sign up SIGN UP

Dampak Positif dan Negatif Konsumi Kafein Bagi Kesehatan Tubuh, Sudah Tahu?

Diyah Ma'rifathul Wulandinii | Beautynesia
Selasa, 13 Sep 2022 06:15 WIB
Dampak Positif dan Negatif Konsumi Kafein Bagi Kesehatan Tubuh, Sudah Tahu?
caption

Kafein yang seringkali dijumpai dalam olahan minuman, seperti kopi dan teh dipercaya mampu membuat seseorang lebih berenergi dan terjaga. Kantuk yang biasa melanda tidak lagi mengganggu rutinitas, karena berhasil membuat mata menjadi lebih 'melek'.

Namun apakah mengonsumsi kafein selalu berdampak baik? Dikutip dari Very Well Mind, meski mampu memberikan beberapa manfaat, terdapat juga bahaya yang mengincar kesehatan apabila dikonsumsi secara berlebihan.

Simak seperti apa dampak positif dan negatif yang ditimbulkan dari konsumsi kafein pada tubuh kita!

Manfaat Mengonsumsi Kafein

Dampak positif mengonsumsi kafein mampu membuat mata lebih terjaga dan mengurangi stres.
Dampak mengonsumsi kafein/foto: freepik.com/jcomp

Mampu membuat mata lebih waspada dan menghindari rasa kantuk untuk sementara waktu merupakan image yang sudah lama melekat pada minuman yang mengandung kafein. Ini disebabkan oleh penyerapan hormon adenosin yang memengaruhi penundaan waktu istirahat.

Dampak positif kafein yang tidak kalah menguntungkan adalah menjernihkan pikiran dari stres yang mengganggu. Hal ini terjadi akibat pengaruh naiknya hormon dopamin setelah dikonsumsi. Perasaan cemas dan penatnya pikiran bisa berubah menjadi lebih tenang dan nyaman.

Mengonsumsinya bersamaan dengan melangsungkan aktivitas fisik atau sebelum menjalani rutinitas, akan membantu mengelola mood sepanjang hari dengan tidak mudah menemui penat di kepala. Dampak positif dari kafein tentu sangat diperlukan oleh sebagian banyak orang.

Alasan Kafein Harus Dikurangi

Dampak negatif mengonsumsi kafein mampu memberikan pengaruh pada peningkatan tekanan darah dan jantung.
Dampak mengonsumsi kafein/foto: freepik.com/senivpetro

Meski kehadirannya sangat diperlukan, mengonsumsi kafein secara berlebihan tetap tidak dianjurkan, Beauties. Mengingat efek sampingnya berpengaruh langsung pada hormon dalam tubuh, kafein mampu memberikan gangguan pada kesehatan.

Dampak negatif kafein bisa menyerang langsung pada peningkatan tekanan darah dan perubahan irama jantung. Tidak heran apabila mengonsumsi dalam batas wajar bisa membuat dada terasa lebih bergemuruh.

Hormon adenosin dan dopamin juga tidak selamanya memberikan kesempatan baik bagi tubuh untuk merasa baik-baik saja. Mengonsumsi secara berlebihan mampu mengganggu kualitas tidur dan menambah gelisah. Hal ini wajar terjadi karena mata yang terjaga ketika waktu istirahat diperlukan akan memengaruhi tubuh merespon kebiasaan baru.

Mengonsumsi kafein dalam batas normal masih diperbolehkan, namun perlu dikontrol agar tidak berakibat buruk pada kesehatan.
Dampak mengonsumsi kafein/foto: freepik.com/tirachardz

Sebagai stimulan, dampak negatif kafein mampu menyebabkan stimulasi otak dan saraf. Gejala yang sering kali ditemukan dalam kasus ini, seperti pusing, merasa gemetar, gugup, sakit kepala, dan jantung berdebar.

Risiko osteoporosis juga menyerang perempuan dalam usia lanjut yang sudah mengalami menopause. Perhatikan seberapa banyak kamu harus mengonsumsi kafein daripada menyesal di kemudian hari, Beauties.

Tidak ada salahnya meningkatkan kinerja tubuh sementara waktu dengan menunda istirahat dan meringankan penat di kepala. Namun, perlu diperhatikan untuk tidak mengonsumsi di luar batas wajar demi menjaga kesehatan diri sendiri.

***

Ingin jadi salah satu pembaca yang bisa ikutan beragam event seru di Beautynesia? Yuk, gabung ke komunitas pembaca Beautynesia, B-Nation. Caranya DAFTAR DI SINI!

(naq/naq)

Our Sister Site

mommyasia.id