sign up SIGN UP

Dibilang Mirip Bau Kaki, Ini Serba-Serbi Natto, Makanan Khas Jepang yang Lagi Banyak Dicoba Orang Indonesia

Febriyani Frisca Rahmania | Beautynesia
Rabu, 13 Jul 2022 16:00 WIB
Dibilang Mirip Bau Kaki, Ini Serba-Serbi Natto, Makanan Khas Jepang yang Lagi Banyak Dicoba Orang Indonesia
caption
Jakarta -

Beberapa waktu belakangan, natto, makanan khas Jepang, menjadi perbincangan hangat di media sosial TikTok. Banyak orang Indonesia yang membelinya untuk kemudian diulas. Kebanyakan, para pengulas natto ini adalah mereka yang baru pertama mencoba natto untuk pertama kali.

Beberapa orang memberi ulasan positif tentang rasa natto. Namun, sebagian lagi memberi ulasan buruk dan tidak merekomendasikan pada orang-orang untuk memakannya. Pasalnya, menurut sebagian warganet di TikTok dan YouTube, makanan fermentasi ini memiliki rasa yang terbilang aneh, seperti bau kaus kaki, dan membuat mereka mual. Lantas...

Apa itu Natto?

NattoNatto. / Foto: iStock

Natto adalah makanan khas Jepang yang terbuat dari fermentasi kedelai. Proses fermentasi selama 24 jam ini menghasilkan rasa yang kuat dan tekstur yang lengket serta berlendir. Bisa dibilang, makanan ini sangat berbeda dari makanan lain dan membuatnya unik.

Dikutip dari Japan Living Guide, rasa dan tekstur yang begitu kuat terkadang membuat natto digambarkan seperti keju biru dari Prancis. Sedikit gambaran mengenai proses pembuatannya, setelah kedelai direndam, kemudian kedelai difermentasi di tempat yang terkendali dengan jenis kultur bakteri tertentu.

5 Orang Indonesia Ini Sebut Natto Bau Kentut dan Kaos Kaki BusukYouTuber Raditya Dika makan natto. / Foto: youtube

Lalu, kacang kemudian didiamkan dalam jangka waktu lama untuk menciptakan tekstur berserat atau berlendir. Lebih lanjut, dihimpun dari sumber yang sama, natto merupakan bagian dari budaya Jepang yang sudah lama. Saking lamanya, orang Jepang sendiri sulit untuk melacak asal-usul natto.

Cara Makan Natto

Orang Jepang biasa mengonsumsi natto sebagai menu sarapan. Pada natto yang diulas oleh warganet Indonesia, tampak dalam kemasan styrofoam terdapat beberapa bumbu mustard untuk dicampurkan ke dalam kacang. 

NattoNatto dalam kemasan styrofoam. / Foto: iStock

Menurut Japan Living Guide, ada dua cara untuk makan natto. Pertama, dimakan bersama nasi atau dan telur mentah, kedua menjadikan natto sebagai isian untuk sushi atau bola nasi.

Campurkan natto dengan bumbu dan aduk dengan gerakan memutar beberapa kali. Mencampurkan natto dengan bumbu yang terdapat di dalam kemasan akan melunakkan bagian natto yang mengeras dan memisahkan kacang yang menggumpal.

Makin banyak bumbu dicampurkan, maka kacang akan menjadi lebih pulen. Daripada menggunakan sendok, Japan Living Guide menyarankan mengaduk natto dengan menggunakan sepasang sumpit. Warna putih pada natto setelah melalui proses pengadukan adalah pertanda natto siap untuk disantap, Beauties.

***

ngin jadi salah satu pembaca yang bisa ikutan beragam event seru di Beautynesia? Yuk, gabung ke komunitas pembaca Beautynesia, B-Nation. Caranya DAFTAR DI SINI!

(fer/fer)

Our Sister Site

mommyasia.id