Bicara soal diet, kebanyakan orang terpaku pada bagaimana menghilangkan lemak dalam tubuh. Berbagai cara dilakukan untuk menurunkan berat badan, mulai dari olahraga yang membakar kalori hingga menyantap hidangan rendah lemak. Namun tahukah kamu bahwa asupan lemak juga memegang peran penting dalam keseimbangan metabolisme tubuh?
Dilansir dari Healtline, lemak ternyata sangat diperlukan untuk berbagai proses biologis dalam tubuh. Walaupun diketahui sebagai penyebab obesitas dan diabetes tingkat 2, makronutrien ini berperan membantu tubuh menyerap vitamin tertentu yang hanya bisa larut dalam lemak, seperti Vitamin A, D, E, dan K.
Selain itu, lemak berperan sebagai sumber energi, mendukung pertumbuhan sel, membantu penyembuhan luka, menyeimbangkan produksi hormon, serta mendukung kesehatan otak dan mata. Kurangnya asupan lemak saat diet bisa menyebabkan berbagai masalah dalam tubuh. Lalu apa saja tanda-tanda tubuhmu kekurangan lemak saat diet? Yuk, simak penjelasannya!
Dermatitis
Waspada Kekurangan Lemak dalam Diet/Foto: Pexels.com/Cats Coming |
Dermatitis merupakan kondisi di mana terjadi peradangan pada kulit, yang menyebabkan ruam yang gatal. Peradangan kulit berupa ruam dan bersisik bisa terjadi apabila tubuh tidak mendapatkan asupan lemak yang cukup. Sejumlah penelitian menunjukkan bahwa lemak merupakan bagian penting dari struktur sel kulit dan membantu kulit terjaga kelembabannya.
Penyembuhan Luka yang Lama
Waspada Kekurangan Lemak dalam Diet/Foto: Pixabay.com/Shutterbug75 |
Lemak dapat membentuk banyak molekul penting dalam tubuh yang bertugas mengontrol respons peradangan tubuh. Maka, kurangnya asupan lemak saat diet dapat menyebabkan luka yang sembuh lebih lambat dari yang seharusnya.
Rambut Rontok
Waspada Kekurangan Lemak dalam Diet/Foto: Pexels.com/Element5 Digital |
Molekul lemak yang disebut prostaglandin juga berperan penting bagi pertumbuhan rambut. Tidak hanya itu, kekurangan lemak esensial juga dapat mengubah tekstur rambut yang kemudian akan meningkatkan risiko kerontokan rambut di kepala dan alis.
Sering Sakit
Waspada Kekurangan Lemak dalam Diet/Foto: Pexels.com/Andrea Piacquadio |
Sistem kekebalan tubuh akan melemah dan jadi sering sakit jika asupan lemak dibatasi selama menjalani diet. Hal ini disebabkan oleh terbentuknya beberapa molekul yang merangsang aktivitas sel-sel kekebalan tubuh adalah dari lemak.
Gejala Lainnya
Waspada Kekurangan Lemak dalam Diet/Foto: Pexels.com/Pavel Danilyuk |
Sebagaimana disebutkan di atas, kekurangan lemak bisa menyebabkan defisiensi vitamin A, D, E, dan K. Jika hal ini terjadi, maka tubuh akan menunjukkan gejala-gejala tertentu seperti rabun senja, gusi bengkak, mudah memar, rambut kering, dan gigi copot. Dalam jangka panjang, kondisi ini juga menyebabkan kemandulan.
Dengan mengetahui pentingnya peran lemak dalam tubuh, maka tetaplah menjaga asupan lemak saat diet. Jalanilah diet yang seimbang dan bila perlu konsultasi ke ahli gizi agar asupan makanan ketika diet bisa seimbang sehingga tidak mengalami defisit lemak atau zat lainnya.
***
Ingin jadi salah satu pembaca yang bisa ikutan beragam event seru di Beautynesia? Yuk, gabung ke komunitas pembaca Beautynesia, B-Nation. Caranya DAFTAR DI SINI!