sign up SIGN UP

7 Jenis Pijat yang Beauties Wajib Coba, Dijamin Rileks!

Siti Kholifatun Nadiah | Beautynesia
Jumat, 29 Jul 2022 09:30 WIB
7 Jenis Pijat yang Beauties Wajib Coba, Dijamin Rileks!
caption

Setelah seharian beraktivitas di luar rumah, tubuh akan terasa lelah. Tak jarang pula menjadi stres sehingga dibutuhkannya kegiatan yang bisa membuat rileks. Jika dilihat dari jenisnya, ada berbagai macam kegiatan yang bisa membuat tubuh menjadi rileks.

Salah satunya, pijat. Dalam Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI), pijat berarti urut dan memiliki kata turunan memijat. Memijat adalah mengurut bagian tubuh untuk melemaskan otot sehingga peredaran darah lancar.

Menurut dr Abidinsyah Siregar, DHSM, MKes, direktur Bina Pelayanan Kesehatan Tradisional, Alternatif, Komplementer, Direktorat jenderal Bina Gizi dan KIA Kemenkes, sebagaimana yang dilansir dari detikhealth, menjelaskan bahwa pijat memiliki karakter yang berbeda tergantung dari budaya setiap daerahnya.

"Pijat ada yang bersifat empirik atau berbasis pengalaman, ini tergantung dari karakter atau budaya masing-masing, misalnya pijat Bali, pijat Sumatera, ada yang yang gerakannya dari kaki ke kepala ada yang dari bahu punggung ke bawah. Dengan pemijatan itu datang relaksasi, ketegangan berkurang dan kenyamanan datang," jelasnya.

Karena karakternya yang berbeda, itulah mengapa ada banyak jenis pijat di dunia ini. Nah, untuk kamu yang ingin mencoba pijat, cobalah 7 jenis pijat ini. Berikut 7 jenis pijat yang Beauties wajib coba, dijamin rileks!

Pijat Punggung

Ilustrasi pijat punggung
Ilustrasi pijat punggung/Foto: Freepik/Racool_studio

Menurut Potter & Perry, 2005, pijat punggung adalah teknik pijat yang ditandai dengan pijatan yang memanjang dan perlahan selama 3-10 menit. Adapun gerakannya dimulai dengan gerakan meluncur dan gerakan stroking yang menggunakan dua tangan secara bersamaan dan berulang dari daerah sacral ke daerah servical pada tulang belakang.

Kedua tangan menutup suatu area yang lebarnya 5 cm pada kedua sisi tonjolan tulang belakang. Pijat punggung dengan 11 usapan perlahan yang ditujukan untuk klien dengan penyakit terminal terbukti bisa menurunkan tekanan darah sistolik dan diastolik. Pijat ini biasanya diberikan selama 3 hari pada waktu siang hingga sore hari sekitar pukul 15.00-19.00 WIB.

Pijat Refleksi Kaki

Ilustrasi pijat refleksi kaki
Ilustrasi pijat refleksi kaki/Foto: Freepik/Jcomp

Pijat refleksi kaki adalah jenis pijatan dengan cara menekan titik-titik tertentu pada bagian kaki. Pijat jenis ini dipercaya oleh banyak terapis sebagai pijat yang dapat merangsang bagian tubuh tertentu hingga membawa perubahan fisiologis secara menyeluruh. Apabila kamu mencoba pijat jenis ini maka kamu akan mendapat manfaat berupa peningkatan sirkulasi, relaksasi, mengurangi nyeri serta meningkatkan memori.

Pijat Aromaterapi

Pijat aromaterapi adalah jenis pijat yang menggunakan minyak aromaterapi. Kamu dapat memilih aroma yang kamu inginkan sesuai dengan kebutuhanmu. Berbagai minyak aromatik dengan aroma yang berbeda digunakan untuk mengurangi stres pada otot, membuat rileks tubuh, meningkatkan energi, menyeimbangkan tubuh hingga menyegarkan suasana. Fungsi dari pijat aromaterapi adalah untuk merangsang indera yang ada di tubuh.

Pijat Jaringan Dalam

Melansir dari CNN Indonesia, pijat jaringan dalam menargetkan lapisan yang lebih dalam dari otot dan jaringan yang terkait. Teknik yang digunakan adalah teknik tekanan dan gesekan yang lebih keras, namun lambat di sejumlah kelompok otot.

Pijat ini memiliki manfaat untuk meredakan nyeri pada otot, menghilangkan ketegangan yang berulang, memperbaiki masalah postur, dan penyembuhan dari cedera. Biasanya efek nyeri akan terasa setelah melakukan pijat ini selama 1-2 hari.

Shiatsu

Ilustrasi pijat shiatsu
Ilustrasi pijat shiatsu/Foto: Pexels/Tima Miroshnichenko

Melansir dari Insider, pijat Shiatsu adalah metode penyembuhan Jepang kuno. Nama Shiatsu berasal dari "shi" (jari) dan "atsu" (tekanan), yang mana sering digambarkan sebagai bentuk akupresur. Akupresur adalah jenis terapi pijat yang memberikan tekanan dengan menekan dan menggosok titik-titik tertentu pada tubuh.

Tidak hanya sekadar melibatkan akupresur, Shiatsu juga mencakup peregangan dan teknik menguleni untuk meningkatkan jangkauan gerak pada persendian. Manfaat dari pijat Shiatsu adalah membuat tubuh rileks, mengembalikan energi, dan membantu tubuh untuk mencapai keseimbangan kembali.

Pijat Swedia

Pijat Swedia melibatkan gerakan tangan yang khas seperti meremas, dan memberikan tekanan yang lembut, seperti gerakan menguleni adonan, lalu dipadukan dengan gerakan memutar. Teknik gerakan ini bertujuan untuk meningkatkan relaksasi dengan melepaskan ketegangan otot.

Melansir dari Healthline, pijat Swedia lebih lembut daripada pijat jaringan dalam dan lebih cocok untuk orang yang tertarik dengan relaksasi dan menghilangkan ketegangan. Manfaat lain dari pijat Swedia adalah dapat mengendurkan otot-otot tegang yang disebabkan oleh aktivitas sehari-hari seperti duduk di depan komputer atau berolahraga.

Pijat Thai

Tujuan dari pijat Thai adalah untuk mengalirkan energi ke seluruh tubuh melalui penekanan di  titik-titik tubuh tertentu. Dalam proses pemijatannya hampir sama dengan Shiatsu, namun dalam pijat Thai ditambah dengan penekanan dan perenggangan.

Pijat jenis ini dinilai sebagai pijat yang paling banyak menggunakan tenaga karena terapis akan membuatmu bergerak dan merenggangkan tubuh ke sejumlah postur tertentu. Manfaat dari pijat Thai adalah untuk meremajakan tubuh, memperbaiki kelenturan tubuh lewat sejumlah latihan gerakan, dan mengurangi stres.

Nah, Beauties, itulah tadi 7 jenis pijat yang wajib kamu coba. Kira-kira dari ketujuh jenis pijat di atas manakah yang ingin kamu coba lebih dahulu?

---

Ingin jadi salah satu pembaca yang bisa ikutan beragam event seru di Beautynesia? Yuk gabung ke komunitas pembaca Beautynesia, B-Nation. Caranya DAFTAR DI SINI!

(fip/fip)

Our Sister Site

mommyasia.id