sign up SIGN UP

Kapan Waktu Bangun Tidur yang Ideal di Pagi Hari? Simak Penjelasannya di Sini!

Riswinanti Pawestri Permatasari | Beautynesia
Jumat, 01 Apr 2022 07:15 WIB
Kapan Waktu Bangun Tidur yang Ideal di Pagi Hari? Simak Penjelasannya di Sini!
caption
Jakarta -

Beauties, pernahkah kamu merasakan lelah luar biasa, bahkan saat bangun tidur? Kalau sudah begini, tubuh seperti merasa berat melakukan apapun sehingga berpengaruh pada kesehatan. Well, sudahkah kamu mengevaluasi waktu bangun tidurmu?

Sebagaimana dilansir dari laman Ecosa, waktu bangun tidur akan memberikan pengaruh besar pada produktivitas. Selama ini, hampir semua orang memiliki pola tidur dan bangun sesuai dengan matahari, yaitu tidur ketika hari gelap, dan bangun ketika matahari terbit.

Namun ternyata, ada waktu terbaik untuk benar-benar terjaga dan mulai beraktivitas. Penasaran? Yuk, simak penjelasannya!

Waktu Bangun Tidur yang Ideal

Jam Bangun Tidur Ideal/Foto: Pexels.com/Miriam Alonso
Jam Bangun Tidur Ideal/Foto: Pexels.com/Miriam Alonso

Sebagaimana dilansir dari Healtline, sebenarnya tidak ada patokan jam pasti terkait kapan kita harus terjaga di pagi hari. Waktu bangun tidur bisa saja jam 4 pagi, namun bisa juga jam 8 pagi. Pasalnya, bagaimanapun, semuanya akan tergantung pada aktivitas dan pekerjaan yang dilakukan setiap individu.

Sebagaimana dijelaskan di atas, hampir semua orang beraktivitas sesuai jam matahari. Dengan demikian, normalnya seseorang akan mengantuk pada jam 1 siang dan jam 2 dini hari.

Meski demikian, sebenarnya jam bangun pagi seseorang bukan hal paling penting. Para ahli merekomendasikan agar orang dewasa (18-60 tahun) tidur setidaknya 7 jam dalam sehari. Jika tolok ukur tersebut terpenuhi dengan baik, maka orang tersebut bisa dikatakan tidur cukup.

Sementara itu, pekerjaan yang menuntut seseorang aktif di malam hari membuat pola tidur menjadi terbalik. Jika terbiasa tidur dan bangun pada waktu yang sama setiap hari, otak seseorang beradaptasi dengan jadwal ini.

Namun yang jadi masalah adalah jika seseorang memilih jam tidur pada waktu yang berbeda sepanjang minggu, misalnya karena bekerja dengan shift yang tidak teratur. Hal ini dapat menyebabkan periode kantuk di siang hari. Padahal, durasi dan konsistensi waktu tidur adalah hal utama untuk istirahat berkualitas yang baik.

Efek Samping Kurang Tidur

Akibat Kurang Tidur/Foto: Pexels.com/Cedric Fauntleroy
Akibat Kurang Tidur/Foto: Pexels.com/Cedric Fauntleroy

Dilansir dari Healtline, tidur dengan durasi yang kurang dari 7 jam memberi sejumlah efek samping bahkan risiko kesehatan jangka panjang. Berikut beberapa risiko yang sering muncul:

  • Mudah marah.
  • Kurangnya konsentrasi.
  • Mudah mengalami kecelakaan.
  • Ingatan pendek.
  • Diabetes.
  • Penyakit jantung.
  • Rentan depresi.
  • Mudah terserang penyakit.

Efek Samping Terlalu Lama Tidur

Efek Terlalu Lama Tidur/Foto: Pexels.com/Andrea Piacquadio
Efek Terlalu Lama Tidur/Foto: Pexels.com/Andrea Piacquadio

Kurang istirahat memang menyebabkan berbagai masalah. Meski demikian, terlalu lama tidur juga bisa menyebabkan banyak efek samping, meliputi:

  • Masalah kardiovaskular.
  • Depresi.
  • Diabetes.
  • Obesitas.
  • Asma.
  • Penyakit Parkinson.
  • Gangguan tiroid.

Kesimpulannya, waktu bangun tidur yang ideal di pagi hari adalah tergantung dari rutinitas yang dijalani setiap individu. Yang terpenting adalah durasi tidur dan konsistensinya. Intinya, kita juga perlu mengatur agar tidak sampai kurang istirahat, namun juga tak terlalu lama terlelap.

***

Ingin jadi salah satu pembaca yang bisa ikutan beragam event seru di Beautynesia? Yuk, gabung ke komunitas pembaca Beautynesia, B-Nation. Caranya DAFTAR DI SINI!

(naq/naq)

Our Sister Site

mommyasia.id