9 Kasus Pertolongan Pertama yang Penting Banget Kamu Kuasai

Risma Oktaviani | Beautynesia
Rabu, 16 Jun 2021 22:00 WIB
9 Kasus Pertolongan Pertama yang Penting Banget Kamu Kuasai

Kadang kala, kita dihadapkan dengan suatu kejadian atau kecelakaan yang gak terduga yang menyebabkan cedera ringan maupun cedera berat, atau bahkan hingga yang fatal sekalipun. Mempunyai pengetahuan dasar tentang keterampilan pertolongan pertama tentunya dapat menyelamatkan hidup seseorang atau hidup kamu sendiri. Keterampilan dasar ini penting kamu pelajari dan kuasai agar bisa kamu gunakan dalam situasi darurat.  

Luka Bakar

pertolongan pertama pada luka bakar
luka bakar / freepik.com

Hal pertama yang harus dilakukan adalah menjauh dari sumber panas, dinginkan luka dengan membasuh area luka bakar dengan air mengalir selama 10-20 menit. Oleskan obat/salep pereda nyeri, dan jangan memecahkan luka yang melepuh saat pertolongan pertama luka bakar.

Mimisan

pertolongan pertama pada mimisan
mimisan / freepik.com

Duduk tegak dan condongkan tubuh ke depan agar darah yang keluar gak masuk ke tenggorokan. Jangan menyumbat hidung karena dapat mengiritasi pembuluh darah dan memperburuk pendarahan. Pencet hidung selama 10-15 menit dan bernapaslah lewat mulut. Terakhir, kompres pangkal hidung dengan kompres dingin untuk memperlambat perdarahan.

Luka Sengat

pertolongan pertama pada sengatan
penyebab sengatan / freepik.com

Singkirkan duri yang tertinggal pada kulit menggunakan kartu atm untuk menekan dan mendorong ujung sengat yang terjebak di dalam kulit. Kemudian, kompres area luka yang tersengat menggunakan air dingin/es untuk mengurangi nyeri dan pembengkakan. Jagalah area luka agar tetap bersih dan kering agar mencegah infeksi. Terakhir, tutup area sengatan dengan kain kasa jika dibutuhkan.

Terkilir

pertolongan pertama pada kasus terkilir
terkilir / freepik.com

Jangan menggerakkan bagian yang terkilir karena dapat memperburuk cedera. Lalu, kompreslah dengan es yang dilapisi handuk atau kain dan gak menempelkan esnya secara langsung karena beresiko menimbulkan radang dingin. Kemudian, angkat kaki yang terkilir agar lebih tinggi dari jantung saat berbaring dan sejajar dengan pinggang saat duduk.

Bila dibutuhkan, perban telapak kaki dan naik ke arah tumit hingga pergelangan kaki untuk membatasi pergerakan kaki yang terkilir. Terakhir, minum obat pereda nyeri untuk mengurangi rasa sakit.

Tersedak

pertolongan pertama saat tersedak
tersedak / freepik.com

Jangan menepuk-nepuk punggung dan memberikan minum karena dapat memperburuk keadaan. Peluklah korban dari belakang, posisikan tangan kanan menggenggam tangan kirimu dan letakkan genggaman tersebut pada bagian bawah tulang dada. Lalu, lakukan gerakan menekan perut korban ke arah dalam-atas untuk mengeluarkan penyebab tersedak. Jika korban masih dalam keadaan sadar dan terbatuk-batuk, beri dukungan untuk terus membatukkan benda asing tersebut agar dapat keluar.

Demam

pertolongan pertama saat demam
demam / freepik.com

Jika suhu mencapai angka 37,5 - 38 °C, perbanyak minum air putih, kompreslah dengan air hangat, lalu hentikan aktivitas dan istirahatlah. Kemudian, kenakanlah pakaian tipis dan minum obat penurun panas atau paracetamol bila suhu kamu melebihi angka 38°C. Pertahankan asupan makanan dengan mengonsumsi makanan berkuah dan buah yang berair, kurangi porsi makan jika merasa mual. Bila dalam 3 hari keadaanmu gak membaik, segeralah memeriksakan diri ke dokter.

Masalah Pencernaan

pertolongan pertama pada masalah pencernaan
masalah pencernaan / freepik.com

Lakukan rehidrasi atau mengembalikan cairan tubuh yang terbuang dengan cara mengonsumsi cairan yang memadai, contohnya oralit atau air putih, air kaldu, kuah sayur untuk penggantinya. Lalu, batasi asupan makanan padat dengan makan dalam porsi kecil dan rendah serat untuk menjaga fungsi pencernaan. Selain itu, stres juga dapat memicu gangguan pencernaan, makanya kamu harus bisa mengatur manajemen stres kamu ya!

Sesak Nafas

pertolongan pertama pada sesak napas
sesak nafas / freepik.com

Pindahkan penderita ke tempat yang aman dan biarkan untuk beristirahat dengan menempatkan posisi senyaman mungkin adalah salah satu cara pertolongan pertama sesak nafas. Longgarkan pakaiannya dan jangan memberikan makanan atau minuman apa pun. Namun, bantu untuk mengonsumsi obat-obatan pribadinya seperti obat pereda asma.

Dampingi agar penderita mengatur nafasnya secara perlahan dan teratur hingga bantuan medis datang serta hindari gerakan yang berlebihan bila penderita mengalami cedera pada dada dan leher.

Angin Duduk

pertolongan pertama pada angin duduk
gejala angin duduk / freepik.com

Bentuk pertolongan pertama angin duduk adalah hentikan semua aktivitas dan beristirahatlah di tempat yang nyaman agar kerja jantung menjadi lebih ringan. Cobalah untuk bernapas dengan teratur agar tubuh menjadi lebih tenang. Lalu, segera mencari pertolongan medis untuk mendapatkan perawatan lebih lanjut.

(arm2/arm2)
Komentar
0 Komentar TULIS KOMENTAR
Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama memberikan komentar.