sign up SIGN UP

Tak Selalu Bikin Diare, 5 Makanan Basi Ini Justru Baik untuk Diet dan Pencernaanmu!

Cica Rahmania | Beautynesia
Senin, 30 May 2022 21:30 WIB
Tak Selalu Bikin Diare, 5 Makanan Basi Ini Justru Baik untuk Diet dan Pencernaanmu!
caption
Jakarta -

Sebagai salah satu kebutuhan pokok, makanan menjadi salah satu hal penting dalam kehidupan manusia. Bukan hanya mengenyangkan perut, makan juga bisa membantu perkembangan tubuh, perbaikan sel-sel rusak, metabolisme, dan pertahanan terhadap penyakit.

Mengingat pentingnya fungsi makanan bagi tubuh, kita perlu pandai untuk memilih makanan yang baik dan tepat untuk kesehatan. Salah satu makanan yang kerap dihindari adalah makanan basi. Pasalnya bakteri pada makanan basi berkembang dan merusak makanan dan berefek buruk bagi pencernaan dan kesehatan.

FermentasiIlustrasi makanan fermentasi. / Foto: Getty Images/TARIK KIZILKAYA

Di sisi lain, fakta menarik menunjukkan makanan basi tak selamanya buruk, lho, Beauties. Beberapa makanan sengaja dibuat basi atau difermentasi untuk mendapatkan manfaat dari bakteri baik di dalamnya, seperti lima makanan fermentasi berikut yang dihimpun dari Health Line berikut ini, Beauties.

Kefir

Kefir merupakan salah satu makanan yang dibuat dari fermentasi susu yang ditambahkan ragi dan bakteri. Bertekstur kental dan tajam, makanan ini kerap dianggap seperti yoghurt. Penelitian mengungkapkan bahwa kefir memiliki banyak manfaat kesehatan, terutama untuk pencernaan, peradangan, dan kesehatan tulang.

Organic probiotic milk kefir grains, Tibetan mushrooms, kefir grains in wooden spoon with glass of kefir. Rustic table setting, wooden table, spoon and cutting board.Ilustrasi kefir. / Foto: Getty Images/iStockphoto/DejanKolar

Penelitian terdahulu bahwa meningkatkan pencernaan laktosa pada 15 orang dengan intoleransi laktosa, yang tidak dapat mencerna gula dalam produk susu, sehingga menyebabkan gejala seperti kram, kembung, dan diare.

Tempe

Kamu pasti sudah tidak asing dengan makanan fermentasi yang satu ini, bukan? Dibuat dari fermentasi kedelai, makanan ini merupakan salah satu makanan khas Indonesia yang mendunia.

Fermentasi kedelai ini memiliki probiotik yang mengesankan. Ditambah lagi tempe kaya akan nutrisi yang dapat meningkatkan kesehatan, seperti membantu mengurangi faktor risiko tertentu untuk penyakit jantung, menurut sebuah penelitian.

Raw TempehIlustrasi tempe. / Foto: Getty Images/iStockphoto/AmalliaEka

Selain itu, penelitian tabung reaksi menemukan bahwa senyawa tanaman tertentu dalam tempe mengandung antioksidan, yang mengurangi penumpukan radikal bebas.

Kombucha

Kudapan fermentasi yang satu ini bukan makanan, Beauties, melainkan minuman yang terbuat dari teh fermentasi yang bersoda, asam, dan beraroma. Minuman ini terbuat dari teh hijau atau hitam yang dapat meningkatkan kesehatan ketika kamu meminumnya.

Fakta teh kombuchaIlustrasi kombucha. / Foto: iStock

Penelitian yang dilakukan pada hewan menunjukkan bahwa kombucha bisa membantu mencegah kerusakan hati dan kerusakan yang disebabkan oleh paparan bahan kimia berbahaya. Kendati menjanjikan, penelitian pada manusia diperlukan pada minuman populer ini.

Kimchi

Makanan yang berasal dari Korea ini merupakan makanan fermentasi yang terbuat dari sayur-sayuran, seperti kubis dan lobak. Makanan fermentasi ini menawarkan beragam manfaat kesehatan yang efektif dalam menurunkan kolesterol dan mengurangi resistensi insulin.

Cara menikmati kimchiIlustrasi kimchi. / Foto: Getty Images/iStockphoto/

Sebuah penelitian menunjukkan bahwa orang diet yang diberikan kimchi selama 7 hari menyebabkan penurunan gula darah, kolesterol, dan kolesterol LDL (jahat) yang lebih besar.

Yoghurt Probiotik

Terakhir ada yoghurt, makanan fermentasi yang dibuat dari susu yang diberi bakteri asam laktat. Makanan basi ini mengandung banyak nutrisi penting, termasuk kalsium, potasium, fosfor, riboflavin, dan vitamin B12, menurut sebuah penelitian.

Yoghurt / foto : pexels.com/DariaShevtsovaYoghurt / foto : pexels.com/DariaShevtsova

Penelitian lain menunjukkan produk susu fermentasi, termasuk yogurt probiotik, bisa mengurangi tekanan darah pada penderita hipertensi. Selain itu, asupan yogurt yang lebih tinggi memiliki kaitan pada peningkatan kepadatan mineral tulang.

Pada pelaku diet, yoghurt juga mencegah penambahan berat badan, mengurangi sedikit lemak tubuh, dan lingkar pinggang yang lebih kecil. Namun, perlu diingat bahwa tidak semua yogurt mengandung probiotik. Pasalnya, bakteri baik ini sering mati selama pemrosesan. Jadi, kamu perlu memastikan benar-benar produsen yang bisa menjamin keberadaan probiotik di dalamnya.

***

Ingin jadi salah satu pembaca yang bisa ikutan beragam event seru di Beautynesia? Yuk, gabung ke komunitas pembaca Beautynesia, B-Nation. Caranya DAFTAR DI SINI!

(fer/fer)

Our Sister Site

mommyasia.id