STATIC BANNER
160x600
STATIC BANNER
160x600
BILLBOARD
970x250

Beauties Wajib Tahu! Kenali Sederet Penyakit yang Bisa Menyerang Organ Reproduksi Perempuan Berikut Ini!

Martatillah Nikita Karin | Beautynesia
Sabtu, 03 Sep 2022 12:00 WIB
Beauties Wajib Tahu! Kenali Sederet Penyakit yang Bisa Menyerang Organ Reproduksi Perempuan Berikut Ini!

Beauties, membicarakan tentang kesehatan organ reproduksi perempuan bukanlah hal yang tabu. Meskipun demikian, masih banyak yang merasa malu untuk membahasnya dengan teman, keluarga, atau bahkan kepada dokter sekalipun. Sehingga, banyak yang akhirnya tidak mengetahui bahwa dirinya mengalami penyakit yang timbul para organ reproduksi.

Melansir dari Top Line MD, ada berbagai jenis masalah pada vagina yang dapat muncul. Beberapa di antaranya seperti penyakit menular seksual vagina, penyakit yang disebabkan karena infeksi jamur dan masih banyak lagi. Simak beberapa penyakit yang paling sering ditemui pada organ reproduksi perempuan berikut ini!

Vaginitis

penting untuk terlebih dahulu mengetahui organ reproduksi pada perempuan
Mempelajari Organ Reproduksi Perempuan/foto: pexels.com/cottonbro

Vaginitis adalah istilah yang mengacu pada kondisi di mana adanya peradangan pada vagina. Biasanya, tanda yang muncul berupa rasa tidak nyaman dan bau yang tidak sedap. Penyebabnya bisa berupa infeksi jamur, maupun penggunaan produk seperti sabun kewanitaan, dan bahkan penggunaan pakaian dalam yang bahannya tidak cocok sehingga menimbulkan suatu reaksi yang tidak biasa.

Karena vaginistis mengacu pada pembengkakan umum, iritasi, dan rasa tidak nyaman, ada kemungkinan bahwa penyakit ini berasal dari penularan penyakit menular seksual pada vagina. Penularan tersebut yang akhirnya mengakibatkan seorang perempuan mengalami kondisi vaginitis.

Trikomoniasis

Berikan pendidikan mengenai kesehatan reproduksi sedini mungkin namun sesuai dengan usianya
Berikan Pendidikan Organ Reproduksi pada Anak/foto: pexels.com/cottonbro

Kondisi ini disebabkan oleh infeksi parasit. Gejalanya dapat berupa kemerahan dan nyeri bersamaan dengan rasa gatal dan sensasi seperti terbakar. Gejalanya bisa bervariasi antara satu orang dengan yang lain. Beberapa di antaranya bahkan menunjukan gejala seperti rasa tidak nyaman saat buang air kecil dan keputihan serta bau pada vagina.

Trikomoniasis adalah salah satu penyakit menular seksual. Cara pencegahannya yaitu dengan menghindarinya. Lakukan pemeriksaan rutin dan gunakan alat kontrasepsi seperti kondom untuk mengurangi risiko terjadinya penularan.

Human Papillomavirus (HPV)

Human papillomavirus atau HPV adalah virus yang mengakibatkan infeksi pada kulit di sekitar vagina. Virus ini adalah salah satu yang menjadi penyebab terjadinya kanker serviks. Karena tergolong penyakit menular seksual,  infeksi ini sering ditularkan secara seksual melalui kontak fisik. Salah satu cara pencegahannya yaitu dengan vaksin.

Herpes Genital

Memahami bagian-bagian bisa membuat lebih peduli tentang kesehatan reproduksi
Ilustrasi Organ Reproduksi/foto: pexels.com/cottonbro

Herpes genital disebabkan oleh virus. Banyak orang yang tertular herpes tidak mengalami gejala sama sekali. Namun ada pula yang mengalami gejala. Melansir dari Mayo Clinic, herpes genital dapat menyebabkan rasa sakit, gatal dan luka di daerah genital. Selama masa awal terinfeksi, akan muncul tanda dan gejala seperti flu, pembengkakan kelenjar getah bening di sekitar selangkangan, sakit kepala, nyeri otot serta demam.

Gonore

Gonore paling sering mempengaruhi uretra dan rektum. Terkadang, leher rahim juga ikut terpengaruh. Gejala gonore termasuk di antaranya seperti keputihan yang berlebihan, nyeri saat buang air kecil, pendarahan pada vagina yang tidak biasa dan nyeri panggul.

Perhatikan Ini!

Berikan pemahaman mengenai kesehatan reproduksi sehingga hal tersebut tidak lagi tabu dibahas
Ilustrasi Pemahaman Kesehatan Reproduksi/foto: pexels.com/cottonbro

Masih banyak lagi penyakit pada vagina yang bisa disebabkan oleh banyak faktor. Untuk itu, penting bagi kamu untuk menemui dokter agar mendapat penanganan yang tepat. Melansir dari Healthline, ada beberapa langkah pemeriksaan yang bisa dilakukan seperti pemeriksaan panggul, tes darah, swab tes di daerah yang terkena gejala untuk mengetahui apakah terdapat bakteri atau virus.

Bicarakan baik-baik dengan pasangan dan jangan ragu untuk menjalani pemeriksaan. Dengan demikian, kamu bisa mendapatkan penanganan yang sesuai dan mencegah penyakit tersebut menjadi semakin parah.

Jaga dan rawat kebersihan vagina. Bersihkan vagina dari arah depan ke belakang sehabis buang air besar maupun kecil. Kurangi penggunaan sabun kewanitaan karena vagina dapat membersihkan dirinya sendiri. Ganti pembalut secara berkala serta hindari celana yang terlalu ketat. Yuk, mari belajar lebih peduli dengan bagian tubuh diri kita sendiri!

***

Ingin jadi salah satu pembaca yang bisa ikutan beragam event seru di Beautynesia? Yuk, gabung ke komunitas pembaca Beautynesia, B-Nation. Caranya DAFTAR DI SINI!

(naq/naq)
Komentar
0 Komentar TULIS KOMENTAR
Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama memberikan komentar.