bisa berubah sehingga tidak lagi layak dikonsumsi.

Untuk menjaga kualitasnya, simpan telur matang dalam wadah tertutup dan konsumsi dalam waktu yang sesuai. Jika muncul bau tidak sedap atau perubahan tekstur yang mencurigakan, sebaiknya jangan dikonsumsi lagi.

Beauties, kulkas memang menjadi solusi praktis untuk menyimpan makanan, tetapi bukan berarti semua makanan aman disimpan terlalu lama. Makanan tersebut sebaiknya tidak disimpan terlalu lama karena kualitas dan keamanannya dapat menurun seiring waktu.

Karena itu, selain memahami makanan yang tidak boleh disimpan di kulkas terlalu lama, penting juga untuk menerapkan cara penyimpanan yang benar agar makanan tetap aman dan layak dikonsumsi. Dengan begitu, kamu bisa menjaga kesehatan keluarga sekaligus mengurangi risiko keracunan makanan, ya, Beauties! 

___

Mau jadi bagian dari Buzznesia Community di mana kamu bisa ikutan berbagai online dan offline event seru yang diadakan oleh Buzznesia/Beautynesia? Komunitas ini terbuka untuk umum, baik perempuan dan juga laki-laki, kami juga memiliki komunitas khusus untuk kamu yang masih berstatus mahasiswa/mahasiswi. Yuk, gabung ke Buzznesia Community. Caranya DAFTAR DI SINI!  

(ria/ria)
Komentar
0 Komentar TULIS KOMENTAR
Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama memberikan komentar.

RELATED ARTICLE